Marquez Sebut MotoGP 2027 Bakal Lebih Kompetitif Seperti Moto3
24 Juli 2026, 07:00 WIB
Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Marc Marquez baru saja menjalani salah satu musim terbaik di MotoGP. Ia sukses menjadi juara dunia MotoGP 2025.
Prestasi tersebut terasa sangat manis bagi The Baby Alien. Mengingat beberapa tahun belakangan ia bergelut dengan badai cedera.
Membuat kariernya di MotoGP sempat redup. Ia gagal untuk bersaing di balapan kelas premier.
Setelah kisah comeback Marc Marquez kemarin, banyak pihak yang mempertanyakan masa depannya di MotoGP.
Apalagi kontrak rider 32 tahun ini bersama skuad pabrikan Ducati, akan berakhir pada penghujung MotoGP 2027.
Kakak Alex Marquez tersebut buka suara, mengenai ke mana dia bakal berlabuh setelah musim depan.
“Hal tersulit bagi seorang atlet adalah mengetahui kapan dan bagaimana cara pensiun. Kemudian berapa lama harus terus berkarier,” ujar Marc Marquez di Crash, Kamis (08/01).
Rider Ducati tersebut memang tidak menampik, bila rentetan cedera yang dialami memengaruhi kondisi fisiknya.
Meski secara mental ia merasa dalam tren positif, namun secara fisik ia sudah tidak seprima seperti dahulu kala.
“Saya sudah tahu bahwa akan pensiun lebih cepat, karena tubuh saya akan mendorong saya lebih keras daripada pikiran saya,” lanjut Marc Marquez.
Ia pun mengaku tidak mau egois memaksakan keadaan. Joki berpaspor Spanyol ini mencoba memahami apa yang bakal dihadapi.
Apalagi MotoGP merupakan salah satu olahraga yang mengandung risiko tinggi. Bukan tidak mungkin ia kembali mengalami cedera kembali.
“Saya harus memahami bagaimana kondisi tubuh saya setiap tahun,” pungkas Marc Marquez.
Di sisi lain, Marc Marquez sempat mengutarakan keinginan untuk memiliki seorang anak dari pasangannya.
Akan tetapi The Baby Alien secara terang-terangan mengatakan. kalau ia tidak ingin sang buah hati menjadi pembalap.
“Aku tidak akan menyukainya, kasihan anak laki-laki atau perempuan itu. Warisan saya akan menjadi beban berat,” tegas Marc Marquez.
Memang tidak bisa dipungkiri kalau nama besar Marc Marquez berpotensi menjadi beban besar. Sebab banyak orang bakal memberikan ekspektasi tinggi.
Orang-orang ingin melihat anak dari Marc Marquez, menorehkan prestasi sehebat sang ayah di masa depan.
“Memakai nama belakang saya sama sekali tidak akan membantu mereka. Jelas mereka akan memiliki beberapa keuntungan, misalnya secara finansial,” Marquez menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juli 2026, 07:00 WIB
13 Juli 2026, 20:41 WIB
12 Juli 2026, 20:01 WIB
11 Juli 2026, 20:48 WIB
10 Juli 2026, 09:23 WIB
Terkini
26 Juli 2026, 16:28 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia
24 Juli 2026, 23:00 WIB
SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda
24 Juli 2026, 21:00 WIB
Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran