Mau Berlaku di RI, Mandatori Bensin Etanol Malah Ditentang di AS

Perluasan mandatori etanol 10 persen menjadi 15 persen tuai protes di Amerika Serikat, ini alasannya

Mau Berlaku di RI, Mandatori Bensin Etanol Malah Ditentang di AS

KatadataOTO – Penerapan bensin campuran etanol akan diberlakukan di Indonesia sebagai bagian dari upaya menekan emisi gas buang.

Keputusan tersebut tentu menuai pro dan kontra dari berbagai pihak. Sebab butuh persiapan matang dari segi ekosistem maupun kendaraan yang dijual di dalam negeri.

Baru-baru ini Amerika Serikat juga mengalami masalah serupa. American Petroleum Institute (API) tidak setuju dengan perluasan mandatori bensin campuran etanol 15 persen atau E15.

Sebelumnya bensin etanol yang berlaku di sana adalah E10. API menyorot adanya beberapa kendala perlu jadi perhatian apabila persentase etanol dinaikkan menjadi 15 persen.

Dampak Positif Etanol pada Bensin, Bantu Kurangi Sulfur
Photo : Pertamina

Menurut perwakilan API, mereka tidak sepenuhnya menentang bensin E15. Tetapi kebijakan itu harus diimbangi regulasi lain di tengah perubahan bahan bakar tersebut.

Misalnya, kilang kecil seharusnya tidak mendapatkan pengecualian terhadap regulasi bahan bakar beretanol. Karena berimbas merugikan mereka yang telah berinvestasi agar mematuhi aturan.

API turut menyarankan adanya insentif impor untuk bahan bakar terbarukan termasuk etanol, apabila pemerintah ingin tetap mengimplementasikan E15.

Dari sudut pandang kilang, kebijakan E15 dapat meningkatkan biaya kepatuhan serta mengganggu operasi penyulingan bahan bakar.

Di sisi lain, produsen tradisional jagung dan etanol justru mendorong penjualan E15 karena memberikan keuntungan.

Persiapan di Indonesia Belum Matang

Kewajiban menjual bahan bakar campuran etanol dalam waktu dekat turut menuai reaksi dari manufaktur.

Merek asal Jepang seperti Toyota mengklaim lini kendaraannya terkhusus produki terkini sudah siap menghadapi kebijakan etanol tersebut.

Namun menyorot perlu ada regulasi transisi sebelum implementasi secara massal. Apalagi banyak kendaraan beredar di jalan raya tak kompatibel mencerna etanol.

Bahlil Pastikan Mandatori Etanol 10 Persen pada BBM Dimulai 2027
Photo : Istimewa

Toyota juga menyatakan impor etanol sebagai tahapan awal wajar dilakukan, sambil menunggu kesiapan industri dalam negeri untuk memasok material tersebut.

“Negara tetangga kita sudah mulai semua (menggunakan bensin campuran etanol). Jadi kita ketinggalan,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut dia mengungkapkan lini mobil dari Toyota sudah bisa menampung bahan bakar campuran etanol sampai 20 persen alias E20.


Terkini

mobil
Toyota Agya

Toyota Beberkan Penyebab Turunnya Penjualan di Segmen LCGC

Toyota sebut turunnya penjualan di LCGC disebabkan oleh banyak hal termasuk ketatnya kebijakan perusahaan pembiayaan

otopedia
SIM Internasional

Syarat Pembuatan SIM Internasional Januari 2026

Pembuatan SIM Internasional pada Januari 2026 terbilang cukup mudah asalnya persyaratannya telah terpenuhi

otopedia
oli mobil

Jangan Coba-coba Mengubah Viskositas Oli Mobil, Bisa Cepat Rusak

Penggunaan oli mobil yang tidak sesuai anjuran pabrikan, dapat memperpendek usia pakai kendaraan Anda

mobil
BYD

Dua Tahun Berkiprah di RI, Penjualan BYD Bertumbuh Pesat

Penjualan BYD secara retail alami kenaikan 217,5 persen dari 2024 ke 2025, belum termasuk sub merek Denza

motor
Yamaha

Daftar Harga Motor Bebek di Januari 2026, Ada Yamaha MX King

Penyegaran pada Yamaha MX King di Januari 2026 membuat persaingan pada segmen motor bebek kembali sengit

mobil
Chery C5 CSH

Perkiraan Harga Chery C5 CSH yang Debut di IIMS 2026

Harga Chery C5 CSH diyakini ada di rentang angka Rp 350 juta sampai Rp 400 jutaan, meluncur Februari 2026

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini, 29 Januari 2026

Kehadiran SIM keliling Bandung hari ini dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 29 Januari 2026, Polisi Fokus di Titik Rawan

Ganjil genap Jakarta akan diselenggarakan pada 29 Januari 2026 untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota