Alasan Lamborghini Pilih Cina Jadi Tempat Kelahiran Urus SE PHEV

Lamborghini Urus SE PHEV debut di Cina, disebut sebagai pasar yang potensial dan strategis buat mereka

Alasan Lamborghini Pilih Cina Jadi Tempat Kelahiran Urus SE PHEV

KatadataOTO – Lamborghini Urus SE PHEV merupakan mobil plug-in hybrid dari produsen asal Italia tersebut. Cina dipilih sebagai negara tempatnya debut global.

Mobil sport berteknologi hybrid ini dihadirkan di Auto China Beijing 2024 pada 25 April silam. Ada alasan tersendiri Lamborghini memilih untuk menghadirkan model tersebut secara perdana di Tiongkok.

“Ini karena Cina bagi Lamborghini, merupakan pasar yang strategis dan penting,” kata Francesco Scardaoni, Regional Director of Automobili Lamborghini Asia Pacific di Jakarta, Minggu (23/11).

Kendaraan premium dan model elektrifikasi memang mendapatkan respons positif di Tiongkok. Sehingga Lamborghini melihat banyak peluang yang bisa dimanfaatkan melalui kehadiran Urus SE PHEV di sana.

Lamborghini
Photo : KatadataOTO

Sebelumnya pada 2012, Francesco mengungkapkan versi purwarupa atau konsep dari Lamborghini Urus sudah dihadirkan di Beijing pada 2012.

“Jadi kami ingin kembali lagi ke sana dengan model (serupa) yang benar-benar baru, sudah hybrid,” kata Francesco.

Setelah Tiongkok, barulah Lamborghini mulai memperkenalkan Urus SE PHEV di berbagai negara lain termasuk Indonesia.

Ini membuat Lamborghini disebut sebagai merek mobil sport luxury pertama yang seluruh lini kendaraannya telah dibekali teknologi hybrid.

Dia percaya diri di tengah ketatnya persaingan dengan manufaktur Tiongkok, ada nilai tambah yang dipertahankan oleh Lamborghini dan membuat konsumen bertahan.

“Mereka (penyuka Lamborghini) paham bahwa hibridisasi dari lini kendaraan Lamborghini tidak mengubah apapun (rasa berkendaranya),” tegas Francesco.

Sebagai informasi, Lamborghini Urus SE PHEV juga mulai dipasarkan di Indonesia tahun ini. Model tersebut dibekali mesin twin turbo 4.V8 4.000 cc dipadukan motor elektrik, hasilkan tenaga 588 kW (789 hp) dan torsi puncak 950 Nm.

Alasan Lamborghini Pilih Cina Jadi Tempat Kelahiran Urus SE PHEV
Photo : KatadataOTO

Sebagai perbandingan, varian terdahulu yakni Lamborghini Urus S hasilkan tenaga puncak 657 hp sementara torsinya 850 Nm.

Teknologi PHEV pada Lamborghini Urus SE PHEV didukung dengan tambahan baterai lithium-ion berkapasitas 25,9 kWh.

Tenaga buas itu turut diimbangi daya jelajah ekstra. Kalau hanya mengandalkan baterai, jarak tempuh listrik murni dari Lamborghini Urus SE PHEV adalah 60 kilometer.


Terkini

komunitas
Komunitas motor

Cara Komunitas Motor Habiskan Waktu Malam Tahun Baru 2026

Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi

mobil
Hyundai Ioniq 5 N

Segini Harga Hyundai Ioniq 5 N yang Terbakar di Medan

Nama Hyundai Ioniq 5 N ramai jadi perbincangan pasca terbakar di Medan, diduga milik Gubernur Sumatera Utara

mobil
Penjualan Mobil Desember 2025 Naik Pesat, Merek Ini Justru Turun

Penjualan Mobil Desember 2025 Naik Pesat, Merek Ini Justru Turun

Hyundai mengalami penurunan penjualan mobil di penghujung tahun, menjadi capaian terendahnya sepanjang 2025

mobil
Suzuki Jimny 5 Pintu

Diskon Suzuki Jimny 5 Pintu Awal 2026, Menggiurkan

Ada syarat yang harus dipenuhi untuk memanfaatkan diskon Suzuki Jimny 5 pintu sebesar Rp 100 juta di awal 2026

mobil
Toyota GR Yaris Morizo RR

Toyota GR Yaris Morizo RR Meluncur Terbatas, Belinya Diundi

Model edisi khusus Toyota GR Yaris Morizo RR hanya bisa dibeli melalui aplikasi GR App, unitnya terbatas

news
Ganjil Genap Puncak Bogor

Jadwal Ganjil Genap Puncak 9 Januari 2026, Cek Jalur Alternatif

Demi mengurai kemacetan yang sering terjadi, kepolisian menyiapkan ganjil genap Puncak Bogor dan one way

otosport
Motul

Motul Manfaatkan Rally Dakar 2026 Sebagai Panggung Uji Kualitas

Motul mendukung pembalap Indonesia dan para pembalap yang ikut serta dalam ajang balap Rally Dakar 2026

mobil
Ekspor Suzuki

Suzuki Indonesia Akui Berpotensi Terdampak Aturan Tarif Impor Meksiko

Suzuki Indonesia mulai waspadai potensi penurunan ekspor kendaraan akibat adanya sistem proteksi di Meksiko