Korlantas Resmi Operasikan ETLE Drone, Lebih Akurat Incar Pelanggar
10 Januari 2026, 11:00 WIB
Keberadaan ETLE dinilai cukup penting bagi Polda Metro Jaya, sebab merekam ribuan pelanggar setiap hari
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Keberadaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di jalan cukup penting. Sebab bisa menangkap para pelanggar lalu lintas.
Selain itu, penggunaan ETLE dinilai bisa meminimalisir jumlah pungutan liar (pungli). Mengingat interaksi petugas dan masyarakat terbatas.
Berangkat dari fakta di atas, Polda Metro Jaya berniat untuk menguatkan lagi peran tilang elektronik di jalanan Jakarta.
“Kamera ETLE di wilayah Polda Metro Jaya saat ini tersebar di 127 titik ETLE statis dan delapan ETLE mobile,” ungkap Kombes Pol Komarudin, Dirlantas Polda Metro Jaya, di Antara, Senin (08/12).
Ia pun berharap Polda Metro Jaya bisa menambah jumlah tersebut. Sehingga mampu mengurangi angka pelanggaran.
Kemudian agar anggota kepolisian di lapangan tidak perlu lagi berinteraksi, dengan masyarakat saat ditemukan pelanggaran lalu lintas.
“Sehingga anggota di jalan hanya cukup fokus memberikan teguran simpatik untuk pelanggaran-pelanggaran kasat mata,” lanjut Komarudin.
Lebih jauh disebutkan kepolisian kini mengedepankan imbauan, lalu melayani masyarakat dengan hati serta humanis.
Meski begitu, Polda Metro Jaya selalu berjaga 24 jam. Jadi rata-rata kamera ETLE dapat merekam puluhan ribu pelanggar setiap hari.
“Mudah-mudahan dengan budaya dan sosialisasi yang kita berikan terus kepada masyarakat, mereka bisa lebih patuh lagi,” tegas Dirlantas Polda Metro Jaya.
Sebagai informasi, dari ratusan ETLE dimiliki Polda Metro Jaya ada yang sudah integrasi dengan speedcam sebanyak 22 unit. Sedangkan terintegrasi Weight in Motion (WIM) mencapai empat unit.
Komarudin turut merincikan sejumlah data penindakan ETLE Polda Metro Jaya, selama periode Januari hingga November 2025.
Untuk jumlah pelanggar yang tertangkap atau terekam oleh kepolisian, ada sebanyak 1.816.447 unit.
“Kemudian yang tervalidasi ada 1.163.111 unit, terkonfirmasi ada 463.844 unit dan terbayar ada 421.322 unit,” pungkas Komarudin.
Di sisi lain, niatan Polda Metro Jaya sepertinya akan dikabulkan oleh Korlantas Polri. Sebab mereka berencana melakukan langkah serupa.
Irjen Pol Agus Suryonugroho, Kakorlantas Polri mengungkapkan kalau kepolisian bakal menambah jumlah ETLE dari 127 unit menjadi 500 unit.
“Jadi tidak ada persentuhan antara masyarakat dan petugas sehingga ini betul-betul transparan,” kata Agus.
Patut ditunggu bagaimana penerapan wacana di atas, terkhusus untuk wilayah DKI Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Januari 2026, 11:00 WIB
01 Januari 2026, 15:00 WIB
30 Desember 2025, 07:00 WIB
21 Desember 2025, 11:10 WIB
09 Desember 2025, 08:00 WIB
Terkini
25 Januari 2026, 15:00 WIB
Dimensi Mitsubishi Destinator yang kompak membuat para wanita merasa senang mengendarainya buat mobilitas
25 Januari 2026, 13:00 WIB
Ananta Rispo memiliki koleksi kendaraan beragam yang sudah dimodifikasi sesuai dengan selera dan kebutuhannya
25 Januari 2026, 11:00 WIB
Untuk pertama kalinya di Indonesia Chery akan meluncurkan mobil diesel yang rencananya hadir di segmen niaga
25 Januari 2026, 09:00 WIB
Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026
25 Januari 2026, 07:00 WIB
Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026