Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Memadamkan baterai mobil listrik yang terbakar memang tidak mudah namun terdapat beberapa teknik khusus
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Mobil listrik masih belum dapat diterima dengan baik di pasar global. Tidak terkecuali di Indonesia penjualan EV (Electric Vehicle) masih jauh dari harapan.
Salah satu ketakutan yang melekat di masyarakat adalah keamanan baterai. Komponen penampung daya mobil listrik tersebut dianggap berpotensi terbakar.
Tidak sedikit kendaraan setrum mengalami insiden kebakaran. Meskipun belum ada satupun kejadian di Tanah Air, bukan berarti sudah aman.
Hal ini dikarenakan kebakaran pada mobil listrik terbukti sulit dipadamkan. Dibutuhkan waktu cukup lama untuk menjinakkan api.
Januar Eka Sapta, After Sales Senior Manager Neta Auto Indonesia membagikan teknik memadamkan mobil listrik terbakar. Menurutnya terdapat trik khusus untuk penanganan insiden.
“Jadi ketika sudah terdeteksi kebakaran dengan muncul asap, segera membalikkan bodi mobil. Sehingga baterai bisa terlihat jelas dan bisa langsung ditangani menggunakan APAR Water Base,” kata Januar dalam sesi Test Drive Neta V-II di Bandung (09/07).
Lebih lanjut dikatakan bahwa penempatan baterai mobil listrik di bawah kabin memiliki tujuan tertentu. Salah satunya adalah ketika mengalami insiden tersebut di atas.
Namun teknik memadamkan dengan membalikkan bodi mobil tidak mudah untuk dilakukan. Mengingat berat kendaraan secara keseluruhan tidak ringan.
Neta V-II sendiri berdasarkan spesifikasi pabrikan memiliki bobot 1.180 kilogram. Dengan kata lain EV asal negeri Tirai Bambu ini mempunyai berat lebih dari 1 ton.
“Memang tidak mudah untuk mempraktikkannya. Metode itu hanya untuk tim pemadam kebakaran saja karena sudah pakai baju tahan api,” jelasnya kemudian.
Lebih jauh diungkapkan pada baterai mobil listrik yang terbakar harus dilubangi. Sehingga bisa memasukkan cairan ke dalam penampung daya.
Kemudian untuk membalikkan unit kendaraan dikatakan membutuhkan setidaknya enam orang dewasa. Dengan catatan kondisi api belum terlalu besar dan membahayakan.
“Untuk memadamkan api pada saat kebakaran dibutuhkan waktu 4 – 6 jam, tergantung seberapa besar kapasitas sel baterai. Tapi dengan cara dilubangi jauh lebih cepat penanganannya,” ungkap Januar.
Penempatan baterai mobil listrik di bagian bawah bodi diyakini memiliki tujuan khusus. Selain memudahkan saat melakukan penggantian, juga ketika mengalami masalah seperti di atas.
Secara garis besar tidak ada cara mudah untuk memadamkan api pada kebakaran mobil listrik. Teknologi dikembangkan lebih menyasar kemampuan baterai lebih tahan banting.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan