Mazda Gelar Beragam Promo di Akhir Tahun, Ada Diskon Rp 100 Juta
11 Desember 2025, 21:30 WIB
Target penjualan mobil sebesar 850 ribu unit disebut terlalu optimistis, Mitsubishi berikan prediksinya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menetapkan target penjualan mobil baru di angka 850 ribu sepanjang 2025. Namun Mitsubishi sebagai salah satu produsen meyakini angka itu tak akan tercapai.
Melihat kondisi ekonomi saat ini serta angka penjualan kumulatif sepanjang 2025, per Oktober retail sales (distribusi dari diler ke konsumen) mobil baru di Indonesia adalah sekitar 660 ribu unit.
Artinya masih ada selisih lebih dari 200 ribuan unit untuk mencapai target penjualan mobil baru dari Gaikindo.
“Penjualan 850 ribu unit itu sedikit terlalu optimistis,” kata Yoshio Igarashi, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di sela pameran GJAW 2025, Senin (24/11).
Ia sendiri mengungkapkan Mitsubishi percaya bahwa kondisi ekonomi dan penjualan mobil baru di Indonesia masih bisa pulih dan mengalami peningkatan jelang tutup tahun.
Hanya saja target 850 ribu masih terlampau terlalu tinggi dan sulit dikejar dalam sisa waktu dua bulan.
“Kami bisa mengestimasikan bahwa kita dapat mencapai penjualan mobil baru (secara nasional) di kisaran 800 ribu unit,” tegas Igarashi.
Bicara soal Mitsubishi sendiri, Igarashi menyatakan bahwa target pangsa pasar mereka berhasil dicapai melalui penjualan Multi Purpose Vehicle (MPV) Xpander.
“Tetapi volumenya (penjualan Mitsubishi Xpander) mungkin masih sedikit di bawah ekspektasi kami,” kata Igarashi.
Meskipun begitu menurut dia kehadiran Mitsubishi Destinator berkontribusi membantu mendongkrak penjualan mereka secara keseluruhan.
Jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang sudah diraup Mitsubishi Destinator juga terbilang tinggi yakni nyaris 13.000 unit. Baru 6.300 unit terkirim ke tangan konsumen per November 2025.
Untuk itu Mitsubishi akan berusaha mempercepat produksi dan pengiriman Mitsubishi Destinator sehingga konsumen tak perlu menunggu terlalu lama.
Tetapi jika membeli sekarang, dia mengestimasikan waktu tunggu atau masa indennya adalah sekitar satu sampai dua bulan.
“Dari 13.000-an unit, sampai Desember kami ingin mengirim total sekitar 9.000 unit ke konsumen,” ucap Igarashi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Desember 2025, 21:30 WIB
11 Desember 2025, 11:00 WIB
11 Desember 2025, 08:00 WIB
11 Desember 2025, 07:00 WIB
08 Desember 2025, 20:00 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 14:00 WIB
Ada dua ruas jalan yang diberlakukan, simak informasi lengkap ganjil genap Puncak Bogor mulai siang ini
12 Desember 2025, 13:08 WIB
Dua orang matel tewas dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan saat berusaha menagih utang kredit kendaraan
12 Desember 2025, 12:00 WIB
Changan Nevo Q07 merupakan model EREV yang berpeluang dikembangkan jadi 7-seater untuk pasar Indonesia
12 Desember 2025, 11:00 WIB
Kementerian ESDM membuka opsi menambah kuota impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo sebesar 10 persen pada 2026
12 Desember 2025, 10:00 WIB
Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan
12 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso percaya diri menghadapi kondisi pasar di tahun depan meski diprediksi masih akan menantang
12 Desember 2025, 08:00 WIB
Polytron mengakui bahwa pihaknya sudah menerima kasus dimana baterai motor rusak dan harus dilakukan perbaikan
12 Desember 2025, 07:00 WIB
Banyaknya pelanggan yang touring membuat Polytron mengembangkan portable fast charging untuk mudahkan pengisian daya