Denza B5 Siap Dijual di Indonesia, Ini Catatan Kemampuan Off-roadnya
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Biaya perbaikan mobil setelah menerabas banjir bervariasi, jika parah bisa tembus Rp 20 jutaan ke atas
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Di musim penghujan sejumlah ruas jalan di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, bekasi) terendam banjir.
Beberapa di antaranya mencapai setengah ban atau bahkan lebih tinggi. Hal ini dapat berdampak buruk buat mobil apabila dipaksakan menerabas banjir.
Setelah melintasi area genangan air tinggi, ada beberapa komponen yang perlu dicek di bengkel mulai dari rem sampai mesin.
Jika ditemukan masalah, biaya perbaikan mobil setelah kena banjir bervariasi. Tetapi bisa tembus Rp 20 jutaan ke atas.
“Misal servis rem saja itu sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu, baru servisnya saja,” kata Trisno, Regional Head Mobeng di Jakarta Timur beberapa waktu lalu.
Menurut Trisno, rem turut terkena efek negatif apabila pemilik memaksakan mobil buat melintas genangan air yang tinggi.
“Banjir jika tergenang di ban atau roda, itu menimbulkan karat pada rem. Akibatnya biasanya bisa terjadi macet di piringan-piringan rem,” kata Trisno.
Yang patut jadi perhatian adalah kalau mesin terdampak. Ketika air banjir masuk ke ruang mesin maka pemilik mobil perlu merogoh kocek lebih dalam, sebab biayanya tak tanggung-tanggung.
“Kalau sampai (mesin) terendam, harus turun mesin, itu bisa Rp 15 juta sampai Rp 20 juta. Karena harus diperbaiki,” jelas Trisno.
Dia menegaskan air berdampak sangat buruk buat mesin mobil. Untuk itu dia menyarankan pemilik mobil agar tidak memaksakan melintasi area banjir apalagi jika tingginya sudah melampaui setengah ban.
Di lain sisi, pemilik mobil hybrid juga perlu ekstra hati-hati dan lebih mempertimbangkan banyak faktor ketika ingin melewati genangan air tinggi.
Dilansir dari laman resmi Toyota, Selasa (08/07) komponen elektrifikasi pada mobil hybrid Toyota didesain tahan air, bukan kedap air. Jadi tetap ada peluang air masuk ke dalamnya.
Ditambah lagi baterai penggerak motor elektrik mobil hybrid Toyota berada di bawah dek penumpang. Sehingga ada risiko kerusakan jika tidak waspada atau hati-hati saat mobil harus menerjang banjir.
Sebagai langkah antisipasi, pastikan rute perjalanan tidak digenangi air tinggi. Cari rute alternatif lalu jangan memaksakan lewat apabila situasi tidak memungkinkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 17:15 WIB
12 Februari 2026, 07:00 WIB
11 Februari 2026, 17:00 WIB
11 Februari 2026, 16:43 WIB
11 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan