BYD Siapkan Layanan Purnajual, Diler sampai Mobile Service

Tidak sebatas servis di diler resmi, BYD siapkan layanan purnajual lengkap termasuk fasilitas mobile service

BYD Siapkan Layanan Purnajual, Diler sampai Mobile Service

KatadataOTO – Selain ketersediaan infrastruktur, aftersales merupakan satu hal yang jadi perhatian calon pembeli mobil listrik.

Merespon hal tersebut BYD siapkan layanan purnajual lengkap meski mobil belum resmi meluncur di Tanah Air. Tidak sekadar di diler tapi layanan mobile service untuk membantu konsumen jika kendaraan bermasalah di tengah perjalanan.

Ali Hanafiah, Presiden Direktur BYD Arista menegaskan bahwa jaringan diler yang berjumlah delapan saat ini bisa dibilang sudah hampir mencakup wilayah Jabodetabek.

Seluruhnya juga sudah mulai beroperasi jadi siap menerima mobil konsumen apabila mengalami kendala saat dipakai. 

BYD Siapkan Layanan Purna Jual, Diler sampai Mobile Service
Photo : KatadataOTO

“Kami sendiri punya Arista Mobil Service dan tim cukup lengkap, dilayani call center juga,” ungkap Ali di BYD BSD City, Tangerang beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan fasilitas disuguhkan juga termasuk towing jika dibutuhkan. Sehingga seluruh calon pembeli mobil listrik BYD tidak perlu khawatir.

Bicara suku cadang karena populasi masih terbatas maka hanya akan dijual di diler resmi saja. Mengingat seluruh diler tersedia fasilitas 3S (Sales, Services and Spareparts).

“Semua cabang dilengkapi 3S jadi tidak sulit konsumen menjangkau lokasi-lokasi tersebut dan di tempat-tempat eye catching. Mudah dijangkau dan dilihat,” tegas Ali.

Menurut Ali saat ini penanganan terhadap BYD juga bisa dibilang beda dari merek lain karena masih tergolong baru namun eksklusif. Karena segmentasi pasarnya dianggap berbeda dari model kendaraan listrik lain.

Sementara itu Luther Panjaitan selaku Head of Marketing BYD Motor Indonesia menegaskan pihaknya percaya diri melayani konsumen mobil listrik dalam kerja sama dengan Arista.

“Definisi secara sederhana, mega dealer adalah kemampuan menjanjikan coverage network development BYD dari sisi kualitas, kuantitas dan kecepatan,” ujar Luther dalam kesempatan sama.

Hadir di IIMS 2024

Diler sudah mulai beroperasi dan keran pemesanan dibuka, BYD akan hadir di pameran IIMS 2024 untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

BYD Siapkan Layanan Purna Jual, Diler sampai Mobile Service
Photo : KatadataOTO

Bicara harga mobil listrik BYD ada kisaran dibeberkan oleh tenaga penjual yakni mulai dari Rp 490 jutaan sampai Rp 700 jutaan ke atas.

Jika berminat bisa memesan dengan menyiapkan booking fee di kisaran Rp 10 juta sampai Rp 20 juta. Tersedia unit test drive di diler untuk berikan pengalaman lebih buat calon pembeli.


Terkini

mobil

Fitur Touchscreen Disebut Tidak Cocok Untuk Mobil

Desainer Ferrari menyebut fitur touchscreen hanya cocok untuk ponsel

mobil
AION UT

Penjualan GAC Aion Januari 2026, Jeblok Dibanding Desember 2025

GAC Aion mencatatkan penurunan penjualan retail di Januari 2026, jeblok 55 persen dibandingkan Desember 2025

mobil
Genesis

Harga Mobil Genesis di RI Terungkap, Sub Merek Premium Hyundai

Kehadiran sub merek premium Hyundai, Genesis semakin dekat ke pasar Indonesia, tawarkan empat model baru

motor
Motor bebek

Cek Harga Motor Bebek di Februari 2026, Honda Revo Rp 17 Jutaan

Motor bebek bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi ke rumah saudara saat Lebaran 2026

mobil
E9 PHEV

GAC Siapkan 5 Produk Baru di 2026, Tidak Cuma EV

GAC siapkan setidaknya lima model baru untuk diluncurkan di Indonesia dan tidak terpaku pada mobil listrik

mobil
Penjualan mobil pikap

Penjualan Mobil Pikap di Januari 2026, Turun dari Bulan Lalu

Penjualan mobil pikap di Januari 2026 mengalami penurunan dibanding Januari 2025 dengan jumlah cukup besar

mobil
Toyota Kijang Innova Reborn Dapat Pembaruan, Harga Belum Berubah

Penjualan Toyota Innova Reborn Diesel 2025 Masih Seksi

Toyota memastikan penjualan Innova Reborn diesel masih akan dilanjutkan tahun ini, peminatnya banyak

mobil
Lumin

Tanpa Insentif, Mobil Listrik Murah Diprediksi Kehilangan Peminat

Tidak adanya insentif mobil listrik CBU, akan mendorong masyarakat beralih ke produk-produk di segmen LCGC