Mitsubishi Destinator, SUV 7 Seater Teman Berbagai Aktivitas
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Target penjualan mobil sebesar 850 ribu unit disebut terlalu optimistis, Mitsubishi berikan prediksinya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menetapkan target penjualan mobil baru di angka 850 ribu sepanjang 2025. Namun Mitsubishi sebagai salah satu produsen meyakini angka itu tak akan tercapai.
Melihat kondisi ekonomi saat ini serta angka penjualan kumulatif sepanjang 2025, per Oktober retail sales (distribusi dari diler ke konsumen) mobil baru di Indonesia adalah sekitar 660 ribu unit.
Artinya masih ada selisih lebih dari 200 ribuan unit untuk mencapai target penjualan mobil baru dari Gaikindo.
“Penjualan 850 ribu unit itu sedikit terlalu optimistis,” kata Yoshio Igarashi, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di sela pameran GJAW 2025, Senin (24/11).
Ia sendiri mengungkapkan Mitsubishi percaya bahwa kondisi ekonomi dan penjualan mobil baru di Indonesia masih bisa pulih dan mengalami peningkatan jelang tutup tahun.
Hanya saja target 850 ribu masih terlampau terlalu tinggi dan sulit dikejar dalam sisa waktu dua bulan.
“Kami bisa mengestimasikan bahwa kita dapat mencapai penjualan mobil baru (secara nasional) di kisaran 800 ribu unit,” tegas Igarashi.
Bicara soal Mitsubishi sendiri, Igarashi menyatakan bahwa target pangsa pasar mereka berhasil dicapai melalui penjualan Multi Purpose Vehicle (MPV) Xpander.
“Tetapi volumenya (penjualan Mitsubishi Xpander) mungkin masih sedikit di bawah ekspektasi kami,” kata Igarashi.
Meskipun begitu menurut dia kehadiran Mitsubishi Destinator berkontribusi membantu mendongkrak penjualan mereka secara keseluruhan.
Jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang sudah diraup Mitsubishi Destinator juga terbilang tinggi yakni nyaris 13.000 unit. Baru 6.300 unit terkirim ke tangan konsumen per November 2025.
Untuk itu Mitsubishi akan berusaha mempercepat produksi dan pengiriman Mitsubishi Destinator sehingga konsumen tak perlu menunggu terlalu lama.
Tetapi jika membeli sekarang, dia mengestimasikan waktu tunggu atau masa indennya adalah sekitar satu sampai dua bulan.
“Dari 13.000-an unit, sampai Desember kami ingin mengirim total sekitar 9.000 unit ke konsumen,” ucap Igarashi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
13 Oktober 2026, 18:03 WIB
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
04 Oktober 2026, 22:30 WIB
29 September 2026, 16:17 WIB
Terkini
22 Oktober 2026, 21:16 WIB
Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Bing Bang Auto Festival 2026 akan menyuguhkan kejutan dan menjadi panggung untuk mobil serta motor listrik
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV
22 Oktober 2026, 07:00 WIB
iCar Mod Fest menjadi tempat menampilkan karya kreatif konsumen dalam melakukan modifikasi pada kendaraan
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027