Adira Expo Kembali Digelar di Jakarta, Tebar Banyak Promo
18 Mei 2026, 19:17 WIB
Gaikindo mengklaim jumlah mobil yang terjual selama GIIAS 2025 kemarin mencapai lebih dari 38 ribu unit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gelaran GIIAS 2025 memang sudah berakhir sejak beberapa pekan lalu. Namun pameran otomotif tersebut masih menyisakan sejumlah pembahasan.
Termasuk mengenai jumlah transaksi atau penjualan mobil baru selema 11 hari pameran berlangsung.
Dalam kesempatan terbaru, Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) mengklaim transaksi selama di GIIAS 2025 mengalami pertumbuhan.
"Sungguh luar biasa bahwa di tengah tantangan tahun ini GIIAS berhasil catatkan transaksi total lebih dari 38 ribu unit kendaraan," buka Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo melalui laporan resmi, Selasa (19/08).
Nangoi menjelaskan kalau jumlah di atas mengalami peningkatan 12 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu.
Sekadar mengingatkan volume kendaraan roda empat yang terpesan selama GIIAS 2024 berada di angka 34,887 unit.
"Meski demikian tercatat nilai keseluruhan penjualan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu," lanjut Nangoi.
Sayang Gaikindo masih enggan menyebutkan secara rinci berapa jumlah nilai keseluruhan penjualaan di GIIAS 2025.
Namun ia mengungkapkan bahwa situasi tersebut terjadi karena dipengaruhi oleh semakin kompetitifnya harga model kendaraan dipasarkan.
Perlu diketahui, nilai transaksi di GIIAS tahun lalu atau 2024 di ICE BSD, Tangerang mencapai Rp 18,7 triliunan.
"Menurut kami (fenomena di atas) memiliki hal positif bagi masyarakat," Nangoi menegaskan.
Di sisi lain Nangoi menerangkan bahwa selama GIIAS 2025 terdapat 485.569 orang yang datang langsung ke sana.
"Membuktikan semangat industri otomotif Indonesia untuk terus bangkit. Kembali kami tekankan transaksi bukan tujuan utama GIIAS," tegas Nangoi.
Ketua Umum Gaikindo itu menilai hasil yang dicatatkan pada tahu ini akan dijadikan dorongan kuat untuk para pelaku industri otomotif.
Selain itu Gaikindo melihat GIIAS 2025 sebagai penanda penting bahwa industri otomotif di Tanah Air masih terus bertumbuh secara positif.
Terlebih kehadiran berbagai pihak seperti pemerintah, pelaku industri, akademisi hingga masyarakat umum dalam pameran ini memperlihatkan ekosistem yang semakin kuat.
Kemudian siap untuk menghadapi perubahan global yang terus terjadi, termasuk di masa akan datang.
Perlu diingat sebelumnya Nangoi menuturkan bahwa nilai transaksi di GIIAS 2025 sedikit terkoreksi dibandingkan dengan tahun lalu.
Hal tersebut dikarena situasi ekonomi di dalam negeri yang sedang lesu. Sehingga daya beli masyarakat ikut tak bergairah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Mei 2026, 19:17 WIB
17 Mei 2026, 21:00 WIB
17 Mei 2026, 17:00 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Terkini
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta jadi alternatif untuk masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta mulai diterapkan sejak pukul 06.00 WIB dan hari ini waktunya mobil berpelat genap
25 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik baru Wuling terpantau ada dalam daftar Pangkalan Data Kekayaan Intelektual dengan nama Aira ev
25 Mei 2026, 19:00 WIB
New Toyota GR Yaris diberikan berbagai pembaruan, lalu mobil tersebut diniagakan di angka Rp 1,1 miliaran
25 Mei 2026, 18:54 WIB
Honda telah memastikan tidak akan merilis Honda Prelude varian Type R karena memiliki target konsumen yang berbeda dari Civic.
25 Mei 2026, 11:00 WIB
Berkaca dari data pembeli Prelude, loyalis Honda disebut memiliki peran penting dalam mendongkrak penjualan
25 Mei 2026, 09:00 WIB
Teknologi REEV yang bakal masuk di Indonesia dalam waktu dekat dan memiliki beberapa keunggulan yang menarik
25 Mei 2026, 07:00 WIB
Banyak yang menganggap masalah pada mobil bisa diperbaiki sendiri, namun jika dipaksakan akan menjadi masalah