Aimoga Kenalkan Robot Pintar, Bantu Jaga Ketertiban Lalu Lintas
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Geneva Motor Show dihentikan setelah kalah bersaing meski sempat menjadi salah satu pameran otomotif terbesar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penyelenggaraan Geneva Motor Show dihentikan untuk batas waktu yang tidak ditentukan. Pihak penyelenggara telah membatalkan edisi 2025 dan penyelenggaraan berikutnya.
Keputusan ini diambil karena kondisi pasar otomotif pasca pandemi dinilai penuh tantangan dan ketidakpastian. Akibatnya daya tarik pameran besar di Eropa mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Manufaktur kurang tertarik terhadap Geneva Motor Show karena sulitnya industri serta adanya kompetisi dari pameran Paris dan Munich yang disukai oleh industri domestik. Ini menjadi menjadi pukulan telak untuk edisi mendatang,” ungkap Alexandre de Senarclens, Presiden Comite Permanent du Salon International de l'Automobile Foundation.
Pameran otomotif yang sudah berlangsung sejak 1905 ini memang telah mengalami tekanan sejak pandemi Covid-19. Ajang tersebut tidak bisa digelar pada 2020, 2021, 2022 dan 2023.
Meski tahun ini mereka pameran kembali digelar namun animonya tidak terlalu besar. Bahkan tercatat hanya 20 pabrikan kendaraan yang berpartisipasi.
Pada sebelumnya Geneva Motor Show telah menjadi salah satu pameran otomotif terbesar di Eropa. Jumlah peserta pamerannya bisa mencapai 120 pabrikan dan menarik 600.000 pengunjung.
Sementara itu di Indonesia pameran otomotif dinilai masih menjadi salah satu cara pabrikan untuk meningkatkan penjualan kendaraan. Meski telah mengalami kesulitan di era pandemi tetapi penyelenggaraannya tetap menarik banyak peminat.
Bahkan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 yang biasanya diadakan pada Agustus kini digelar lebih awal menjadi Juli. Langkah ini diambil untuk meningkatkan penjualan kendaraan di awal semester kedua.
Sementara untuk peserta juga diklaim menjadi yang terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tercatat GIIAS 2024 bakal diikuti oleh sedikitnya 50 merek kendaraan terdiri dari 30 merek mobil penumpang, empat brand commersial vehicle, tiga karoseri dan 16 sepeda motor.
“Pameran di Indonesia terdiri atas merek-merek dari berbagai wilayah seperti Amerika, China, Korea Selatan hingga Jepang semua ada. Ini berbeda dengan event serupa dari negara lain yang hanya sedikit pencampurannya,” ungkap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo (08/05).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
09 Agustus 2026, 16:33 WIB
06 Agustus 2026, 15:00 WIB
03 Agustus 2026, 08:00 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana