Chery International User Summit Jadi Panggung AiMOGA Mendunia
19 Oktober 2026, 20:56 WIB
Pasar otomotif Indonesia bisa dianggap tidak seksi lagi oleh investor karena penjualan merosot terus
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pasar otomotif Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan. Sejumlah pihak bahkan menilai target Gaikindo di kisaran 850 ribu unit tak akan tercapai.
Pada Agustus 2025, penjualan mobil Malaysia mulai salip capaian Indonesia. Saat itu angka retail (penyaluran dari diler ke konsumen) tembus 73.041 unit.
Sementara di Indonesia pada periode yang sama tercatat hanya 66.478 unit.
Meskipun secara kumulatif angka penjualan mobil Indonesia tetap lebih tinggi dari Malaysia di wilayah Asia Tenggara, hal ini dinilai tetap perlu mendapatkan perhatian.
Toyota sebagai salah satu pabrikan otomotif di dalam negeri meyakini Indonesia harus mempertahankan angka penjualan mobil tertinggi di ASEAN.
“Kalau nanti disalip Malaysia, nanti investor merasa bahwa pasar terbesarnya bukan di Indonesia,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia kepada KatadataOTO belum lama ini.
Indonesia bisa dibilang cukup sukses menjaring berbagai investor terkhusus dari Cina. Ini didukung adanya program insentif dari pemerintah termasuk untuk mobil listrik impor.
Pemberian subsidi itu terbukti berhasil mendongkrak angka penjualan mobil listrik pabrikan Tiongkok.
Oleh karena itu Bob mengungkapkan insentif masih punya peran penting dalam meningkatkan penjualan kendaraan roda empat.
Pada akhirnya rapor penjualan mobil di Indonesia juga menjadi daya tarik yang meyakinkan investor agar menanamkan modal dalam jangka waktu panjang.
“Jadi sektor-sektor mana yang kalau dikasih insentif, dia bisa menciptakan (pendapatan) lebih besar dari pada insentifnya. Sehingga tidak memberatkan fiskal,” tegas dia.
Sebagai informasi, penjualan mobil di Indonesia kembali mengalami penurunan pada September 2025.
Secara retail angkanya adalah 62.723 unit, turun 4,20 persen dari capaian bulan sebelumnya.
Kondisi ekonomi Indonesia dinilai belum sepenuhnya pulih. Di posisi pertama, Toyota masih bertahan dengan perolehan 20.733 unit.
Menyusul setelahnya adalah Daihatsu 11.390 unit, kemudian Suzuki berhasil mengirimkan 5.477 unit mobil baru ke tangan konsumen.
Secara kumulatif, penjualan mobil baru di Indonesia periode Januari-September 2025 adalah 585.917 unit. Masih ada selisih 200 ribuan unit lagi untuk mencapai target yang ditetapkan Gaikindo.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Oktober 2026, 20:56 WIB
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
24 September 2026, 21:22 WIB
11 September 2026, 16:01 WIB
10 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
24 Oktober 2026, 16:12 WIB
Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin
24 Oktober 2026, 13:00 WIB
Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah
24 Oktober 2026, 10:15 WIB
Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan
24 Oktober 2026, 07:00 WIB
Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain
23 Oktober 2026, 13:00 WIB
Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan