Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini
15 Januari 2026, 19:00 WIB
Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Marc Marquez baru saja menjalani salah satu musim terbaik di MotoGP. Ia sukses menjadi juara dunia MotoGP 2025.
Prestasi tersebut terasa sangat manis bagi The Baby Alien. Mengingat beberapa tahun belakangan ia bergelut dengan badai cedera.
Membuat kariernya di MotoGP sempat redup. Ia gagal untuk bersaing di balapan kelas premier.
Setelah kisah comeback Marc Marquez kemarin, banyak pihak yang mempertanyakan masa depannya di MotoGP.
Apalagi kontrak rider 32 tahun ini bersama skuad pabrikan Ducati, akan berakhir pada penghujung MotoGP 2027.
Kakak Alex Marquez tersebut buka suara, mengenai ke mana dia bakal berlabuh setelah musim depan.
“Hal tersulit bagi seorang atlet adalah mengetahui kapan dan bagaimana cara pensiun. Kemudian berapa lama harus terus berkarier,” ujar Marc Marquez di Crash, Kamis (08/01).
Rider Ducati tersebut memang tidak menampik, bila rentetan cedera yang dialami memengaruhi kondisi fisiknya.
Meski secara mental ia merasa dalam tren positif, namun secara fisik ia sudah tidak seprima seperti dahulu kala.
“Saya sudah tahu bahwa akan pensiun lebih cepat, karena tubuh saya akan mendorong saya lebih keras daripada pikiran saya,” lanjut Marc Marquez.
Ia pun mengaku tidak mau egois memaksakan keadaan. Joki berpaspor Spanyol ini mencoba memahami apa yang bakal dihadapi.
Apalagi MotoGP merupakan salah satu olahraga yang mengandung risiko tinggi. Bukan tidak mungkin ia kembali mengalami cedera kembali.
“Saya harus memahami bagaimana kondisi tubuh saya setiap tahun,” pungkas Marc Marquez.
Di sisi lain, Marc Marquez sempat mengutarakan keinginan untuk memiliki seorang anak dari pasangannya.
Akan tetapi The Baby Alien secara terang-terangan mengatakan. kalau ia tidak ingin sang buah hati menjadi pembalap.
“Aku tidak akan menyukainya, kasihan anak laki-laki atau perempuan itu. Warisan saya akan menjadi beban berat,” tegas Marc Marquez.
Memang tidak bisa dipungkiri kalau nama besar Marc Marquez berpotensi menjadi beban besar. Sebab banyak orang bakal memberikan ekspektasi tinggi.
Orang-orang ingin melihat anak dari Marc Marquez, menorehkan prestasi sehebat sang ayah di masa depan.
“Memakai nama belakang saya sama sekali tidak akan membantu mereka. Jelas mereka akan memiliki beberapa keuntungan, misalnya secara finansial,” Marquez menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 19:00 WIB
15 Januari 2026, 17:00 WIB
15 Januari 2026, 07:00 WIB
13 Januari 2026, 15:37 WIB
12 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
17 Januari 2026, 17:00 WIB
Harga Chery J6T resmi naik di awal tahun meski peluncuran kendaraan baru dilakukan pada November 2025
17 Januari 2026, 15:00 WIB
Seorang wiraniaga menawarkan diskon Suzuki XL7 Hybrid untuk semua metode pembelian, baik tunai atau kredit
17 Januari 2026, 13:00 WIB
Ada tiga model baru motor listrik VinFast yang meluncur di Vietnam, salah satunya tampil mirip Honda Vario
17 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova bekas masih menjadi pilihan menarik untuk pelanggan yang membutuhkan MPV tangguh
17 Januari 2026, 09:00 WIB
Desain utuh Starlight 560 alias Wuling Almaz Darion telah terdaftar di DJKI, peluncurannya semakin dekat
17 Januari 2026, 08:00 WIB
BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model
17 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang ada guna meningkatkan layanan
16 Januari 2026, 21:00 WIB
Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada