Chery Group Ungkap Rahasia Keselamatan Berkendara Pada Produknya
20 Oktober 2025, 12:00 WIB
Astra Daihatsu Motor tampik terkena skandal uji tabrak yang melibatkan puluhan model dan sejumlah mesin
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Astra Daihatsu Motor menegaskan bahwa mobil di Indonesia tidak terlibat dengan skandal uji tabrak yang libatkan Daihatsu dan Toyota. Model-mobil di Tanah Air diklaim aman serta telah sesuai regulasi.
Hal ini disampaikan oleh Sri Agung Handayani, Corporate Planning and Communication Director PT Astra Daihastu Motor pada KatadataOTO.
“Kami sudah memastikan pada principal bahwa semua kendaraan Daihatsu yang diproduksi, didistribusi dan dipasarkan di Indonesia tidak memiliki masalah kualitas maupun keselamatan,” ungkap Sri Agung siang hari tadi.
Ia memastikan semua model Daihatsu di Indonesia sudah memenuhi regulasi. Oleh sebab itu dirinya meminta masyarakat untuk tetap tenang saat menggunakan mobil kesayangannya.
“Kendaraan Daihatsu juga sudah memenuhi regulasi yang berlaku dan kami tetap berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia. Pelanggan Daihatsu tetap dapat menggunakan kendaraannya secara aman serta nyaman,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Anton Jimmy Suwandi, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor. Ia menyebut bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan principal hingga pemerintah guna memastikan kualitas kendaraan.
“Kami sudah periksa bersama principal khususnya produk di Indonesia dan memastikan bahwa ini bukan isu safety atau kualitas. Kendaraan juga sudah memenuhi regulasi di Indonesia,” tegas Anton pada KatadataOto.
Sebelumnya diberitakan bahwa pada Mei 2023 Daihatsu kedapatan melakukan manipulasi tes keselamatan untuk beberapa kendaraan. Ketika itu ada empat model yang terlibat yaitu Toyota Vios, Perodua Axia, Toyota Agya dan satu model baru dengan total kendaraan terlibat 88.123 unit.
Meski sudah lama namun proses penyelidikan terus dilakukan hingga Daihatsu hentikan pengiriman mobil untuk sementara waktu. Dilansir dari Toyota Global ada 64 model serta tiga mesin terlibat.
Dari jumlah tersebut, 22 mobil dan satu mesin sekarang tengah dijual Toyota. Situasi ini pun diperkirakan akan mempengaruhi pasar Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, Kamboja, Vietnam sampai Indonesia.
Kemudian beberapa negara Amerika Selatan juga dikabarkan terdampak seperti Meksiko, Ekuador, Peru, Chile, Bolivia hingga Uruguay.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Oktober 2025, 12:00 WIB
15 September 2025, 07:00 WIB
12 September 2025, 15:00 WIB
21 Mei 2025, 22:08 WIB
30 April 2025, 18:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV