Pengiriman 10 Ribu Jaecoo J5 EV Dikebut, Biar Bisa Dipakai Mudik
09 Maret 2026, 15:00 WIB
Otomatisasi produksi mobil di super factory BYD di Zhengzhou, China hampir 100 persen dikerjakan oleh robot-robot produksi
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Super factory BYD di Zhengzhou, China letaknya berdekatan atau masih berada dalam satu kesatuan area dengan all-train circuit yang KatadataOTO datangi dan ulas baru-baru ini. Hal tersebut tentu mempermudah serta meningkatkan efisiensi dalam pengembangan produk, teknologi, hingga pengujian model-model terbaru.
Pabrik yang dibangun di zona ekonomi Bandara Zhengzhou seluas 10,67 kilometer persegi ini juga terintegrasi dengan divisi riset dan pengembangan (R&D) serta validasi teknologi.
Mulai dibangun pada 2021, pabrik ini mampu melakukan empat proses utama, mulai dari stamping atau pencetakan bentuk dari lembaran logam, pengelasan, pengecatan, hingga perakitan.
Dalam kesempatan kunjungan (15/1/2025), KatadataOTO bersama rombongan media dari Indonesia memulai perjalanan dengan menyaksikan proses stamping. Terdapat lima mesin pres bertenaga 7.900 ton yang dapat bekerja dalam kecepatan tinggi, mampu membentuk panel baja dan aluminium hingga 15 panel per menit.
KatadataOTO juga mendapat informasi langsung bahwa pabrik ini memiliki tingkat otomatisasi mencapai 98 persen. Saat memasuki area pengelasan, berdasarkan pengamatan langsung KatadataOTO (karena di area tertutup tidak diperkenankan mengambil gambar), nyaris hanya terlihat sedikit pekerja. Pasalnya, 98 persen proses pengelasan dilakukan oleh robot industri.
Sedikitnya terdapat 1.800 robot industri, termasuk 14 tim robot bekerja secara simultan. Proses penyambungan komponen menjadi rangkaian bodi hanya membutuhkan waktu 35 detik, termasuk inspeksi kualitas yang dilakukan secara otomatis.
“Komposisi penggunaan robot dan tenaga manusia berbeda pada tiap tahap proses. Semakin mendekati tahap akhir atau membutuhkan quality control, tenaga manusia makin banyak dibutuhkan,” jelas penanggung jawab pabrik yang mengawal jalannya kunjungan.
Selain itu, di super factory BYD juga terdapat fasilitas pembuatan komponen utama kendaraan seperti blade battery, power battery park serta new material park. Terdapat pula instalasi pembuatan motor listrik untuk EV hingga PHEV, komponen elektronik, sistem penggerak, pendingin udara, kemudi, lampu, rangka, kursi dan lain sebagainya.
“Dari baterai, komponen, perakitan, hingga pengujian, semua terkonsolidasi dalam satu tempat. Ini tentu memiliki keuntungan dari sisi kontrol kualitas yang ketat, namun tetap dapat dilakukan secara efisien,” jelas Eagle Zhao, President Director BYD Indonesia.
Super Factory BYD Zhengzhou merupakan bagian dari delapan pabrik BYD yang mendukung kapasitas global. Salah satu hasil produksinya adalah BYD Shark 6 dan Denza B5 untuk pasar ekspor ke Australia. Sepanjang 2025, BYD mengklaim telah menjual 4,6 juta unit kendaraan di seluruh dunia, dengan ekspor New Energy Vehicle melampaui satu juta unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Maret 2026, 15:00 WIB
09 Maret 2026, 11:26 WIB
08 Maret 2026, 15:00 WIB
07 Maret 2026, 15:00 WIB
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Menurut data di laman resmi AISI, para produsen berhasil mendistribusikan 587.354 motor baru di Februari
09 Maret 2026, 15:00 WIB
Sampai saat ini, sudah 7.000 Jaecoo J5 EV yang sudah berhasil terkirim ke garasi para konsumen di Indonesia
09 Maret 2026, 11:26 WIB
Secara retail, penjualan mobil baru di Februari 2026 mencatatkan tren positif dibandingkan bulan sebelumnya
09 Maret 2026, 11:00 WIB
Daihatsu kembali mengajak 21 komunitas yang merupakan pelanggan tetap untuk mudik bareng di Lebaran 2026
09 Maret 2026, 07:14 WIB
Toyota saat ini tengah mempelajari rute-rute baru untuk mengapalkan produk mereka sampai ke Timur Tengah
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali dibuka seperti biasa hari ini, simak persyaratan dan biayanya
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pengendara mobil dan motor bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen hari ini
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali dilakukan di sejumlah ruas untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota