Toyota Pilih India untuk Produksi Mobil Listrik Ketimbang RI
14 Oktober 2024, 14:00 WIB
Halim Kalla, adik Jusuf Kalla akan memproduksi mobil listrik pada 2024 dengan memanfaatkan pabrik di Sentul
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Halim Kalla, adik Jusuf Kalla optimis bisa memproduksi mobil listrik dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini Ia sampaikan disela-sela acara Perklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran.
Optimisme tersebut masuk akal mengingat perusahaan miliknya, PT Maka Motors telah memiliki 3 prototype kendaraan listrik. Ketiganya pun saat ini masih terus dikembangkan sebari dikenalkan pada masyarakat di ajang PEVS 2022.
“Saat ini memang belum pada taraf produksi massal, tapi paling tidak kita hadirkan dulu prototype. kendaraan kami juga sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang beragam,” ungkapnya.
Pria yang menjabat Presiden Direktur Haka Motors ini menegaskan bahwa seluruh prototype merupakan pengembangan R&D di Kreo, Tangerang. Nanti ketiganya akan kembali dikembangkan dan masuk jalur produksi.
“Kami punya target 2024 sudah harus mulai produksi, tidak hanya pameran saja. Kami akan berkolaborasi lagi dengan supply chain agar memastikan pabrik nantinya bisa beroperasi maksimal,” tegasnya.
Ia mengakui bahwa membuat pabrik kendaraan bukan sesuatu yang mudah. Untuk itu pihaknya akan melakukan lebih banyak persiapan, terlebih mereka sudah memiliki lahan di kawasan Sentul.
“Pabrik nanti akan berlokasi di sekitar Sentul, tapi kami harus melakukan banyak persiapan termasuk finansial. Karena perlu modal besar agar tidak tersendat-sendat di tengah jalan,” tambahnya kemudian.
Pada ajang PEVS 2022, Haka Motors hadir dengan membawa 3 mobil listrik konsep. Ketiganya diklaim memiliki keunggulan berbeda dan mampu menjadi solusi atas mahalnya harga kendaraan bertenaga listrik di Tanah Air.
Model pertama adalah Trolis yang dilengkapi oleh baterai berkapasitas 7.6 kWh serta motor listrik berkekuatan 2.6 hp. Trolis mampu berakselerasi hingga kecepatan 50 km per jam sementara jarak tempuh mencapai 150 Km.
Berikutnya adalah Erolis, sebuah mobil listrik penumpang berukuran kompak berbekal baterai berkapasitas 7.6 kWh. Baterai dikawinkan oleh motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 5.3 hp serta mencapai kecepatan maksimal 60 km per jam.
Kendaraan konsep terakhir mereka adalah Smuth EV, sebuahmobil pick up bersenjatakan baterai berkapasitas 15.4 kWh dan motor listrik bertenaga 10 hp. Berkat kombinasi tersebut, kecepatannya bisa mencapai 70 Km per jam serta menempuh jarak 175 km.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Oktober 2024, 14:00 WIB
05 September 2024, 12:00 WIB
25 September 2023, 16:28 WIB
Terkini
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi