Daftar Lengkap Harga BBM September 2026 Usai Pertamax Green Naik
02 September 2026, 19:52 WIB
Menurut akademisi, kendaraan keluaran terkini telah dirancang untuk menenggak bensin campuran etanol atau E10
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Banyak kekhawatiran muncul di kalangan masyarakat soal penerapan bahan bakar minyak (BBM) dengan campuran etanol 10 persen atau E10 yang ingin diterapkan pemerintah.
Ada banyak hal perlu diperhatikan. Tangki bensin pada mobil misalnya, harus memiliki material sesuai buat menampung E10 agar tidak terjadi kerusakan maupun karat.
Mengingat BBM E10 memiliki kandungan air di dalamnya. Sehingga menjadi salah satu perhatian pemilik kendaraan.
Akademisi mengungkapkan bahwa sebenarnya kendaraan produksi terkini sudah mampu menenggak BBM E10.
“(Produksi di tahun) 2000 ke atas, E10 dan E20 tidak masalah. Karena sudah dirancang untuk itu,” kata Iman Reksowardojo, Dosen Teknik Mesin Pertamina University sekaligus Anggota Komtek Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) di Jakarta, belum lama ini.
Pemilik kendaraan sebenarnya bisa melakukan pengecekan mandiri dengan melihat informasi tertera di buku manual.
Namun kendaraan lawas produksi 2000 dan sebelumnya kemungkinan besar tidak kompatibel menenggak BBM E10.
Lain cerita di motor. Menurut Iman, sepeda motor justru memiliki teknologi yang lebih maju di Indonesia sehingga lebih siap menghadapi penerapan penggunaan bensin beretanol.
Sebagai catatan motor dimaksud adalah motor keluaran terkini atau minimal diproduksi di atas tahun 2000-an.
“Mereka sudah memakai katalis three-way, katalis yang menurunkan emisi gas buang. Mobil belum ada,” kata Iman.
Tetapi hingga saat ini belum banyak pabrikan kendaraan buka suara mengenai kesiapan penerapan BBM E10.
Salah satu manufaktur kendaraan yakni Toyota menegaskan lini kendaraannya yang diproduksi di atas tahun 2010 memenuhi kriteria untuk menggunakan bensin campuran etanol.
Perlu ada koordinasi antara semua pemangku kepentingan serta masyarakat, agar implementasi BBM E10 tidak menimbulkan ketakutan di kalangan pengguna kendaraan.
“(Pemerintah) lakukan koordinasi, bikin roadmap yang bisa dijalankan,” tegas Iman.
Sekadar informasi, BBM dengan kandungan etanol diyakini menghasilkan berbagai dampak positif bagi kendaraan maupun lingkungan.
Campuran etanol 10 persen membantu menambah persentase RON atau kualitas bahan bakar tetapi sekaligus menurunkan emisi gas buang.
Namun berbagai pihak meyakini harga BBM E10 di awal penerapannya bakal dijual lebih mahal dari bensin konvensional.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 September 2026, 19:52 WIB
01 September 2026, 20:09 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Terkini
03 September 2026, 16:46 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat menyambangi kota Batam dengan segala keunggulan masyarakat untuk bermobilitas
03 September 2026, 16:02 WIB
Pabrik BYD di Subang resmi beroperasi dengan investasi Rp11,7 triliun dengan kapasitas maksimal 150 ribu per tahun.
03 September 2026, 09:00 WIB
Jika dilihat Marc Marquez memang belum pernah menyelesaikan satu pun balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok
03 September 2026, 07:00 WIB
Pemberian insentif motor listrik masih belum menemui kepastian di September 2026, Kementerian ESDM buka suara
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa dimanfaatkan jika Anda ingin memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara hari ini
03 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan sistem hadir kembali sore 16.00 WIB
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, berikut lokasinya
02 September 2026, 19:52 WIB
Pertamina menaikan harga BBM jenis Pertamax Green menjadi Rp 19.150 per liter yang berlaku mulai hari ini