Geely EX2 Varian Termahal Lebih Laris 70 Persen di Indonesia
04 Februari 2026, 16:00 WIB
Dari data yang dihimpun, Auto2000 mencatatkan penjualan mobil baru sampai 106 ribuan unit selama 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar mobil baru mengalami kelesuan pada 2025. Namun Auto2000 mampu memetik hasil manis di tahun lalu.
Permintaan kendaraan roda empat anyar di seluruh diler Auto2000, diklaim cukup tinggi sepanjang 2025.
“Market memang mengalami koreksi, tetapi kami masih bisa bersyukur dengan kondisi yang tidak mudah, kita bisa melakukan penjualan yang cukup baik,” ungkap Anton Jimmy Suwandi, CEO Auto2000 di Jakarta Barat pada Rabu (04/02).
Kemudian Anton menuturkan, Auto2000 membukukan penjualan lebih dari 106 ribu unit pada tahun lalu.
Dari angka tersebut, permintaan mobil Toyota di seluruh diler mereka bertumbuh 41 persen dari pencapaian di tahun sebelumnya.
Sebuah hasil yang cukup positif bagi Auto2000, mengingat kondisi pasar mobil baru sangat menantang.
“Servis mobil di kami cukup luar biasa. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, kami bisa meningkatkan,” Anton menuturkan.
Menurut data dihimpun, ada 2,1 juta kendaraan roda empat melakukan perawatan berkala di bengkel resmi Auto2000.
Ia pun mengaku sangat bahagia atas apa yang sudah mereka capai. Sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi Toyota.
Selain itu menunjukkan tingginya kepercayaan konsumen di Tanah Air, terhadap pelayanan diberikan oleh Auto2000.
Mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemilik mobil Toyota, sehingga mereka mau melakukan perawatan rutin.
Sebagai informasi, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan capaian penjualan mobil baru di 2025 yang melampaui target 780 ribu unit.
Gaikindo menyebut, penjualan mobil baru dari diler ke konsumen (retail sales) berada di angka 833.702 unit pada tahun lalu.
Jumlah di atas terkoreksi 6,3 persen bila dibandingkan dengan perolehan di 2024. Sebab pada tahun tersebut menorehkan 889.680 unit.
Sementara distribusi dari pabrik ke diler (wholesales), hanya berkisar 803.687 unit sepanjang Januari sampai Desember tahun lalu.
Angka tersebut juga turun sekitar 7,2 persen dibandingkan 2024 yang mencatatkan 889.680 unit.
Sebagai informasi, Toyota menyumbangkan 258.268 kendaraan roda empat pada tahun lalu. Kemudian berkontribusi hingga 31,1 persen pangsa pasar mobil baru.
Jenama asal Jepang ini juga mempertahankan posisi sebagai merek paling laris di 2025. Mengungguli Daihatsu, Honda sampai pabrikan lain.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Februari 2026, 16:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
04 Februari 2026, 11:00 WIB
03 Februari 2026, 09:00 WIB
02 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
04 Februari 2026, 20:37 WIB
Geely akan memperkenalkan kembali brand Zeekr yang menawarkan kemewahan kelas atas namun lebih terjangkau
04 Februari 2026, 16:00 WIB
Varian termahal dari Geely EX2 berhasil mendapat respon paling positif dari para pelanggan di Indonesia
04 Februari 2026, 15:00 WIB
BYD mengumumkan kehadiran Denza B5, baru sebatas perkenalan saja dan bukan di pameran otomotif IIMS 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Toyota, Daihatsu maupun Honda dapat menempuh beragam siasat demi menggairahkan pasar mobil LCGC di 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Menurut Yamaha pemerintah harus memperhatikan kebutuhan maupun spesifikasi dari permintaan chip semikonduktor
04 Februari 2026, 13:00 WIB
Harga Chery C5 CSH ada di kisaran Rp 400 jutaan, jadi opsi menarik dari rival terdekatnya Honda HR-V Hybrid
04 Februari 2026, 13:00 WIB
MG berharap produk anyar mereka S5 EV bisa mendapatkan keringanan dan dijual dengan harga kompetitif
04 Februari 2026, 12:00 WIB
148 unit Suzuki Grand Vitara terkena recall akibat adanya potensi kerusakan pada Speedometer Assy Comb