Chery Bicara Nasib J6 setelah iCar V23 Debut di RI Tahun Ini
30 Januari 2026, 15:00 WIB
Chery Group mengungkap rahasia dalam mengembangkan faktor keselamatan dalam setiap produk yang mereka jual
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Chery Group berhasil menjadi salah satu pabrikan yang memiliki model paling banyak mendapatkan lima bintang keselamatan dari berbagai lembaga pengujian. Tak tanggung-tanggung, setidaknya ada 54 kendaraan berhasil meraihnya.
Banyaknya jumlah tersebut menunjukkan komitmen Chery Group dalam mengembangkan kendaraan yang aman buat para pelanggan. Hal ini pun menjadi kebanggan tersendiri karena kesadaran masyarakat akan keselamatan sudah semakin tinggi.
“Standar keselamatan kini sudah semakin tinggi dalam beberapa dekade terakhir. Batas minimal memang sudah cukup tapi kami berkomitmen untuk memberi lebih guna mencapai keselamatan di atasnya,” ungkap Jochen Tueting, Vehicle Attribute Development, Prototype Planning and Build.
Untuk mencapainya mereka pun telah menyematkan beragam fitur keselamatan buat pelanggan. Salah satunya adalah Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang berfungsi mencegah terjadinya kecelakaan.
“Prioritas kami adalah mencegah kecelakaan terjadi dan itu bisa dilakukan dengan menyematkan ADAS. Tapi ketika insiden tidak bisa dihindari maka mobil akan berfokus untuk mengurangi kecepatan guna menekan dampaknya hingga sekecil mungkin,” ungkapnya.
Tak hanya itu, mobil juga sudah menggunakan struktur dan material yang sudah mendapat beragam perhitungan. Fungsinya untuk mencegah insiden jatuhnya korban khususnya buat pengemudi serta penumpang.
“Struktur kendaraan sudah dirancang agar energi saat tumbukan bisa diserap dan diarahkan ke berbagai arah. Pada kecelakaan frontal, daya tersebut bisa disalurkan ke pilar A lalu diarahkan kembali ke belakang,” tambahnya.
Mereka juga mengembangkan airbag agar bisa lebih optimal dibanding sebelumnya. Langkah tersebut penting karena fitur itu telah terbukti mampu melindungi pengemudi dan penumpang saat kecelakaan terjadi.
“Kecelakaan yang satu dengan lainnya tidak bisa dibandingkan sehingga kami melakukan perlindungkan pada semua sudut kabin. Kami telah mengembangkan 20 airbags untuk menjadi perisai saat insiden dan semua bisa mengembang optimal dalam waktu 0,001 detik atau lebih cepat dari kedipan mata,” tambahnya.
Jochen Tueting juga mengungkap dalam mengembangkan keselamatan berkendara, pihaknya mempertimbangkan kemudahan evakuasi.
“Setelah kecelakaan terjadi maka evakuasi pun menjadi sangat penting. Kami mendesain agar kunci mobil terbuka secara otomatis sehingga korban bisa dikeluarkan dengan cepat,” ungkapnya.
Selain itu lampu darurat juga akan menyala otomatis sehingga pengguna jalan lain bisa lebih waspada ketika melintas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Januari 2026, 15:00 WIB
29 Januari 2026, 19:08 WIB
29 Januari 2026, 11:00 WIB
29 Januari 2026, 07:00 WIB
28 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
30 Januari 2026, 15:00 WIB
Pihak Chery meyakini kehadiran iCar V23 tidak akan menggantikan keberadaan J6 di RI, isi segmen yang berbeda
30 Januari 2026, 14:06 WIB
Lepas L8 mengalami masalah ketika dilakukan uji coba dengan awak media di Pusdiklantas Serpong, Tangerang
30 Januari 2026, 14:00 WIB
Agar tidak terjadi kemacetan panjang, kepolisian bakal menerapkan ganjil genap puncak Bogor di akhir pekan
30 Januari 2026, 13:00 WIB
Kesenjangan yang ada membuat para produsen baterai asal Cina menggempur pasar Eropa dalam beberapa waktu
30 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki eVitara dikabarkan bakal meluncur di Indonesia International Motor Show 2026 dengan status impor CBU
30 Januari 2026, 11:00 WIB
Jaecoo Indonesia resmikan komunitas J5 Evo yang akan jadi wadah para pemilik kendaraan listrik terbaru mereka
30 Januari 2026, 10:00 WIB
Xpeng P7 jadi opsi baru sedan bertenaga listrik untuk konsumen Indonesia, berikut rangkuman spesifikasinya
30 Januari 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi New Pajero Sport banyak dipilih masyarakat untuk menjadi teman sejati di setiap perjalanan