Penjualan Audio Diklaim Bertumbuh saat Pasar Mobil Baru Lesu
27 Januari 2026, 08:00 WIB
Pasar otomotif Indonesia bisa dianggap tidak seksi lagi oleh investor karena penjualan merosot terus
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pasar otomotif Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan. Sejumlah pihak bahkan menilai target Gaikindo di kisaran 850 ribu unit tak akan tercapai.
Pada Agustus 2025, penjualan mobil Malaysia mulai salip capaian Indonesia. Saat itu angka retail (penyaluran dari diler ke konsumen) tembus 73.041 unit.
Sementara di Indonesia pada periode yang sama tercatat hanya 66.478 unit.
Meskipun secara kumulatif angka penjualan mobil Indonesia tetap lebih tinggi dari Malaysia di wilayah Asia Tenggara, hal ini dinilai tetap perlu mendapatkan perhatian.
Toyota sebagai salah satu pabrikan otomotif di dalam negeri meyakini Indonesia harus mempertahankan angka penjualan mobil tertinggi di ASEAN.
“Kalau nanti disalip Malaysia, nanti investor merasa bahwa pasar terbesarnya bukan di Indonesia,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia kepada KatadataOTO belum lama ini.
Indonesia bisa dibilang cukup sukses menjaring berbagai investor terkhusus dari Cina. Ini didukung adanya program insentif dari pemerintah termasuk untuk mobil listrik impor.
Pemberian subsidi itu terbukti berhasil mendongkrak angka penjualan mobil listrik pabrikan Tiongkok.
Oleh karena itu Bob mengungkapkan insentif masih punya peran penting dalam meningkatkan penjualan kendaraan roda empat.
Pada akhirnya rapor penjualan mobil di Indonesia juga menjadi daya tarik yang meyakinkan investor agar menanamkan modal dalam jangka waktu panjang.
“Jadi sektor-sektor mana yang kalau dikasih insentif, dia bisa menciptakan (pendapatan) lebih besar dari pada insentifnya. Sehingga tidak memberatkan fiskal,” tegas dia.
Sebagai informasi, penjualan mobil di Indonesia kembali mengalami penurunan pada September 2025.
Secara retail angkanya adalah 62.723 unit, turun 4,20 persen dari capaian bulan sebelumnya.
Kondisi ekonomi Indonesia dinilai belum sepenuhnya pulih. Di posisi pertama, Toyota masih bertahan dengan perolehan 20.733 unit.
Menyusul setelahnya adalah Daihatsu 11.390 unit, kemudian Suzuki berhasil mengirimkan 5.477 unit mobil baru ke tangan konsumen.
Secara kumulatif, penjualan mobil baru di Indonesia periode Januari-September 2025 adalah 585.917 unit. Masih ada selisih 200 ribuan unit lagi untuk mencapai target yang ditetapkan Gaikindo.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Januari 2026, 08:00 WIB
21 Januari 2026, 11:00 WIB
16 Januari 2026, 13:00 WIB
16 Januari 2026, 11:00 WIB
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
27 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota siap luncurkan model baru di segmen elektrifikasi guna memenuhi kebutuhan berkendara pelanggan
27 Januari 2026, 10:00 WIB
Motul memperluas kerjasama dengan McLaren di ajang balap ketahanan international sebagai bukti komitmen
27 Januari 2026, 09:00 WIB
Toyota minta maaf karena pelanggan harus menunggu lama buat mendapatkan Veloz Hybrid yang tampil di GJAW 2025
27 Januari 2026, 08:00 WIB
Audio Plus Indonesia tidak merasakan dampak dari turunnya penjualan mobil baru pada periode 2025 lalu
27 Januari 2026, 07:00 WIB
Geely EX2 memiliki beberapa kelebihan, sebab dirancang untuk mobilitas kaum urban yang ada di daerah perkotaan
27 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan yang terjadi di Ibu Kota
27 Januari 2026, 06:00 WIB
Terdapat dua lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini, pengendara bisa mendatangi sejak pagi
27 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada di lima tempat berbeda, SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan khusus pemilik SIM A dan C