Cek Harga BBM SPBU Swasta Juni 2026, Shell Sudah Ada
01 Juni 2026, 19:22 WIB
Menurut akademisi, kendaraan keluaran terkini telah dirancang untuk menenggak bensin campuran etanol atau E10
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Banyak kekhawatiran muncul di kalangan masyarakat soal penerapan bahan bakar minyak (BBM) dengan campuran etanol 10 persen atau E10 yang ingin diterapkan pemerintah.
Ada banyak hal perlu diperhatikan. Tangki bensin pada mobil misalnya, harus memiliki material sesuai buat menampung E10 agar tidak terjadi kerusakan maupun karat.
Mengingat BBM E10 memiliki kandungan air di dalamnya. Sehingga menjadi salah satu perhatian pemilik kendaraan.
Akademisi mengungkapkan bahwa sebenarnya kendaraan produksi terkini sudah mampu menenggak BBM E10.
“(Produksi di tahun) 2000 ke atas, E10 dan E20 tidak masalah. Karena sudah dirancang untuk itu,” kata Iman Reksowardojo, Dosen Teknik Mesin Pertamina University sekaligus Anggota Komtek Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) di Jakarta, belum lama ini.
Pemilik kendaraan sebenarnya bisa melakukan pengecekan mandiri dengan melihat informasi tertera di buku manual.
Namun kendaraan lawas produksi 2000 dan sebelumnya kemungkinan besar tidak kompatibel menenggak BBM E10.
Lain cerita di motor. Menurut Iman, sepeda motor justru memiliki teknologi yang lebih maju di Indonesia sehingga lebih siap menghadapi penerapan penggunaan bensin beretanol.
Sebagai catatan motor dimaksud adalah motor keluaran terkini atau minimal diproduksi di atas tahun 2000-an.
“Mereka sudah memakai katalis three-way, katalis yang menurunkan emisi gas buang. Mobil belum ada,” kata Iman.
Tetapi hingga saat ini belum banyak pabrikan kendaraan buka suara mengenai kesiapan penerapan BBM E10.
Salah satu manufaktur kendaraan yakni Toyota menegaskan lini kendaraannya yang diproduksi di atas tahun 2010 memenuhi kriteria untuk menggunakan bensin campuran etanol.
Perlu ada koordinasi antara semua pemangku kepentingan serta masyarakat, agar implementasi BBM E10 tidak menimbulkan ketakutan di kalangan pengguna kendaraan.
“(Pemerintah) lakukan koordinasi, bikin roadmap yang bisa dijalankan,” tegas Iman.
Sekadar informasi, BBM dengan kandungan etanol diyakini menghasilkan berbagai dampak positif bagi kendaraan maupun lingkungan.
Campuran etanol 10 persen membantu menambah persentase RON atau kualitas bahan bakar tetapi sekaligus menurunkan emisi gas buang.
Namun berbagai pihak meyakini harga BBM E10 di awal penerapannya bakal dijual lebih mahal dari bensin konvensional.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Juni 2026, 19:22 WIB
04 Mei 2026, 11:50 WIB
01 Mei 2026, 16:20 WIB
19 April 2026, 11:05 WIB
13 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
08 Juni 2026, 20:00 WIB
Kawasaki Brusky 125 digadang-gadang akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di ajang Jakarta Fair 2026
08 Juni 2026, 19:00 WIB
Audi Q5 Sportback teranyar meramaikan opsi mobil premium buat konsumen Tanah Air, simak spesifikasinya
08 Juni 2026, 18:00 WIB
Yadea Indonesia bakal berikan potongan harga khusus pameran hingga Rp 10 juta di Pekan Raya Jakarta 2026
08 Juni 2026, 17:00 WIB
Marc Marquez berhasil membukukan 108 poin pada papan klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri di Hungaria
08 Juni 2026, 16:36 WIB
Penjualan Daihatsu secara retail menunjukkan tren positif di Mei 2026, segmen komersial terus mendominasi
08 Juni 2026, 13:14 WIB
Mobil listrik Wuling New Air ev Lite merupakan hadiah utama untuk pemenang ajang komedi SUCI musim ke-12
08 Juni 2026, 06:00 WIB
Mobil dengan pelat nomor berakhiran genap hari ini wajib waspada saat melintas karena ada Ganjil Genap Jakarta
08 Juni 2026, 06:00 WIB
Pada hari ini, SIM keliling Bandung dapat ditemui di dua tempat berbeda dan sudah beroperasi sejak pagi