Chery Akui Penghapusan Insentif Bakal Tekan Penjualan EV
02 Februari 2026, 11:00 WIB
Toyota bersama Subaru berkolaborasi kembangkan rekayasa transmisi manual buat mobil listrik, ini detailnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pabrikan asal Jepang, Toyota dan Subaru tampak sedang mencari cara untuk membuat mobil listrik semakin diminati.
Baru-baru ini, diketahui Toyota dan Subaru berkolaborasi untuk menciptakan transmisi manual buatan khusus mobil listrik.
Dalam paten yang dipublikasikan, dijelaskan bahwa sistem transmisi manual itu sebenarnya bermaksud menawarkan sensasi berkendara mobil manual. Sistemnya dibuat seakurat mungkin meskipun Electric Vehicle (EV) tidak punya transmisi.
Sistem transmisi manual itu nantinya dihubungkan dengan sensor-sensor kendaraan, mengatur torsi mengikuti gigi yang dipilih oleh pengemudi.
Transmisi manual ini disebut bersifat opsional. Artinya pengemudi bisa menonaktifkan fitur tersebut apabila tidak ingin digunakan.
Sederhananya, tenaga pada motor elektrik disalurkan secara bertahap sesuai gigi yang dipilih. Seluruhnya diatur lewat software atau komputer pada mobil.
Menariknya Subaru juga memperhatikan detail pada mobil transmisi manual untuk diterapkan.
Banyak mesin mobil manual keluaran terkini tidak akan menyala apabila transmisi tidak berada di posisi netral. Demi menghindari kendaraan bergerak maju secara tidak sengaja.
Teknologi itu bakal dikembangkan Subaru buat transmisi otomatis EV yang dipatenkan, namanya Jackrabbit Start Suppression Device.
Jadi sensasi berkendara mobil manual bisa tetap dirasakan oleh para pengguna mobil listrik, meskipun seluruhnya benar-benar buatan atau palsu.
Perlu diketahui, sebelumnya Toyota sudah mulai mengembangkan prototipe mobil listrik performa tinggi dengan transmisi manual.
Teknologi itu disematkan pada Lexus UX300e. Sensasi seperti engine braking saat menurunkan gigi bisa dirasakan pada mobil listrik tersebut.
Guna melengkapi karakter ala mobil manual, Toyota turut menambah suara artifisial alias buatan pakai sound map komersial dari Volkswagen Golf.
Tentu kehadiran mobil listrik bertransmisi manual bakal jadi hal menarik di masa mendatang, apalagi melihat banyak pengguna kendaraan masih lebih nyaman memakai kendaraan manual.
Hanya saja mobil listrik dengan teknologi itu tidak dapat benar-benar menggantikan rasa berkendara mobil manual.
Namun harapannya cukup untuk mengobati kerinduan pecinta otomotif terhadap mobil manual di tengah pesatnya perkembangan elektrifikasi.
Sampai sekarang, baik Toyota maupun Subaru belum secara gamblang mengumumkan kehadiran mobil listrik transmisi manual mereka ke muka publik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 11:00 WIB
01 Februari 2026, 13:00 WIB
01 Februari 2026, 11:00 WIB
01 Februari 2026, 09:00 WIB
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Terkini
02 Februari 2026, 14:16 WIB
Segera meluncur di IIMS 2026, KatadataOTO mendapatkan kesempatan langsung mencoba mobil hybrid Chery C5 CSH
02 Februari 2026, 13:00 WIB
Cargloss Racing Team berhasil tampil impresif di balap ketahanan bertajuk Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
02 Februari 2026, 12:00 WIB
Suzuki berhasil jadi pabrikan mobil terbesar ketiga di Jepang dengan penjualan mencapai 3,29 juta unit
02 Februari 2026, 11:00 WIB
Chery mengungkap penghapusan insentif mobil listrik berpotensi membuat penjualan turun karena harga jadi tinggi
02 Februari 2026, 10:00 WIB
Penjualan berada di bawah kompetitor, MG enggan bicara lebih detail soal target penjualannya di 2026
02 Februari 2026, 09:00 WIB
Mobil-mobil hybrid Chery memberikan benefit lebih konsumen di Indonesia sehingga banyak menjadi pilihan utama
02 Februari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 demi menekan angka kecelakaan dan pelanggaran di jalan raya
02 Februari 2026, 07:00 WIB
Yamaha percaya diri target yang sudah dipasang oleh AISI bisa tercapai pada tahun ini dengan beberapa syarat