Aletra Targetkan TKDN L8 EV 60 Persen Tahun Depan
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Sistem Transportasi Pintar bakal hadir di KIT Batang atas kerja sama PT TKDN dan PT PAR beberapa waktu lalu
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TKDN) bekerja sama dengan PT Prima Armada Raya (PAR). Kolaborasi keduanya akan menghadirkan sistem transportasi pintar di KIT (Kawasan Indonesia Terpadu) Batang, Jawa Tengah.
Penandatanganan MoU dihadiri oleh David Santoso, Direktur Utama TKDN dan Wahyu Witjaksono, Direktur Utama PAR. Mereka sepakat untuk menyediakan solusi dan terintegrasi di KIT Batang.
Untuk diketahui bahwa PAR merupakan penyedia solusi transportasi terintegrasi. Setidaknya terdapat tiga jenis layanan yang ditawarkan pada berbagai perusahaan.
Ini adalah layanan penyediaan kendaraan baik listrik maupun konvensional sebagai operasional dengan sistem sewa. Adapula program kepemilikan unit hingga angkutan.
Sesuai namanya yakni menyediakan pengemudi profesional dan tersertifikasi. Sehingga pengendaraannya terasa aman dan nyaman.
Tidak hanya menawarkan alat transportasi, PAR juga memberikan pelayanan perawatan dan purna jual pada konsumen setianya. Tiga produk mereka diharapkan bisa melengkapi dan melayani kebutuhan di wilayah tersebut.
“Pembuatan ekosistem transportasi cerdas saat ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Dibutuhkan sistem canggih yang terintegrasi dan dapat digunakan unit-unit kami,” kata Wahyu dalam siaran persnya (04/03).
Untuk mendukung hal tersebut, maka TKDN mengambil peran dalam memasukan sistem perangkat lunak pada kendaraan. Menggunakan basis IoT (Internet of Things), harapannya bisa selaras dengan kebutuhan PAR.
Sistem manajemen armada lengkap dan membantu perusahaan dalam efisiensi. Adanya penyusutan biaya operasional dan dapat terintegrasi dengan unit yang ada tentunya menguntungkan perusahaan.
Teknolgi dan ditawarkan mampu mengurangi fraud atau kecurangan. Sehingga para penggunanya bisa melakukan pemesanan dan pembayaran parkir lebih mudah melalui ponsel.
Tidak hanya dua teknologi seperti tersebut di atas, TKDN bakal hadirkan sistem transportasi pintar lainnya. Adalah sistem dan perangkat terhubung infrastruktur jalan meliputi :
Berikut adalah teknologi komunikasi untuk mengatur dan memantau perangkat IoT pada penerangan lampu jalan secara real time. Kemudian disambungkan atau terintegrasi pada platform dashboard.
Berbekal CCTV disertai kamera AI (Artificial Intelligence), mampu melakukan analisa dan mengukur jumlah pergerakan orang maupun kendaraan. Nantinya informasi akan diberikan secara real time sehingga bisa merespon lebih cekatan.
“Melalui teknologi yang terintegrasi di industri transportasi, PT TKDN selalu siap memberikan support dalam terwujudnya Smart City,” kata David dalam kesempatan sama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Januari 2026, 09:00 WIB
21 Januari 2026, 10:23 WIB
06 Januari 2026, 09:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 13:00 WIB
Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit
18 Mei 2026, 11:21 WIB
Marco Bezzecchi berhasil mengumpulkan 142 poin pada puncak klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Catalunya
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang