GIICOMVEC Resmi Dibuka, Gairahkan Pasar Kendaraan Niaga
08 April 2026, 15:23 WIB
Gaikindo mengklaim jumlah mobil yang terjual selama GIIAS 2025 kemarin mencapai lebih dari 38 ribu unit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gelaran GIIAS 2025 memang sudah berakhir sejak beberapa pekan lalu. Namun pameran otomotif tersebut masih menyisakan sejumlah pembahasan.
Termasuk mengenai jumlah transaksi atau penjualan mobil baru selema 11 hari pameran berlangsung.
Dalam kesempatan terbaru, Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) mengklaim transaksi selama di GIIAS 2025 mengalami pertumbuhan.
"Sungguh luar biasa bahwa di tengah tantangan tahun ini GIIAS berhasil catatkan transaksi total lebih dari 38 ribu unit kendaraan," buka Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo melalui laporan resmi, Selasa (19/08).
Nangoi menjelaskan kalau jumlah di atas mengalami peningkatan 12 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu.
Sekadar mengingatkan volume kendaraan roda empat yang terpesan selama GIIAS 2024 berada di angka 34,887 unit.
"Meski demikian tercatat nilai keseluruhan penjualan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu," lanjut Nangoi.
Sayang Gaikindo masih enggan menyebutkan secara rinci berapa jumlah nilai keseluruhan penjualaan di GIIAS 2025.
Namun ia mengungkapkan bahwa situasi tersebut terjadi karena dipengaruhi oleh semakin kompetitifnya harga model kendaraan dipasarkan.
Perlu diketahui, nilai transaksi di GIIAS tahun lalu atau 2024 di ICE BSD, Tangerang mencapai Rp 18,7 triliunan.
"Menurut kami (fenomena di atas) memiliki hal positif bagi masyarakat," Nangoi menegaskan.
Di sisi lain Nangoi menerangkan bahwa selama GIIAS 2025 terdapat 485.569 orang yang datang langsung ke sana.
"Membuktikan semangat industri otomotif Indonesia untuk terus bangkit. Kembali kami tekankan transaksi bukan tujuan utama GIIAS," tegas Nangoi.
Ketua Umum Gaikindo itu menilai hasil yang dicatatkan pada tahu ini akan dijadikan dorongan kuat untuk para pelaku industri otomotif.
Selain itu Gaikindo melihat GIIAS 2025 sebagai penanda penting bahwa industri otomotif di Tanah Air masih terus bertumbuh secara positif.
Terlebih kehadiran berbagai pihak seperti pemerintah, pelaku industri, akademisi hingga masyarakat umum dalam pameran ini memperlihatkan ekosistem yang semakin kuat.
Kemudian siap untuk menghadapi perubahan global yang terus terjadi, termasuk di masa akan datang.
Perlu diingat sebelumnya Nangoi menuturkan bahwa nilai transaksi di GIIAS 2025 sedikit terkoreksi dibandingkan dengan tahun lalu.
Hal tersebut dikarena situasi ekonomi di dalam negeri yang sedang lesu. Sehingga daya beli masyarakat ikut tak bergairah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 April 2026, 15:23 WIB
01 April 2026, 13:00 WIB
25 Maret 2026, 07:32 WIB
09 Maret 2026, 11:26 WIB
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Terkini
10 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 dipamerkan di mall wilayah Jakarta Pusat untuk mendekatkan diri dengan para konsumen setia
10 April 2026, 15:04 WIB
Pembangunan ekosistem EV bakal dipercepat pemerintah untuk mendukung kemandirian energi nasional di masa depan
10 April 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Gran Max banyak diandalkan para pebisnis dalam mendukung mobilitas sehari-hari karena keunggulannya
10 April 2026, 11:00 WIB
Angka penjualan Fuso disebut terbantu dengan adanya pemesanan unit operasional Koperasi Desa Merah Putih
10 April 2026, 08:40 WIB
Kemenperin bakal menggandeng lembaga terkait untuk mengatasi lebih ketat gempuran impor truk dari Cina
10 April 2026, 06:00 WIB
Pembatasan lalu lintas berupa ganjil genap Jakarta tetap di jam sibuk ketat meski sudah memasuki akhir pekan
10 April 2026, 06:00 WIB
Manfaatkan layanan SIM keliling Jakarta sebelum akhir pekan, masih tersebar di lima lokasi berbeda hari ini
10 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung demi memfasilitasi para pengendara