Pembalap Perempuan Butuh Kelas Khusus untuk Regenerasi

Ketua Komisi Women In Motorsport IMI beberkan alasan sulitnya regenerasi pembalap perempuan di Indonesia

Pembalap Perempuan Butuh Kelas Khusus untuk Regenerasi
Adi Hidayat

TRENOTO – Alexandra Asmasoebrata, Ketua Komisi Women In Motorsport Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengakui bahwa regenerasi pembalap perempuan di Tanah Air cukup sulit. Hal ini ia sampaikan saat talkshow bertajuk #HerAutoStory Woman Role in Automotive Landscape yang diselenggarakan Auto2000.

Menurutnya ada beberapa alasan penyebab sulitnya regenerasi pembalap perempuan. Salah satunya adalah sifatnya cenderung lebih halus ketimbang laki-laki.

“Sebenarnya ada tapi kadang bila sudah kalah atau tabrakan, mereka langsung berhenti, jarang ada yang bertahan. Ini karena wanita sifatnya memang lebih halus, bahkan suka dengan mobil pun sedikit,” ungkapnya siang hari tadi (27/07).

Sulitnya regenerasi pembalap perempuan
Photo : @alexandra.asma

Selain itu, minimnya kejuaraan membuka kelas khusus pun menjadi faktor berikutnya. Akibatnya timbul keengganan untuk berkompetisi karena dinilai lebih sulit persaingannya.

“Saat ini masih jarang ada kejuaraan membuka kelas untuk perempuan. Karena balapan itu sulit dan bila ikut lawannya laki-laki sehingga mereka harus lebih bekerja keras untuk bisa menang,” ungkapnya.

Untungnya belakangan ini sudah ada beberapa cabang yang membuka kelas khusus. Dengan demikian diharapkan regenari pembalap perempuan bisa lebih baik ketimbang sebelumnya.

Baca Juga : Laris Manis, Tiket MotoGP Mandalika 2023 Diborong Pembalap

“Belakangan ini ada kelas khusus di beberapa cabang seperti slalom, drifting dan drag race. Jumlah pesertanya cukup besar karena bisa mencapai 15 orang sementara dulu di era saya paling banyak hanya tiga orang,” ungkapnya.

Oleh karena itu ia pun melihat bila semakin banyak ada kelas khusus maka rasa enggan berkurang. Dengan demikian bukan tidak mungkin ke depannya regenerasi pembalap bisa lebih cepat dibanding sebelumnya.

“Jadi saya rasa yang harus dilakukan adalah penyelenggara harus membuat kelas tersendiri terlebih dahulu. Dengan dibukanya kategori perempuan maka jumlah pembalapnya juga akan bertambah,” tegasnya kemudian.

Auto2000 ajak komunitas
Photo : Auto2000

Sebelumnya diberitakan bahwa Auto2000 menggelar talkshow bertajuk #HerAutoStory Woman Role in Automotive Landscape. Dalam kesempatan itu mereka mengundang perempuan yang berhasil meraih posisi penting di dunia otomotif.

Diharapkan talkshow tersebut bisa menginspirasi wanita Indonesia untuk mengejar karier khususnya di dunia otomotif.


Terkini

mobil
Honda Auto Technology

Honda Auto Technology Workshop, Menjaga DNA Joy of Driving di Era EV

Honda Auto Technology merupakan ajang untuk memperkenalkan teknologi yang dikembangkan bagi konsumen

news
MAB

Kendaraan Niaga Listrik MAB Goda Pengunjung di PEVS 2026

MAB coba menghadirkan solusi bagi para pengusaha yang sedang menjadi kendaraan niaga listrik untuk berbisnis

news
DFSK

DFSK Pamerkan Emblem Baru Untuk Van Listrik di PEVS 2026

Berbeda pada mobil listrik penumpang, DFSK memberikan logo baru berbentuk huruf S untuk kendaraan niaga mereka

mobil
Suzuki

Suzuki Dukung Perkembangan Elektrifikasi di Indonesia Timur

Suzuki ikut gencarkan adopsi lini elektrifikasi, bawa lini mobil hybrid di pameran GIIAS Makassar 2026

news
Asuransi Astra

70 Tahun Asuransi Astra: GASPOL Apresiasi Pelanggan

Asuransi Astra berikan manfaat lebih bagi para pelanggan setia untuk memperkuat hubungan dengan perusahaan

news
Aimoga

Chery Sodorkan Kota Masa Depan Inovatif Lewat AiMOGA

AiMOGA RObotics terus kembangkan teknologi AI untuk bisa memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat

mobil
Mazda Hadir Perdana di GIIAS Makassar 2026

Mazda Hadir Perdana di GIIAS Makassar 2026

Mazda untuk pertama kalinya hadir meramaikan GIIAS Makassar 2026, bawa produk andalannya yakni SUV CX-5

news
PEVS 2026

PEVS 2026 Resmi Digelar di JIExpo, Wadah Akselerasi Elektrifikasi

PEVS 2026 menawarkan banyak berbagai program menarik untuk menstimulus masyarakat beralih ke mobil listrik