Korlantas Ungkap Rekayasa Lalu Lintas Jalur Mudik Lebaran 2026
28 Januari 2026, 13:00 WIB
Korlatas dukung program smart city di Surakarta yang digagas oleh pemerintah kota untuk memastikan keselamatan berkendara
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pemerintah Surakarta tengah melakukan pembenahan untuk bisa menjadi Smart City. Menariknya dalam program Smart City, semua data akan terintegrasi dengan layanan berbasis teknologi informasi yang ada di Traffic Management Center (TMC).
Irjen Firman Santyabudi, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri pun mengapresiasi langkah Pemerintah kota Surakarta. Dalam kunjungannya ke Kota Solo, Ia menegaskan akan menyusun standar operasional prosedur (SOP) untuk program Smart City.
“Kami tengah menyusun standar operasional prosedur (SOP) untuk menjadi panduan dalam program Smart City di Solo. Kami berharap, modernisasi di bidang teknologi informasi mampu meningkatkan keefektifan dan transparansi dalam tugas Korlantas Polri,” jelas Firman.
Smart City dapat diartikan sebagai kota cerdas dengan pendekatan Korlantas berslogan ‘Smart Living Smart Mobility’. Menurut Firman, program tersebut dibuat sebagai kebijakan Polri untuk pelayanan publik.
“Kita akan menerapkan aplikasi-aplikasi yang mendukung kelancaran pelayanan masyarakat, khususnya di Surakarta. Kita akan mendukung melalui penambahan sistem di lapangan,” tegas Kakorlantas.
Ia pun menjelaskan bahwa Korlantas beserta pihak berwenang lainnya akan membangun pusat komunikasi, koordinasi serta informasi di tiap daerah. Dengan modernisasi teknologi informasi diharapkan bisa menjadi dukungan Smart City dan mempercepat program pemulihan ekonomi nasional.
Tak hanya melakukan Smart City, Korlantas Polri juga akan menghadirkan Safety Driving Centre. Tujuannya untuk melakukan monitoring serta mendukung terciptanya keamanan lalu lintas bagi para pengguna jalan.
“Ini perlu dukungan masyarakat secara penuh. Masyarakat bisa berperan aktif menjadi peserta lalu lintas, yang kita harapkan bukan karena dikontrol oleh sistem dan kamera, tapi memang betul-betul siap untuk jadi pemakai jalan,” pungkas Firman.
Selama ini Korlantas memang cukup giat dalam meningkatkan layanannya melalui beragam pengembangan khususnya di bidang teknologi. Salah satunya yang sudah terealisasi dengan baik adalah tilang elektronik di beberapa lokasi di Indonesia.
Namun itu saja rupanya dirasa belum cukup. Belakangan mereka juga mengembangkan beberapa terobosan lain seperti SIM online yang tentunya diyakini bisa lebih optimal melayani masyarakat di masa depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Januari 2026, 13:00 WIB
18 Desember 2025, 15:00 WIB
09 Desember 2025, 08:00 WIB
08 Desember 2025, 19:00 WIB
05 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja
11 September 2026, 19:00 WIB
Daimler Commercial Vehicles Indonesia ramaikan IEE Series 2026 sekaligus memperkenalkan presiden direktur baru
11 September 2026, 18:03 WIB
Lepas resmi membuka diler baru di Semarang untuk mendekatkan diri dengan calon konsumen di Jawa Tengah
11 September 2026, 16:01 WIB
Mulai pulih signifikan, penjualan mobil periode Agustus 2026 tembus 83 ribu unit atau tertinggi tahun ini
11 September 2026, 12:25 WIB
AHM terus berusaha menggairahkan pasar motor baru, salah satu dengan memberi penyegaran pada Honda CT125
11 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak menggendurkan layanan mereka, termasuk dalam menghadir SIM Keliling Bandung hari ini