Pemesanan Omoda O4 Dibuka di GIIAS 2026, Harga Masih Gelap
30 Juli 2026, 08:00 WIB
Chery Group mengungkap rahasia dalam mengembangkan faktor keselamatan dalam setiap produk yang mereka jual
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Chery Group berhasil menjadi salah satu pabrikan yang memiliki model paling banyak mendapatkan lima bintang keselamatan dari berbagai lembaga pengujian. Tak tanggung-tanggung, setidaknya ada 54 kendaraan berhasil meraihnya.
Banyaknya jumlah tersebut menunjukkan komitmen Chery Group dalam mengembangkan kendaraan yang aman buat para pelanggan. Hal ini pun menjadi kebanggan tersendiri karena kesadaran masyarakat akan keselamatan sudah semakin tinggi.
“Standar keselamatan kini sudah semakin tinggi dalam beberapa dekade terakhir. Batas minimal memang sudah cukup tapi kami berkomitmen untuk memberi lebih guna mencapai keselamatan di atasnya,” ungkap Jochen Tueting, Vehicle Attribute Development, Prototype Planning and Build.
Untuk mencapainya mereka pun telah menyematkan beragam fitur keselamatan buat pelanggan. Salah satunya adalah Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang berfungsi mencegah terjadinya kecelakaan.
“Prioritas kami adalah mencegah kecelakaan terjadi dan itu bisa dilakukan dengan menyematkan ADAS. Tapi ketika insiden tidak bisa dihindari maka mobil akan berfokus untuk mengurangi kecepatan guna menekan dampaknya hingga sekecil mungkin,” ungkapnya.
Tak hanya itu, mobil juga sudah menggunakan struktur dan material yang sudah mendapat beragam perhitungan. Fungsinya untuk mencegah insiden jatuhnya korban khususnya buat pengemudi serta penumpang.
“Struktur kendaraan sudah dirancang agar energi saat tumbukan bisa diserap dan diarahkan ke berbagai arah. Pada kecelakaan frontal, daya tersebut bisa disalurkan ke pilar A lalu diarahkan kembali ke belakang,” tambahnya.
Mereka juga mengembangkan airbag agar bisa lebih optimal dibanding sebelumnya. Langkah tersebut penting karena fitur itu telah terbukti mampu melindungi pengemudi dan penumpang saat kecelakaan terjadi.
“Kecelakaan yang satu dengan lainnya tidak bisa dibandingkan sehingga kami melakukan perlindungkan pada semua sudut kabin. Kami telah mengembangkan 20 airbags untuk menjadi perisai saat insiden dan semua bisa mengembang optimal dalam waktu 0,001 detik atau lebih cepat dari kedipan mata,” tambahnya.
Jochen Tueting juga mengungkap dalam mengembangkan keselamatan berkendara, pihaknya mempertimbangkan kemudahan evakuasi.
“Setelah kecelakaan terjadi maka evakuasi pun menjadi sangat penting. Kami mendesain agar kunci mobil terbuka secara otomatis sehingga korban bisa dikeluarkan dengan cepat,” ungkapnya.
Selain itu lampu darurat juga akan menyala otomatis sehingga pengguna jalan lain bisa lebih waspada ketika melintas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juli 2026, 08:00 WIB
29 Juli 2026, 17:28 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
21 Juli 2026, 23:36 WIB
Terkini
30 Juli 2026, 19:00 WIB
Harley-Davidson menggoda para pencinta moge di GIIAS 2026, salah satunya Heritage Classic Liberty Edition
30 Juli 2026, 18:00 WIB
Isuzu kembali ramaikan ajang GIIAS 2026 dengan menampilkan sejumlah produk inovatif yang bisa diandalkan
30 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Lepas E4 EV diumumkan Rp 339 juta selama masa pameran, konsumen sudah bisa melakukan pemesanan
30 Juli 2026, 16:49 WIB
Agus Gumiwang, Menperin resmi membuka GIIAS 2026, pameran ini diharapkan mampu menggairahkan pasar otomotif
30 Juli 2026, 16:00 WIB
VinFast turut ambil bagian di GIIAS 2026, mereka menawarkan program Drive Worry Free untuk pengguna EV
30 Juli 2026, 15:00 WIB
Honda Super-ONE melantai di GIIAS 2026, namun pengumuman harga resmi baru akan dilakukan minggu depan
30 Juli 2026, 14:00 WIB
Dua mobil baru Mercedes-Benz meluncur dalam ajang GIIAS 2026, harga yang ditawarkan mulai Rp 1,5 miliaran
30 Juli 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Fuso terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan para konsumen pada segmen kendaraan niaga di GIIAS