Risiko Keamanan Siber Kemajuan Teknologi Otomotif

Kemajuan teknologi otomotif saat ini semakin pesat, namun hal ini tentunya tetap memiliki risiko tersendiri

Risiko Keamanan Siber Kemajuan Teknologi Otomotif

TRENOTO – Kemajuan teknologi otomotif saat ini semakin pesat. Ditandai dengan fitur keamanan dan sistem informasi pada kendaraan yang sekarang mulai bisa diakses melalui smartphone sehingga lebih memudahkan penggunanya.

Tidak sekadar menampilkan informasi, beberapa fitur pada mobil juga bisa diakses dan dikendalikan melalui aplikasi. Misalnya mengunci pintu, menyalakan kendaraan dari jarak jauh, mengatur AC sampai mengetahui lokasi parkir.

Tentu kemajuan teknologi bukannya tanpa risiko. Kemungkinan aplikasi diretas dan datanya diakses oleh pihak tidak bertanggung jawab juga bisa terjadi terlebih mobil yang sudah hampir 100 persen terintegrasi dengan aplikasi atau disebut IoT (Internet of Things).

Seperti baru-baru ini terjadi, banyak data konsumen pengguna platform cloud Toyota dikabarkan bocor dan dapat diakses secara bebas selama bertahun-tahun. Diketahui penyebab sementaranya adalah kelalaian manusia alias human error.

Photo : MMKSI

Alex Nehmy, Field Chief Security Officer Palo Alto, Critical Industries Japan and Asia Pacific memaparkan dalam sesi wawancara daring dengan TrenOto bahwa setiap teknologi khususnya keamanan, konvensional maupun modern memiliki untung-ruginya masing-masing.

Ia menjelaskan bahwa dengan teknologi smart keys kebanyakan kendaraan mengunci secara otomatis setelah pemiliknya keluar dari mobil. Sistem ini sebenarnya dapat mengurangi kemungkinan mobil dicuri dan lebih aman dibandingkan kunci konvensional.

Baca juga: Data Konsumen Toyota di Asia dan Oceania Bocor

Meski begitu mobil terhubung internet atau dikenal dengan nama IoT (Internet of Things) juga terpapar lebih banyak risiko. Transisi dari kunci digital tidak bisa dibilang sepenuhnya aman.

“Pelaku kejahatan siber bisa mengeksploitasi enkripsi cacat menggunakan pemancar RFID sederhana, memungkinkan mereka menyalin sinyal yang dihasilkan key fob. Itu mengizinkan pelaku menggunakannya untuk membuka kunci mobil seseorang,” tulis Alex kepada TrenOto belum lama ini.

Ada beberapa potensi bahaya dihadapi kendaraan terintegrasi dengan layanan internet atau aplikasi smartphone. Tidak hanya keamanan tapi juga data-data lainnya seperti identitas pemilik sampai lokasi kendaraan.


Terkini

otosport
Shammie

Shammie Zacky Baridwan Mulai Konsisten di Rally Dakar 2026

Shammie terus berjuang keras hingga SS4 untuk bisa membawa hasil positif pada ajang Rally Dakar 2026

mobil
Mobil Listrik

Biang Kerok Penjualan Mobil Listrik Tesla Keok dari BYD di 2025

Kebijakan pemerintah federal di Amerika Serikat disebut bikin penjualan mobil listrik Tesla kalah dari BYD

otosport
Marc Marquez

Marc Marquez Beri Sinyal Pensiun Dini dari Dunia MotoGP

Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala

mobil
Hyundai Stargazer

Hyundai Stargazer Menyala saat Diparkir, Ini Dugaan Penyebabnya

Kunci tertinggal di kabin diduga jadi salah satu penyebab Hyundai Stargazer menyala otomatis ketika diparkir

mobil
Mitsubishi Triton

Varian Baru Mitsubishi Triton Meluncur, Single Cabin Versi Sporti

Mitsubishi Triton Single Cabin tersedia dalam varian baru yang tampil semakin sporti, harga Rp 300 jutaan

news
Pondok Indah

Aksi Mobil Drift di Pondok Indah Meresahkan, Polisi Buru Pelaku

Aksi drift di Pondok Indah dianggap sangat membahayakan, seharusnya dilakukan di area khusus yang disediakan

mobil
Toyota Gazoo Racing

Toyota Gazoo Racing Ganti Nama, Perkuat Identitas di Ajang Balap

Pergantian nama divisi balap Gazoo Racing tanpa entitas Toyota resmi berlaku, efektif per 7 Januari 2026

mobil
Hyundai Kona Electric

Hyundai Sambut Wacana Insentif Khusus Buat EV dengan Baterai Nikel

Wacana insentif lebih besar buat mobil listrik yang menggunakan baterai berbahan nikel bakal menguntungkan Hyundai