Jaecoo Siapkan Beberapa Strategi Tuk Menghadapi Aturan Pemerintah
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Auto2000 siap menjalani persaingan penjualan mobil baru tahun depan dengan bermodalkan strategi kuat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Auto2000, diler resmi Toyota di Indonesia berharap pemerintah tetap memberikan stimulus untuk menggairahkan daya beli konsumen.
Meskipun penjualan mobil berangsur membaik secara perlahan, bantuan dari pemerintah seperti insentif otomotif bisa berdampak signifikan terhadap berbagai faktor.
Misalnya harga mobil semakin kompetitif dan pajak lebih rendah. Sehingga masyarakat tidak terbebani dalam membeli kendaraan baru.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Auto2000 menegaskan akan mendukung langkah yang diambil pemerintah di masa mendatang.
“Kita berharap pemerintah mengerti, memberikan arahan dan strategi yang cukup kuat,” kata Yagimin, Chief Marketing Officer Auto2000 saat ditemui di Tangerang belum lama ini.
Perlu diketahui belum lama ini Menteri Perkonomian mengatakan bahwa insentif otomotif ditiadakan tahun depan.
Alasannya, industri otomotif dinilai sudah cukup kuat. Ditambah kehadiran banyak merek baru dan investasi perakitan lokal sejumlah merek kendaraan roda empat.
Di sisi lain, Menteri Perindustrian justru masih mengharapkan adanya insentif otomotif untuk mendorong kinerja pasar otomotif di 2026.
“Saya belum bisa menjawab (harapan soal insentif), mungkin yang lebih memahami secara detail itu pihak Toyota Astra Motor. Kami sebagai diler hanya menjalankan apa yang menjadi arahan dari distributor,” tegas Yagimin.
Menjelang akhir tahun, Auto2000 sebagai bagian dari Astra Group menggelar pameran bertempat di Astra Biz Center, BSD City, Tangerang.
Ini menjadi salah satu upaya untuk mempertahankan penjualan di penghujung 2025. Mengingat sepanjang Desember 2025 angka penjualan diprediksi kembali landai imbas libur natal dan tahun baru.
Selama masa pameran, pengunjung disuguhkan berbagai model kendaraan termasuk lini produk anyar Toyota, seperti mobil listrik Urban Cruiser.
Yagimin menegaskan tidak akan menggunakan strategi diskon berlebih untuk mendorong angka penjualan mereka.
“Rasanya diskon kami masih dalam kategori normal. Tentunya kami memikirkan bagaimana kita bisa menjual produk yang secara harga tetap terjaga di pasaran,” kata Yagimin.
Dia menegaskan resale value masih jadi satu keunggulan mau ditawarkan kepada para pelanggan.
Konsumen tidak perlu takut menjual kembali kendaraan mereka karena harga jualnya bertahan di pasaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Januari 2026, 13:00 WIB
20 Januari 2026, 12:00 WIB
15 Januari 2026, 12:00 WIB
14 Januari 2026, 13:00 WIB
13 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Pemesanan Honda Prelude sudah mulai dibuka pada 23 Januari, namun hanya tersedia di diler-diler tertentu
23 Januari 2026, 21:06 WIB
Demi memberikan wadah kepada para pencinta modifikasi di Indonesia, kick off IMX 2026 baru saja dimulai
23 Januari 2026, 19:00 WIB
Material bangunan BMW mengedepankan keberlanjutan, masih tetap dibalut konsep global yaitu Retail.Next
23 Januari 2026, 18:00 WIB
Pabrikan kendaraan asal Cina kini semakin beragam setelah Arista Group resmi membawa Farizon ke Tanah Air
23 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada empat pilihan kelir skutik Yamaha Grand Filano Hybrid untuk konsumen, harga mulai Rp 28,7 jutaan