Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Berkendara jarak jauh butuh konsentrasi dan kondisi tubuh optimal, berikut tips dari sudut pandang dokter
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Saat berkendara jarak jauh menggunakan mobil, pengemudi perlu melakukan sejumlah persiapan untuk menjaga keamanan selama perjalanan. Tidak hanya kondisi mobil, keadaan fisik dan mental pengemudi harus jadi perhatian.
Apalagi memasuki musim hujan. Harus lebih waspada karena kondisi itu rawan membuat pengemudi mobil mengantuk dan berpeluang menyebabkan kecelakaan.
Melihat hal itu, ada beberapa hal bisa dilakukan sebagai tindakan preventif seperti istirahat cukup dan mengkonsumsi makanan ringan ketika berkendara.
“Kurang tidur atau kelelahan bisa memperlambat respons dan membuat fokus menurun. Hindari makanan berat sebelum berkendara, karena bisa menyebabkan tubuh mengantuk,” kata dr. Ngabila Salama MKM, Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Tamansari dan Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kemenkes RI saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Lebih lanjut Ngabila menjelaskan bahwa saran makanan yang dapat dikonsumsi oleh pengemudi adalah camilan sehat. Misalnya buah ataupun kacang-kacangan.
Jenis makanan ringan itu dapat membantu mengisi energi atau tenaga tanpa harus membuat pengemudi jadi terlalu kenyang sehingga mengantuk.
Kemudian istirahat sekitar tiga sampai empat jam sekali sepanjang perjalanan jarak jauh. Supaya waktu efisien, pengemudi bisa melakukan beberapa hal untuk menjaga tubuh bugar.
Misalnya berjalan ke kamar kecil, meregangkan badan lalu tidur singkat selama 15-30 menit alias Power Nap.
“Bisa minum kopi tanpa gula atau Less Sugar. Hindari minuman berenergi atau kemasan, karena tidak baik untuk kesehatan utamanya jantung dan memiliki kadar gula tinggi,” tegas dia.
Terpentingnya, pengemudi mobil tidak boleh memaksakan diri apabila tubuh terasa lelah. Sebaiknya istirahat guna menghilangkan kantuk baru kemudian melanjutkan perjalanan.
Kemudian apabila saat berkendara terjadi hujan deras, pengemudi perlu lebih konsentrasi dan tidak melakukan aktivitas lain seperti bermain ponsel.
Jika hujan terlalu deras dan membuat visibilitas semakin minim pengemudi mobil disarankan menepi sampai kondisi membaik.
“Dengan mempersiapkan diri dan kendaraan serta mengikuti tips itu, risiko kecelakaan saat mengemudi dalam hujan deras dapat diminimalkan,” kata Ngabila.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 19:00 WIB
13 Februari 2026, 17:15 WIB
11 Februari 2026, 11:00 WIB
03 Februari 2026, 21:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan