Mendagri Instruksikan Insentif EV Dilanjut di Semua Provinsi
24 April 2026, 15:00 WIB
Auto2000 siap menjalani persaingan penjualan mobil baru tahun depan dengan bermodalkan strategi kuat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Auto2000, diler resmi Toyota di Indonesia berharap pemerintah tetap memberikan stimulus untuk menggairahkan daya beli konsumen.
Meskipun penjualan mobil berangsur membaik secara perlahan, bantuan dari pemerintah seperti insentif otomotif bisa berdampak signifikan terhadap berbagai faktor.
Misalnya harga mobil semakin kompetitif dan pajak lebih rendah. Sehingga masyarakat tidak terbebani dalam membeli kendaraan baru.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Auto2000 menegaskan akan mendukung langkah yang diambil pemerintah di masa mendatang.
“Kita berharap pemerintah mengerti, memberikan arahan dan strategi yang cukup kuat,” kata Yagimin, Chief Marketing Officer Auto2000 saat ditemui di Tangerang belum lama ini.
Perlu diketahui belum lama ini Menteri Perkonomian mengatakan bahwa insentif otomotif ditiadakan tahun depan.
Alasannya, industri otomotif dinilai sudah cukup kuat. Ditambah kehadiran banyak merek baru dan investasi perakitan lokal sejumlah merek kendaraan roda empat.
Di sisi lain, Menteri Perindustrian justru masih mengharapkan adanya insentif otomotif untuk mendorong kinerja pasar otomotif di 2026.
“Saya belum bisa menjawab (harapan soal insentif), mungkin yang lebih memahami secara detail itu pihak Toyota Astra Motor. Kami sebagai diler hanya menjalankan apa yang menjadi arahan dari distributor,” tegas Yagimin.
Menjelang akhir tahun, Auto2000 sebagai bagian dari Astra Group menggelar pameran bertempat di Astra Biz Center, BSD City, Tangerang.
Ini menjadi salah satu upaya untuk mempertahankan penjualan di penghujung 2025. Mengingat sepanjang Desember 2025 angka penjualan diprediksi kembali landai imbas libur natal dan tahun baru.
Selama masa pameran, pengunjung disuguhkan berbagai model kendaraan termasuk lini produk anyar Toyota, seperti mobil listrik Urban Cruiser.
Yagimin menegaskan tidak akan menggunakan strategi diskon berlebih untuk mendorong angka penjualan mereka.
“Rasanya diskon kami masih dalam kategori normal. Tentunya kami memikirkan bagaimana kita bisa menjual produk yang secara harga tetap terjaga di pasaran,” kata Yagimin.
Dia menegaskan resale value masih jadi satu keunggulan mau ditawarkan kepada para pelanggan.
Konsumen tidak perlu takut menjual kembali kendaraan mereka karena harga jualnya bertahan di pasaran.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 April 2026, 15:00 WIB
13 April 2026, 09:00 WIB
08 April 2026, 07:00 WIB
06 April 2026, 08:37 WIB
04 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
24 April 2026, 15:00 WIB
Peraturan baru mengenai insentif EV tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 900.1.13.1/3764/SJ
24 April 2026, 13:00 WIB
Changan Group baru saja mengumumkan strategi besarnya untuk pasar global untuk meningkatkan penjualan
24 April 2026, 11:00 WIB
Fokus menjual SUV bergaya boxy, Jetour buka suara soal kelanjutan penjualan dua model perdana mereka di RI
24 April 2026, 09:00 WIB
Tahun ini Ducati merayakan satu abad eksistensinya di dunia otomotif, gelar kegiatan yang melibatkan pengguna
24 April 2026, 07:00 WIB
Penjualan Daihatsu Gran Max tembus 5.000 unit di periode Maret 2026, kendaraan komersial terlaris di RI
24 April 2026, 06:14 WIB
Kepolisian tidak mengendurkan layanan SIM keliling Bandung agar para pengendara motor dan mobil bisa terbantu
24 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali berlaku pada pagi hari mulai pukul 06.00 WIB dengan 62 titik lokasi termasuk tol
24 April 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih melayani prosedur perpanjangan di lima lokasi berbeda