Hyundai Ambisi Luncurkan 100 Mobil sampai 2030, Ada Santa Fe REEV
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
Membuat kendaraan lebih fungsional, Hyundai dan Samsung jalin kerja sama kembangkan IoT (Internet of Things)
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – IoT (Internet of Things) jadi satu hal yang banyak ditemukan pada mobil keluaran terbaru. Teknologi tersebut dapat memudahkan pemilik untuk mengakses beragam fitur kendaraan dari smartphone.
Belum lama ini Hyundai dan Samsung umumkan kolaborasi untuk mengembangkan platform SmartThings ke lini Hyundai termasuk Kia dan model mobil listriknya.
Kedua pihak menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) pada 3 Januari 2024, bertujuan mengintegrasikan fungsi smart home dan mobil yang terhubung.
Nantinya pemilik smart home terkoneksi Samsung SmartThings bisa dengan mudah mengakses informasi tempat tinggal serta kendaraan hanya lewat telepon genggam.
Secara singkat fungsi Home-to-Car dan Car-to-Home menghubungkan rumah dengan sistem infotainment mobil.
Jika biasanya IoT hanya menyediakan akses mobil dari smartphone, teknologi baru ini membuat pemilik juga bisa mengatur beragam fitur di rumah seperti menyalakan AC dan televisi.
Pemilik juga bisa mendapatkan informasi kendaraan listrik setiap pagi seperti kondisi baterai serta daya jelajah tersisa.
Saat kondisi mobil terhubung charging, pemilik bisa mengatur durasi pengisian daya optimal agar tidak merusak baterai.
Chanwoo Park, Executive Vice President Samsung Electronics mengatakan bahwa kolaborasi tersebut suguhkan komunikasi Home-to-Car dan manajemen rumah efisien energi yang cocok untuk gaya hidup di masa mendatang.
“Dengan menghubungkan platform SmartThings ke mobil kita bisa secara signifikan menambah pengalaman konsumen di rumah dan kendaraan,” ujar Chanwoo dalam siaran resmi Samsung Newsroom, dikutip Jumat (5/1).
Hyundai dan Kia juga akan memperbarui sistem infotainment sambil menyediakan fitur-fitur terbaru secara OTA (over-the-air) alias wireless delivery software update.
Pabrikan asal Korea Selatan ini punya Hyundai Bluelink pada Creta, Stargazer, new Palisade dan Ioniq 5. Lewat aplikasi pemilik bisa mengakses beragam informasi kendaraan sampai lokasi secara real-time.
Layanan tersebut diberikan tiga tahun pertama saat pemilik pertama kali membeli dan ada bayaran setelahnya. Setelah itu konsumen bisa lakukan perpanjangan.
Maka tombol Bluelink pada mobil-mobil tersebut akan non-aktif setelah masa berlaku habis. Namun pihak Hyundai masih enggan membeberkan biaya berlangganannya.
“Dari internal masih riset belum ada kisaran kira-kira akan berapa subscription fee selama satu tahun atau metodenya seperti apa, nanti akan kita informasikan,” ucap Ridwan Arifin, Aftersales Service Department PT HMID (Hyundai Motors Indonesia).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
01 Agustus 2026, 07:00 WIB
03 Juli 2026, 07:58 WIB
02 Juli 2026, 19:03 WIB
13 Juni 2026, 20:27 WIB
Terkini
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Mobil hybrid menjadi salah satu opsi transisi elektrifikasi yang menuai respons positif dari masyarakat
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
Setidaknya ada 100 model mobil baru dihadirkan Hyundai sampai 2030, termasuk kendaraan energi terbarukan
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Kepolisian terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir Agustus, layanan SIM keliling Jakarta kembali beroperasi di lima lokasi strategis hari ini
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurai kemacetan parah terutama di sejumlah jalan protokol, Ganjil Genap Jakarta masih andalan
30 Agustus 2026, 20:14 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai jawara di MotoGP Aragon 2026 dan menambah catatan apik di Motorland
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
BAIC T1 menawarkan rasa berkendara yang nyaman serta lincah ketik diajak untuk perjalanan ke luar kota
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
Marc Marquez kembali unjuk performa di Sprint Race MotoGP Aragon 2026, naik podium bersama Alex Marquez