BMW Pimpin Penjualan Segmen Premium Indonesia di 2025
23 Januari 2026, 15:00 WIB
Pameran seperti GJAW 2025 dinilai penting untuk visibilitas, tetapi tidak sebegitu efektif dorong penjualan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pameran Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025 menjadi salah satu harapan terakhir untuk mendongkrak angka penjualan di penghujung tahun.
Tetapi beberapa hari setelah berjalannya, sejumlah tenaga penjual mengungkapkan bahwa Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang berhasil dibukukan tidaklah banyak.
Padahal berbeda dari GIIAS, GJAW 2025 lebih berfokus pada program pembelian dan kemudahan cicilan guna menggaet pembeli.
Pengamat menilai GJAW 2025 sebagai pendorong penjualan memiliki dampak terbatas. Gelaran itu tidak dapat secara signifikan menarik konsumen membeli mobil.
“Konsumen datang untuk browsing bukan committing di tengah sentimen pasar yang negatif,” kata Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO, Senin (08/12).
Yannes menyorot masalah utamanya saat ini bukan di kurangnya promosi namun melemahnya kemampuan beli konsumen kelas menengah.
Oleh karena itu, GJAW 2025 hanya dapat menunjukkan potensi minat konsumen terhadap lini kendaraan baru.
Minat tersebut belum tentu bisa diubah menjadi keputusan membeli, apalagi melihat daya beli kelas menengah yang belum pulih.
“Ketidakseimbangan harga terutama di segmen Low Cost Green Car (LCGC) dan Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) yang kini tidak lagi low cost, membuat konsumen mengambil sikap wait and see,” jelas Yannes.
Dia menegaskan pameran tetap penting untuk visibilitas. Namun saat ini terbukti tidak sekuat itu buat menggerakkan pasar.
Stimulus fiskal seperti bantuan atau insentif, ditambah perbaikan ekonomi makro tetap perlu diperhatikan lebih dulu agar bisa kembali menggairahkan daya beli masyarakat.
Sebagai informasi, GJAW 2025 merupakan pameran terakhir dari Gaikindo di akhir 2025. Beberapa merek meluncurkan produk baru seperti Toyota Veloz Hybrid.
Kemudian merek Electric Vehicle (EV) asal Tiongkok, Changan hadir perdana memboyong dua model yakni Lumin dan Deepal S07.
Pameran lainnya adalah Astra Auto Fest, berfokus pada brand di bawah naungan Astra. Sama seperti GJAW 2025, gelaran itu bermaksud menarik pembeli melalui program penjualan dan kemudahan kredit.
Pihak Astra sendiri menargetkan bisa terjadi 4.000 transaksi selama gelaran berlangsung. Merek yang hadir bervariasi dari Daihatsu, Toyota sampai BMW.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Januari 2026, 15:00 WIB
22 Januari 2026, 08:00 WIB
19 Januari 2026, 07:00 WIB
18 Januari 2026, 22:25 WIB
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
23 Januari 2026, 18:00 WIB
Pabrikan kendaraan asal Cina kini semakin beragam setelah Arista Group resmi membawa Farizon ke Tanah Air
23 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada empat pilihan kelir skutik Yamaha Grand Filano Hybrid untuk konsumen, harga mulai Rp 28,7 jutaan
23 Januari 2026, 16:41 WIB
Lepas L8 mengincar konsumen di segmen premium yang sedang mencari kendaraan tambahan, bukan mobil pertama
23 Januari 2026, 15:00 WIB
Penjualan merek mobil di segmen premium dipimpin BMW, berhasil mengirimkan lebih dari 2.000 unit ke konsumen
23 Januari 2026, 14:00 WIB
Agar tetap bisa berlibur bersama keluarga, masyarakat bisa memperhatikan jadwal ganjil genap Puncak Bogor
23 Januari 2026, 13:14 WIB
Wuling Air ev terbukti masih dicintai banyak masyarakat di Tanah Air berkat sejumlah keunggulan yang diusung
23 Januari 2026, 12:00 WIB
Toyota mendominasi pasar ekspor kendaraan dari Tanah Air dengan menguasai 35,3 persen dari total market
23 Januari 2026, 11:00 WIB
Chery menegaskan tetap ingin memiliki pabrik sendiri meski telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan manufaktur