10 Merek Mobil Terlaris September 2026: BYD Berjaya
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
Banyak hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan berkendara ke lokasi baru karena GPS saja tidak cukup
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Meski menyenangkan tetapi berkendara ke lokasi baru tidak bisa disamakan dengan mengemudi di lokasi yang biasa dilalui. Oleh karena itu pengemudi harus meningkatkan kewaspadaannya agar terhindar dari hal-hal tak diinginkan.
Oleh karena itu Sony Susmana, Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia menyarankan agar pengemudi tidak terpaku pada GPS semata. Diperlukan pengetahuan serta kemampuan menilai kondisi sekitar agar perjalanan bisa lebih aman.
“Sebuah lingkungan baru itu harus dipahami dan kuasai bahaya-bahayanya seperti karakter pengguna, rambu-rambu, jenis kendaraan hingga kondisi jalan disana,” ungkap Sony pada TrenOto (29/09).
Menurutnya karakter pengendara di setiap daerah berbeda-beda sehingga pengemudi harus mempelajari terlebih dulu. Caranya adalah dengan menjaga kecepatan dan jarak agar terhindar dari beberapa situasi berbahaya seperti orang menyebrang.
“Perhatikan juga rambu dan marka di lokasi. Ini karena semakin banyak yang terpasang maka daerah tersebut terbilang rawan serta berbahaya sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan,” ungkapnya kemudian.
Jenis kendaraan yang mendominasi jalan juga akan menentukan cara seseorang berkendara. Oleh karena itu kewaspadaan memiliki peran sangat penting.
“Pastikan untuk selalu berkendara defensive mulai dari maka tetap fokus, jaga jarak, atur kecepatan, bersiap melakukan pengereman dan antisipasi semua risiko,” tegasnya kemudian.
Tidak hanya pengemudi, perlengkapan darurat di dalam mobil juga harus disiapkan. Terlebih bila jalur yang diambil cukup ekstrem.
“Bila perjalanannya di perkotaan maka perlengkapan standar masih oke. Tetapi bila hendak ke pelosok khususnya medan ekstrem maka sebaiknya membawa alat lebih seperti winch hingga beberapa tools tambahan,” tambah Sony.
Kemudian dirinya juga menyarankan bila berpergian ke tempat asing dengan rute ekstrem maka perjalanan lebih baik dilakukan secara berkelompok. Tujuannya adalah agar bila terjadi sebuah situasi darurat maka bantuan bisa segera dilakukan.
Agar mengurangi risiko, pengemudi disarankan untuk mencari tahu kondisi di internet sebelum memutuskan untuk berangkat. Mulai dari menyiapkan rute, bahan bakar hingga jalur alternatif bila ternyata terjadi hambatan di tengah perjalanan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
12 Oktober 2026, 21:50 WIB
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
27 September 2026, 09:55 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Terkini
26 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo berharap pemerintah turut memberikan perhatian untuk kendaraan niaga listrik agar semakin diminati
26 Oktober 2026, 09:00 WIB
BMW dan Mercedes-Benz jadi merek mobil mewah yang mencatatkan kenaikan penjualan pada periode September 2026
26 Oktober 2026, 07:00 WIB
Mulai masuk pasar premium, pengamat otomotif menilai mobil Cina akan menghadapi persaingan sengit di RI
25 Oktober 2026, 13:18 WIB
Honda Bikers Day 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah
24 Oktober 2026, 16:12 WIB
Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin
24 Oktober 2026, 13:00 WIB
Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah
24 Oktober 2026, 10:15 WIB
Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan