Operasi Keselamatan Jaya 2026 Digelar, Ada 9 Pelanggaran Diincar
02 Februari 2026, 08:00 WIB
Keberadaan ETLE dinilai cukup penting bagi Polda Metro Jaya, sebab merekam ribuan pelanggar setiap hari
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Keberadaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di jalan cukup penting. Sebab bisa menangkap para pelanggar lalu lintas.
Selain itu, penggunaan ETLE dinilai bisa meminimalisir jumlah pungutan liar (pungli). Mengingat interaksi petugas dan masyarakat terbatas.
Berangkat dari fakta di atas, Polda Metro Jaya berniat untuk menguatkan lagi peran tilang elektronik di jalanan Jakarta.
“Kamera ETLE di wilayah Polda Metro Jaya saat ini tersebar di 127 titik ETLE statis dan delapan ETLE mobile,” ungkap Kombes Pol Komarudin, Dirlantas Polda Metro Jaya, di Antara, Senin (08/12).
Ia pun berharap Polda Metro Jaya bisa menambah jumlah tersebut. Sehingga mampu mengurangi angka pelanggaran.
Kemudian agar anggota kepolisian di lapangan tidak perlu lagi berinteraksi, dengan masyarakat saat ditemukan pelanggaran lalu lintas.
“Sehingga anggota di jalan hanya cukup fokus memberikan teguran simpatik untuk pelanggaran-pelanggaran kasat mata,” lanjut Komarudin.
Lebih jauh disebutkan kepolisian kini mengedepankan imbauan, lalu melayani masyarakat dengan hati serta humanis.
Meski begitu, Polda Metro Jaya selalu berjaga 24 jam. Jadi rata-rata kamera ETLE dapat merekam puluhan ribu pelanggar setiap hari.
“Mudah-mudahan dengan budaya dan sosialisasi yang kita berikan terus kepada masyarakat, mereka bisa lebih patuh lagi,” tegas Dirlantas Polda Metro Jaya.
Sebagai informasi, dari ratusan ETLE dimiliki Polda Metro Jaya ada yang sudah integrasi dengan speedcam sebanyak 22 unit. Sedangkan terintegrasi Weight in Motion (WIM) mencapai empat unit.
Komarudin turut merincikan sejumlah data penindakan ETLE Polda Metro Jaya, selama periode Januari hingga November 2025.
Untuk jumlah pelanggar yang tertangkap atau terekam oleh kepolisian, ada sebanyak 1.816.447 unit.
“Kemudian yang tervalidasi ada 1.163.111 unit, terkonfirmasi ada 463.844 unit dan terbayar ada 421.322 unit,” pungkas Komarudin.
Di sisi lain, niatan Polda Metro Jaya sepertinya akan dikabulkan oleh Korlantas Polri. Sebab mereka berencana melakukan langkah serupa.
Irjen Pol Agus Suryonugroho, Kakorlantas Polri mengungkapkan kalau kepolisian bakal menambah jumlah ETLE dari 127 unit menjadi 500 unit.
“Jadi tidak ada persentuhan antara masyarakat dan petugas sehingga ini betul-betul transparan,” kata Agus.
Patut ditunggu bagaimana penerapan wacana di atas, terkhusus untuk wilayah DKI Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 08:00 WIB
10 Januari 2026, 11:00 WIB
01 Januari 2026, 15:00 WIB
30 Desember 2025, 07:00 WIB
21 Desember 2025, 11:10 WIB
Terkini
24 April 2026, 15:00 WIB
Peraturan baru mengenai insentif EV tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 900.1.13.1/3764/SJ
24 April 2026, 13:00 WIB
Changan Group baru saja mengumumkan strategi besarnya untuk pasar global untuk meningkatkan penjualan
24 April 2026, 11:00 WIB
Fokus menjual SUV bergaya boxy, Jetour buka suara soal kelanjutan penjualan dua model perdana mereka di RI
24 April 2026, 09:00 WIB
Tahun ini Ducati merayakan satu abad eksistensinya di dunia otomotif, gelar kegiatan yang melibatkan pengguna
24 April 2026, 07:00 WIB
Penjualan Daihatsu Gran Max tembus 5.000 unit di periode Maret 2026, kendaraan komersial terlaris di RI
24 April 2026, 06:14 WIB
Kepolisian tidak mengendurkan layanan SIM keliling Bandung agar para pengendara motor dan mobil bisa terbantu
24 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali berlaku pada pagi hari mulai pukul 06.00 WIB dengan 62 titik lokasi termasuk tol
24 April 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih melayani prosedur perpanjangan di lima lokasi berbeda