Hasil MotoGP Amerika 2026: Dominasi Marco Bezzecchi Berlanjut
30 Maret 2026, 03:55 WIB
Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Marc Marquez baru saja menjalani salah satu musim terbaik di MotoGP. Ia sukses menjadi juara dunia MotoGP 2025.
Prestasi tersebut terasa sangat manis bagi The Baby Alien. Mengingat beberapa tahun belakangan ia bergelut dengan badai cedera.
Membuat kariernya di MotoGP sempat redup. Ia gagal untuk bersaing di balapan kelas premier.
Setelah kisah comeback Marc Marquez kemarin, banyak pihak yang mempertanyakan masa depannya di MotoGP.
Apalagi kontrak rider 32 tahun ini bersama skuad pabrikan Ducati, akan berakhir pada penghujung MotoGP 2027.
Kakak Alex Marquez tersebut buka suara, mengenai ke mana dia bakal berlabuh setelah musim depan.
“Hal tersulit bagi seorang atlet adalah mengetahui kapan dan bagaimana cara pensiun. Kemudian berapa lama harus terus berkarier,” ujar Marc Marquez di Crash, Kamis (08/01).
Rider Ducati tersebut memang tidak menampik, bila rentetan cedera yang dialami memengaruhi kondisi fisiknya.
Meski secara mental ia merasa dalam tren positif, namun secara fisik ia sudah tidak seprima seperti dahulu kala.
“Saya sudah tahu bahwa akan pensiun lebih cepat, karena tubuh saya akan mendorong saya lebih keras daripada pikiran saya,” lanjut Marc Marquez.
Ia pun mengaku tidak mau egois memaksakan keadaan. Joki berpaspor Spanyol ini mencoba memahami apa yang bakal dihadapi.
Apalagi MotoGP merupakan salah satu olahraga yang mengandung risiko tinggi. Bukan tidak mungkin ia kembali mengalami cedera kembali.
“Saya harus memahami bagaimana kondisi tubuh saya setiap tahun,” pungkas Marc Marquez.
Di sisi lain, Marc Marquez sempat mengutarakan keinginan untuk memiliki seorang anak dari pasangannya.
Akan tetapi The Baby Alien secara terang-terangan mengatakan. kalau ia tidak ingin sang buah hati menjadi pembalap.
“Aku tidak akan menyukainya, kasihan anak laki-laki atau perempuan itu. Warisan saya akan menjadi beban berat,” tegas Marc Marquez.
Memang tidak bisa dipungkiri kalau nama besar Marc Marquez berpotensi menjadi beban besar. Sebab banyak orang bakal memberikan ekspektasi tinggi.
Orang-orang ingin melihat anak dari Marc Marquez, menorehkan prestasi sehebat sang ayah di masa depan.
“Memakai nama belakang saya sama sekali tidak akan membantu mereka. Jelas mereka akan memiliki beberapa keuntungan, misalnya secara finansial,” Marquez menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Maret 2026, 03:55 WIB
29 Maret 2026, 04:07 WIB
27 Maret 2026, 17:53 WIB
24 Maret 2026, 17:00 WIB
23 Maret 2026, 02:03 WIB
Terkini
21 April 2026, 21:00 WIB
Menurut Airlangga, Pindad akan meningkatkan kapasitas pabrik untuk mulai memproduksi sedan listrik pada 2028
21 April 2026, 20:00 WIB
Lepas sejalan dengan misi Chery Group dalam langkah mengadopsi sistem robotika AiMOGA dalam bisnis mereka
21 April 2026, 18:45 WIB
Aramco, perusahaan minyak asal Arab kembangkan Dedicated Hybrid Engine (DHE) alias mesin khusus mobil hybrid
21 April 2026, 11:37 WIB
Changan bakal menjadi manufaktur Tiongkok pertama yang memasarkan kendaraan REEV di pasar otomotif Indonesia
21 April 2026, 09:00 WIB
Ford baru saja mendirikan diler di Sunter untuk mengakomodir kebutuhan para konsumen di kawasan Jakarta Utara
21 April 2026, 07:00 WIB
Truk hidrogen Isuzu dan Toyota bakal mulai produksi tahun depan, memanfaatkan Isuzu Elf EV sebagai basis
21 April 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta yang telah diterapkan sejak 2016 terus bergulir hingga hari ini karena cukup efektif
21 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan seperti biasanya hari ini, simak daftar lokasinya