Julian Johan Selesaikan SS 1 Rally Dakar 2026, Raih Posisi Keenam
05 Januari 2026, 08:00 WIB
Shammie terus berjuang keras hingga SS4 untuk bisa membawa hasil positif pada ajang Rally Dakar 2026
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Shammie Zacky Baridwan merupakan salah satu pereli asal Indonesia yang ikut serta dalam kejuaraan Rally Dakar 2026. Ia bersama Julian Johan tergabung di kelas Rally Dakar Classic 2026.
Sejak Minggu (04/01), Shammie yang merupakan Ketua Umum Land Rover Club Indonesia (LRCI) ini terus menunjukkan konsistensinya.
Mengandalkan Toyota Bundera, Shammie memperlihatkan kemampuan terbaik. Hingga SS4 (Special Stage) ia terus konsisten dan sekarang berada di posisi ketiga di klasemen.
“Dinamina persaingan yang semakin menantang, saya bersama navigator berusaha untuk tidak melakukan kesalahan,” ucap Shammie dalam siaran pers dikutip (08/01).
Bernaung di tim Compagnie Saharienne, Ia ditemani oleh Ignas Daunoravicius sebagai navigator. Selama empat SS, Shammie menjaga persaingan sebaik mungkin.
Mulai dari menjaga mobil dengan kondisi terbaik, tetap stabil dan berusaha sekeras mungkin untuk meraih prestasi.
Menjadi target utama untuk memberikan hasil positif, Shammie terus memberikan performa mengagumkan.
Bersain dengan para pembalap kelas dunia, tidak menyurutkan tekadnya. Justru hal tersebut membuat dia semakin bersemangat menuntaskan perjuangan.
“Saya bersyukur bisa sampai sejauh ini. Kita tahun semua pereli yang ikut di sini hampir semua eks-dakar,” ujar Shammie.
Oleh karena itu dia terus berusaha keras untuk bisa memberikan hasil optimal setiap balapan berlangsung.
Shammie sekarang telah menempati posisi ketiga di klasemen sementara. Hal tersebut tentunya tidak mudah untuk dicapai.
Tidak hanya melintasi medan jalan yang ekstrem, Ia harus menjalani balapan dengan jarak terbilang panjang.
Shammie sendiri pernah mencicipi balapan AXCR (Asia Cross Country Rally) beberapa waktu silam. Sehingga menjadi salah satu modal penting menjalani Rally Dakar 2026.
Hingga saat ini, Shammie sudah menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer. Tentu merupakan balapan yang sangat panjang dan menguras tenaga.
Namun dengan strategi apik, ia berusaha untuk tetap tenang hingga finish nanti.
“Pada hari kedua, kondisi balapan sangat berat. Tapi pada stage 3 kita hanya mengikuti jalur yang sudah ada,” jelas Shammie.
Lebih jauh dikatakan pada stage 3 RT 3.3 ia menemui padang pasir sangat luas. Sehingga tidak bisa banyak bermanuver dan membuat kehilangan waktu.
Namun beruntung dirinya tetap bisa finish dengan selamat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Januari 2026, 08:00 WIB
02 Januari 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2025, 15:00 WIB
Terkini
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Kebijakan pemerintah federal di Amerika Serikat disebut bikin penjualan mobil listrik Tesla kalah dari BYD
08 Januari 2026, 17:00 WIB
Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala
08 Januari 2026, 16:40 WIB
Kunci tertinggal di kabin diduga jadi salah satu penyebab Hyundai Stargazer menyala otomatis ketika diparkir
08 Januari 2026, 15:00 WIB
Mitsubishi Triton Single Cabin tersedia dalam varian baru yang tampil semakin sporti, harga Rp 300 jutaan
08 Januari 2026, 14:00 WIB
Aksi drift di Pondok Indah dianggap sangat membahayakan, seharusnya dilakukan di area khusus yang disediakan
08 Januari 2026, 13:01 WIB
Pergantian nama divisi balap Gazoo Racing tanpa entitas Toyota resmi berlaku, efektif per 7 Januari 2026
08 Januari 2026, 12:00 WIB
Wacana insentif lebih besar buat mobil listrik yang menggunakan baterai berbahan nikel bakal menguntungkan Hyundai
08 Januari 2026, 11:00 WIB
Serangan AS ke Venezuela beberapa waktu lalu berpotensi sebabkan penurunan ekspor Toyota ke negara tersebut