Mitsubishi Pastikan Bawa SUV Baru Tahun Ini, Reinkarnasi Pajero
19 Januari 2026, 10:11 WIB
Target penjualan mobil sebesar 850 ribu unit disebut terlalu optimistis, Mitsubishi berikan prediksinya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menetapkan target penjualan mobil baru di angka 850 ribu sepanjang 2025. Namun Mitsubishi sebagai salah satu produsen meyakini angka itu tak akan tercapai.
Melihat kondisi ekonomi saat ini serta angka penjualan kumulatif sepanjang 2025, per Oktober retail sales (distribusi dari diler ke konsumen) mobil baru di Indonesia adalah sekitar 660 ribu unit.
Artinya masih ada selisih lebih dari 200 ribuan unit untuk mencapai target penjualan mobil baru dari Gaikindo.
“Penjualan 850 ribu unit itu sedikit terlalu optimistis,” kata Yoshio Igarashi, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di sela pameran GJAW 2025, Senin (24/11).
Ia sendiri mengungkapkan Mitsubishi percaya bahwa kondisi ekonomi dan penjualan mobil baru di Indonesia masih bisa pulih dan mengalami peningkatan jelang tutup tahun.
Hanya saja target 850 ribu masih terlampau terlalu tinggi dan sulit dikejar dalam sisa waktu dua bulan.
“Kami bisa mengestimasikan bahwa kita dapat mencapai penjualan mobil baru (secara nasional) di kisaran 800 ribu unit,” tegas Igarashi.
Bicara soal Mitsubishi sendiri, Igarashi menyatakan bahwa target pangsa pasar mereka berhasil dicapai melalui penjualan Multi Purpose Vehicle (MPV) Xpander.
“Tetapi volumenya (penjualan Mitsubishi Xpander) mungkin masih sedikit di bawah ekspektasi kami,” kata Igarashi.
Meskipun begitu menurut dia kehadiran Mitsubishi Destinator berkontribusi membantu mendongkrak penjualan mereka secara keseluruhan.
Jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang sudah diraup Mitsubishi Destinator juga terbilang tinggi yakni nyaris 13.000 unit. Baru 6.300 unit terkirim ke tangan konsumen per November 2025.
Untuk itu Mitsubishi akan berusaha mempercepat produksi dan pengiriman Mitsubishi Destinator sehingga konsumen tak perlu menunggu terlalu lama.
Tetapi jika membeli sekarang, dia mengestimasikan waktu tunggu atau masa indennya adalah sekitar satu sampai dua bulan.
“Dari 13.000-an unit, sampai Desember kami ingin mengirim total sekitar 9.000 unit ke konsumen,” ucap Igarashi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 10:11 WIB
16 Januari 2026, 13:00 WIB
16 Januari 2026, 11:00 WIB
15 Januari 2026, 11:00 WIB
14 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 10:00 WIB
Sejumlah motor matic 150 cc yang ditawarkan Yamaha kepada para konsumen mengalami kenaikan di awal 2026
20 Januari 2026, 09:00 WIB
Kebakaran mobil listrik sering berawal dari human error, salah satunya proses pengisian daya yang tidak tepat
20 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada berbagai upaya yang bisa dipilih pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM di Tanah Air
20 Januari 2026, 07:00 WIB
Honda UC3 jadi salah satu kandidat motor listrik baru di Indonesia, saat ini baru ditawarkan di Thailand
20 Januari 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara motor dan mobil, SIM keliling Bandung kembali dihadirkan di Kota Kembang
20 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 20 Januari 2026 digelar pada puluhan ruas jalan untuk atasi kemacetan di Ibu Kota
20 Januari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan khusus untuk SIM A dan C saja dengan biaya yang bervariasi
19 Januari 2026, 20:00 WIB
Ducati Desmosedici GP26 tampil menawan dengan nuansa merah dan putih matte, siap debut di MotoGP 2026