Baru Meluncur, 10 Ribu Unit MG S5 EV Ditarik dari Pasaran
24 Juli 2026, 20:22 WIB
RI masih jauh dari target produksi mobil listrik 600 ribu unit per 2030, Periklindo ungkap kendalanya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Angka penjualan mobil listrik nasional sampai Juli 2024 ada di angka 17.826 unit. Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor) masih punya target lebih tinggi sebelum akhir tahun.
“Mungkin akhir tahun (penjualan mobil listrik) bisa capai angka 30 ribu unit, cukup bagus peningkatannya. Tetapi memang dibandingkan hybrid, hybrid jauh meningkat,” kata Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Bisa dibilang saat ini HEV (Hybrid Electric Vehicle) justru lebih menarik perhatian konsumen. Data Gaikindo ungkap penjualan HEV tembus 32 ribu per Mei 2024, hampir dua kali lipat capaian penjualan mobil listrik.
Masih ada banyak tantangan dihadapi dalam mensosialisasikan mobil listrik kepada masyarakat. Ditambah lagi pemerintah juga punya target produksi mobil listrik 600 ribu unit di 2030.
Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) mengungkapkan bahwa salah satu alasannya adalah kapasitas produksi pabrik mobil listrik di Indonesia yang dinilai sedikit.
“Satu pabrik, katakan seperti Wuling satu tahun dia punya kapasitas produksi katakanlah 20 ribu unit, tidak banyak,” kata Tenggono Chuandra Phoa, Sekretaris Jenderal Periklindo di DoubleTree Hilton, Jakarta Pusat, Rabu (4/9).
Ada juga pabrik milik Hyundai yang memiliki kapasitas produksi 50 ribu unit per tahun. Namun rencananya per 2024 bakal ditingkatkan jadi 70 ribu unit. Lalu Neta sebanyak 27 ribu unit per tahun.
Sedangkan manufaktur lain seperti BYD (Build Your Dreams) masih mengimpor utuh lini kendaraannya. Karena fasilitas perakitan milik mereka baru ditargetkan beroperasi mulai 2026.
Periklindo menilai Indonesia masih butuh banyak investor untuk dongkrak produksi mobil listrik di dalam negeri. Karena pada akhirnya dapat bantu dorong penjualan dan harga semakin kompetitif imbas pemberian insentif dari pemerintah.
“Kita butuh industri yang lebih kuat untuk masuk dan produksi di Indonesia,” tegas Tenggono.
Lebih lanjut ia menegaskan penjualan kendaraan listrik secara year on year terbilang naik, menandakan besarnya antusiasme konsumen.
“Kalau melihat di Indonesia EV baru masuk dua tahun dan penjualan cukup bagus,” ungkap dia.
Dalam upaya menarik investor, pekan depan Periklindo bakal menggelar konferensi kendaraan listrik pertama di Indonesia. Bakal ada sejumlah merek ternama asal China turut hadir menjadi pembicara.
Tidak ketinggalan akademisi dan pihak pemangku kepentingan terkait lainnya termasuk Menko Marves dan Menko Perekonomian. Harapannya dapat menjadi wadah diskusi guna mencapai target komitmen elektrifikasi pemerintah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juli 2026, 20:22 WIB
19 Juli 2026, 12:00 WIB
18 Juli 2026, 21:09 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia
24 Juli 2026, 23:00 WIB
SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda
24 Juli 2026, 21:00 WIB
Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran
24 Juli 2026, 09:00 WIB
Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan