Diler Baru Ford PIK 2 Dibuka, Jangkau Lebih Banyak Konsumen

Ford PIK 2 resmi dibuka, perluas jaringan outlet guna memudahkan pelanggan untuk pembelian mobil dan servis

Diler Baru Ford PIK 2 Dibuka, Jangkau Lebih Banyak Konsumen
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Ford resmi membuka diler terbarunya di kawasan Pantai Indah Kapuk atau PIK 2 belum lama ini. 

Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen Ford dalam menjangkau lebih banyak konsumen dan memperkuat kehadirannya di wilayah potensial.

PIK 2 dipilih karena merupakan lokasi strategis, akses mudah, kawasan bisnis yang bertumbuh dan didukung infrastruktur modern.

“Pembukaan Ford PIK 2 mencerminkan komitmen kami untuk terus mengembangkan bisnis Ford secara berkelanjutan di Indonesia,” kata Roelof Lamberts, Regional Director RMA Indonesia dalam siaran resmi, dikutip Jumat (30/01).

Ford
Photo: Ford

“Dengan lokasi yang strategis dan fasilitas terintegrasi, diler ini akan memperluas jangkauan layanan Ford sekaligus mendukung pertumbuhan penjualan secara berkelanjutan,” kata Erik Pascanugraha, Sales Director Ford RMA Indonesia.

Ia menegaskan Ford PIK 2 dirancang untuk menghadirkan pengalaman modern dan relevan dengan kebutuhan pelanggan di Tanah Air.

Ford PIK 2 menjadi hasil kolaborasi Ford Global, RMA Group, RMA Indonesia bersama mitra diler PT Trijaya Auto Mandiri atau TOM Dealers.

Diler tersebut juga mengadopsi standar baru, pakai Corporate Identity terbaru dan menawarkan pelayanan menyeluruh buat seluruh konsumen.

Harapannya diler Ford PIK 2 dapat memperkuat kepercayaan pelanggan serta mendorong kontribusi positif serta pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Sebagai informasi, Ford menawarkan sejumlah produk yang berfokus di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) seperti Everest, Ranger dan Ranger Raptor.

Beberapa waktu lalu Ford turut memboyong salah satu lini mobil sport mereka yakni Mustang Ecoboost. 
Di Indonesia per Januari 2026 total diler resmi Ford di Tanah Air adalah 34 outlet. Ini mencakup diler 3S (Sales, Service, Sparepart) dan 2S (Service & Sparepart).

Ford Sebut Double Cabin Transmisi Manual Lebih Diminati di RI
Photo: KatadataOTO

Ford juga berencana untuk berinvestasi di Indonesia dalam jangka waktu panjang. Sebelumnya sempat terdengar kabar bahwa Ford akan melakukan perakitan lokal kendaraan di Indonesia.

Hanya saja belum ada informasi resmi yang diberikan oleh pihak Ford terkait perakitan lokal mobil penumpang.

Mobil-mobil Ford di Indonesia sekarang masih berstatus Completely Built Up (CBU) atau diimpor utuh dari Thailand. Sementara Ford Mustang Ecoboost diboyong langsung dari Amerika Serikat.


Terkini

mobil
Kia

Strategi Baru Kia untuk Pasar Indonesia

Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air

mobil
Lepas

Lepas E4 Masuk Indonesia Sudah Produksi Lokal Demi Kejar TKDN

Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi

mobil
Destinator

Cara Memaksimalkan Kenyamanan Berkendara Mitsubishi Destinator

Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 29 April 2026

SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi

news
Ganjil Genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 29 April 2026

Ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku yang diharapkan mampu mengurai kemacetan terutama di jam sibuk

news
Lokasi SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung 29 April 2026, Ada di ITC Kebon Pala

Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung agar bisa memfasilitas para pengendara di Kota Kembang hari ini

mobil
BYD

Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan

Merek mobil Cina semakin diminati berkat harga kompetitif, jadi tantangan tersendiri buat pabrikan Jepang

mobil
CATL

CATL Kembangkan Baterai Berbahan Garam, Gandeng HyperStrong

CATL berharap baterai Natrium (Natrax) dapat menjadi solusi energi bagi kendaraan listrik di pasar global