Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Perkuat strategi, BYD siapkan platform baru untuk PHEV dan BEV yang dapat akomodir daya jelajah 1.900 km
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pabrik otomotif asal Tiongkok, BYD (Build Your Dreams) terus memperkuat strategi di era elektrifikasi untuk dorong penjualan. Mengingat saat ini mereka juga tengah melakukan penetrasi pasar di wilayah Eropa.
Berdasarkan laporan dari sumber internal seperti dilansir dari CN EV Post, Kamis (14/3) BYD siapkan platform baru untuk PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dan mobil listrik untuk akomodir jarak tempuh lebih panjang, bahkan diklaim mencapai 1.900 km.
Untuk diketahui sekarang platform digunakan BYD untuk model-model yang dipasarkan adalah e-platform 3.0. Ini dipakai pada BYD Seal dan Dolphin.
Platform tersebut memang didedikasikan untuk kendaraan listrik, membuat penempatan baterai lebih optimal, kabin lapang dan bobon ringan.
Sumber internal anonim dari BYD itu menyebutkan bahwa perusahaan bakal memanfaatkan seluruh teknologi dimiliki guna memperbarui sistem DM (Dual Mode/hybrid) PHEV dan e-platform mereka.
DM sendiri pertama kali dipakai BYD di 2008, menjadi teknologi PHEV pertama diciptakan di dunia. Generasi keempatnya sudah diperkenalkan pada 2021.
Generasi kelima sistem DM diklaim dapat membuat konsumsi bahan bakar jadi efisien, menjadi 2,9 liter per 100 km. Sementara daya jelajah PHEV dengan kondisi tangki bensin penuh dan baterai 100 persen bisa tembus nyaris 2.000 km.
Meski potensial, PT BYD Motor Indonesia belum berminat menghadirkan lini PHEV mereka di pasar Tanah Air. Untuk diketahui mereka baru memasarkan tiga model yakni BYD Seal, Atto 3 dan Dolphin.
Luther Panjaitan, Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia menegaskan tetap ada kemungkinan lini hybrid mereka dipasarkan di dalam negeri. Namun tentu melihat animo masyarakat lebih dulu.
“Kita sebagai perusahaan teknologi dan otomotif tidak tertutup dengan yang lain. Tapi strategi kita sekarang ya BEV,” ungkap Luther beberapa waktu lalu.
Harga mobil BYD sendiri sekarang tertinggi di Rp 700 jutaan. Sementara PHEV cenderung lebih mahal, seperti Toyota RAV4 PHEV yang tembus Rp 1 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 17:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 14:00 WIB
31 Desember 2025, 13:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ketika ingin mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta 2 Januari 2026 menjadi pembatasan kendaraan pertama yang dilakukan Polda Metro Jaya
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang