ACC Sebut Pembiayaan Mobil Baru Masih Kondusif
23 Juli 2026, 23:04 WIB
Pameran seperti GJAW 2025 dinilai penting untuk visibilitas, tetapi tidak sebegitu efektif dorong penjualan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pameran Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025 menjadi salah satu harapan terakhir untuk mendongkrak angka penjualan di penghujung tahun.
Tetapi beberapa hari setelah berjalannya, sejumlah tenaga penjual mengungkapkan bahwa Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang berhasil dibukukan tidaklah banyak.
Padahal berbeda dari GIIAS, GJAW 2025 lebih berfokus pada program pembelian dan kemudahan cicilan guna menggaet pembeli.
Pengamat menilai GJAW 2025 sebagai pendorong penjualan memiliki dampak terbatas. Gelaran itu tidak dapat secara signifikan menarik konsumen membeli mobil.
“Konsumen datang untuk browsing bukan committing di tengah sentimen pasar yang negatif,” kata Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO, Senin (08/12).
Yannes menyorot masalah utamanya saat ini bukan di kurangnya promosi namun melemahnya kemampuan beli konsumen kelas menengah.
Oleh karena itu, GJAW 2025 hanya dapat menunjukkan potensi minat konsumen terhadap lini kendaraan baru.
Minat tersebut belum tentu bisa diubah menjadi keputusan membeli, apalagi melihat daya beli kelas menengah yang belum pulih.
“Ketidakseimbangan harga terutama di segmen Low Cost Green Car (LCGC) dan Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) yang kini tidak lagi low cost, membuat konsumen mengambil sikap wait and see,” jelas Yannes.
Dia menegaskan pameran tetap penting untuk visibilitas. Namun saat ini terbukti tidak sekuat itu buat menggerakkan pasar.
Stimulus fiskal seperti bantuan atau insentif, ditambah perbaikan ekonomi makro tetap perlu diperhatikan lebih dulu agar bisa kembali menggairahkan daya beli masyarakat.
Sebagai informasi, GJAW 2025 merupakan pameran terakhir dari Gaikindo di akhir 2025. Beberapa merek meluncurkan produk baru seperti Toyota Veloz Hybrid.
Kemudian merek Electric Vehicle (EV) asal Tiongkok, Changan hadir perdana memboyong dua model yakni Lumin dan Deepal S07.
Pameran lainnya adalah Astra Auto Fest, berfokus pada brand di bawah naungan Astra. Sama seperti GJAW 2025, gelaran itu bermaksud menarik pembeli melalui program penjualan dan kemudahan kredit.
Pihak Astra sendiri menargetkan bisa terjadi 4.000 transaksi selama gelaran berlangsung. Merek yang hadir bervariasi dari Daihatsu, Toyota sampai BMW.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Juli 2026, 23:04 WIB
16 Juli 2026, 19:27 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
13 Juli 2026, 18:43 WIB
11 Juli 2026, 21:00 WIB
Terkini
24 Juli 2026, 09:00 WIB
DFSK E5 Plus segera debut di GIIAS 2026, punya klaim daya jelajah komprehensif sampai 1.400 kilometer
24 Juli 2026, 09:00 WIB
Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan
24 Juli 2026, 07:00 WIB
Menurut Marc Marquez kuda besi skuad Ducati Corse untuk MotoGP 2027 masih harus dilakukan beberapa penyesuaian
24 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi untuk membantu masyarakat mengurus dokumen berkendara sebelum akhir pekan
24 Juli 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan sebelum memperpanjang SIM di layanan SIM keliling Jakarta
23 Juli 2026, 23:04 WIB
ACC mengklaim iklim pembiayaan mobil baru di 2026 masih menunjukan kinerja positif meski banyak tantangan
23 Juli 2026, 18:32 WIB
BYD mengisi posisi teratas sebagai merek mobil Cina terlaris di Indonesia periode Juni 2026, Jaecoo tergeser
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia