Produksi Pabrik BYD Zhengzhou Nyaris 100 Persen Dikerjakan Robot
19 Januari 2026, 12:33 WIB
Halim Kalla, adik Jusuf Kalla akan memproduksi mobil listrik pada 2024 dengan memanfaatkan pabrik di Sentul
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Halim Kalla, adik Jusuf Kalla optimis bisa memproduksi mobil listrik dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini Ia sampaikan disela-sela acara Perklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran.
Optimisme tersebut masuk akal mengingat perusahaan miliknya, PT Maka Motors telah memiliki 3 prototype kendaraan listrik. Ketiganya pun saat ini masih terus dikembangkan sebari dikenalkan pada masyarakat di ajang PEVS 2022.
“Saat ini memang belum pada taraf produksi massal, tapi paling tidak kita hadirkan dulu prototype. kendaraan kami juga sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang beragam,” ungkapnya.
Pria yang menjabat Presiden Direktur Haka Motors ini menegaskan bahwa seluruh prototype merupakan pengembangan R&D di Kreo, Tangerang. Nanti ketiganya akan kembali dikembangkan dan masuk jalur produksi.
“Kami punya target 2024 sudah harus mulai produksi, tidak hanya pameran saja. Kami akan berkolaborasi lagi dengan supply chain agar memastikan pabrik nantinya bisa beroperasi maksimal,” tegasnya.
Ia mengakui bahwa membuat pabrik kendaraan bukan sesuatu yang mudah. Untuk itu pihaknya akan melakukan lebih banyak persiapan, terlebih mereka sudah memiliki lahan di kawasan Sentul.
“Pabrik nanti akan berlokasi di sekitar Sentul, tapi kami harus melakukan banyak persiapan termasuk finansial. Karena perlu modal besar agar tidak tersendat-sendat di tengah jalan,” tambahnya kemudian.
Pada ajang PEVS 2022, Haka Motors hadir dengan membawa 3 mobil listrik konsep. Ketiganya diklaim memiliki keunggulan berbeda dan mampu menjadi solusi atas mahalnya harga kendaraan bertenaga listrik di Tanah Air.
Model pertama adalah Trolis yang dilengkapi oleh baterai berkapasitas 7.6 kWh serta motor listrik berkekuatan 2.6 hp. Trolis mampu berakselerasi hingga kecepatan 50 km per jam sementara jarak tempuh mencapai 150 Km.
Berikutnya adalah Erolis, sebuah mobil listrik penumpang berukuran kompak berbekal baterai berkapasitas 7.6 kWh. Baterai dikawinkan oleh motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 5.3 hp serta mencapai kecepatan maksimal 60 km per jam.
Kendaraan konsep terakhir mereka adalah Smuth EV, sebuahmobil pick up bersenjatakan baterai berkapasitas 15.4 kWh dan motor listrik bertenaga 10 hp. Berkat kombinasi tersebut, kecepatannya bisa mencapai 70 Km per jam serta menempuh jarak 175 km.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 12:33 WIB
15 Mei 2025, 11:00 WIB
14 Oktober 2024, 14:00 WIB
05 September 2024, 12:00 WIB
25 September 2023, 16:28 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan