Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Marc Marquez baru saja menjalani salah satu musim terbaik di MotoGP. Ia sukses menjadi juara dunia MotoGP 2025.
Prestasi tersebut terasa sangat manis bagi The Baby Alien. Mengingat beberapa tahun belakangan ia bergelut dengan badai cedera.
Membuat kariernya di MotoGP sempat redup. Ia gagal untuk bersaing di balapan kelas premier.
Setelah kisah comeback Marc Marquez kemarin, banyak pihak yang mempertanyakan masa depannya di MotoGP.
Apalagi kontrak rider 32 tahun ini bersama skuad pabrikan Ducati, akan berakhir pada penghujung MotoGP 2027.
Kakak Alex Marquez tersebut buka suara, mengenai ke mana dia bakal berlabuh setelah musim depan.
“Hal tersulit bagi seorang atlet adalah mengetahui kapan dan bagaimana cara pensiun. Kemudian berapa lama harus terus berkarier,” ujar Marc Marquez di Crash, Kamis (08/01).
Rider Ducati tersebut memang tidak menampik, bila rentetan cedera yang dialami memengaruhi kondisi fisiknya.
Meski secara mental ia merasa dalam tren positif, namun secara fisik ia sudah tidak seprima seperti dahulu kala.
“Saya sudah tahu bahwa akan pensiun lebih cepat, karena tubuh saya akan mendorong saya lebih keras daripada pikiran saya,” lanjut Marc Marquez.
Ia pun mengaku tidak mau egois memaksakan keadaan. Joki berpaspor Spanyol ini mencoba memahami apa yang bakal dihadapi.
Apalagi MotoGP merupakan salah satu olahraga yang mengandung risiko tinggi. Bukan tidak mungkin ia kembali mengalami cedera kembali.
“Saya harus memahami bagaimana kondisi tubuh saya setiap tahun,” pungkas Marc Marquez.
Di sisi lain, Marc Marquez sempat mengutarakan keinginan untuk memiliki seorang anak dari pasangannya.
Akan tetapi The Baby Alien secara terang-terangan mengatakan. kalau ia tidak ingin sang buah hati menjadi pembalap.
“Aku tidak akan menyukainya, kasihan anak laki-laki atau perempuan itu. Warisan saya akan menjadi beban berat,” tegas Marc Marquez.
Memang tidak bisa dipungkiri kalau nama besar Marc Marquez berpotensi menjadi beban besar. Sebab banyak orang bakal memberikan ekspektasi tinggi.
Orang-orang ingin melihat anak dari Marc Marquez, menorehkan prestasi sehebat sang ayah di masa depan.
“Memakai nama belakang saya sama sekali tidak akan membantu mereka. Jelas mereka akan memiliki beberapa keuntungan, misalnya secara finansial,” Marquez menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
12 Oktober 2026, 09:00 WIB
11 Oktober 2026, 19:19 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan