Aion Ingin Jadikan Indonesia Sebagai Basis Produksi Mobil Listrik
11 November 2024, 14:00 WIB
Sistem Transportasi Pintar bakal hadir di KIT Batang atas kerja sama PT TKDN dan PT PAR beberapa waktu lalu
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TKDN) bekerja sama dengan PT Prima Armada Raya (PAR). Kolaborasi keduanya akan menghadirkan sistem transportasi pintar di KIT (Kawasan Indonesia Terpadu) Batang, Jawa Tengah.
Penandatanganan MoU dihadiri oleh David Santoso, Direktur Utama TKDN dan Wahyu Witjaksono, Direktur Utama PAR. Mereka sepakat untuk menyediakan solusi dan terintegrasi di KIT Batang.
Untuk diketahui bahwa PAR merupakan penyedia solusi transportasi terintegrasi. Setidaknya terdapat tiga jenis layanan yang ditawarkan pada berbagai perusahaan.
Ini adalah layanan penyediaan kendaraan baik listrik maupun konvensional sebagai operasional dengan sistem sewa. Adapula program kepemilikan unit hingga angkutan.
Sesuai namanya yakni menyediakan pengemudi profesional dan tersertifikasi. Sehingga pengendaraannya terasa aman dan nyaman.
Tidak hanya menawarkan alat transportasi, PAR juga memberikan pelayanan perawatan dan purna jual pada konsumen setianya. Tiga produk mereka diharapkan bisa melengkapi dan melayani kebutuhan di wilayah tersebut.
“Pembuatan ekosistem transportasi cerdas saat ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Dibutuhkan sistem canggih yang terintegrasi dan dapat digunakan unit-unit kami,” kata Wahyu dalam siaran persnya (04/03).
Untuk mendukung hal tersebut, maka TKDN mengambil peran dalam memasukan sistem perangkat lunak pada kendaraan. Menggunakan basis IoT (Internet of Things), harapannya bisa selaras dengan kebutuhan PAR.
Sistem manajemen armada lengkap dan membantu perusahaan dalam efisiensi. Adanya penyusutan biaya operasional dan dapat terintegrasi dengan unit yang ada tentunya menguntungkan perusahaan.
Teknolgi dan ditawarkan mampu mengurangi fraud atau kecurangan. Sehingga para penggunanya bisa melakukan pemesanan dan pembayaran parkir lebih mudah melalui ponsel.
Tidak hanya dua teknologi seperti tersebut di atas, TKDN bakal hadirkan sistem transportasi pintar lainnya. Adalah sistem dan perangkat terhubung infrastruktur jalan meliputi :
Berikut adalah teknologi komunikasi untuk mengatur dan memantau perangkat IoT pada penerangan lampu jalan secara real time. Kemudian disambungkan atau terintegrasi pada platform dashboard.
Berbekal CCTV disertai kamera AI (Artificial Intelligence), mampu melakukan analisa dan mengukur jumlah pergerakan orang maupun kendaraan. Nantinya informasi akan diberikan secara real time sehingga bisa merespon lebih cekatan.
“Melalui teknologi yang terintegrasi di industri transportasi, PT TKDN selalu siap memberikan support dalam terwujudnya Smart City,” kata David dalam kesempatan sama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 November 2024, 14:00 WIB
04 November 2024, 13:00 WIB
03 Oktober 2024, 14:00 WIB
31 Mei 2024, 18:00 WIB
05 Maret 2024, 12:39 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik