Segini Estimasi Biaya Perbaikan Mobil Setelah Terabas Banjir

Biaya perbaikan mobil setelah menerabas banjir bervariasi, jika parah bisa tembus Rp 20 jutaan ke atas

Segini Estimasi Biaya Perbaikan Mobil Setelah Terabas Banjir
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Di musim penghujan sejumlah ruas jalan di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, bekasi) terendam banjir.

Beberapa di antaranya mencapai setengah ban atau bahkan lebih tinggi. Hal ini dapat berdampak buruk buat mobil apabila dipaksakan menerabas banjir.

Setelah melintasi area genangan air tinggi, ada beberapa komponen yang perlu dicek di bengkel mulai dari rem sampai mesin.

Jika ditemukan masalah, biaya perbaikan mobil setelah kena banjir bervariasi. Tetapi bisa tembus Rp 20 jutaan ke atas.

Transmisi Mobil Matic Lebih Rentan Kena Banjir, Ini Alasannya
Photo : Pixabay

“Misal servis rem saja itu sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu, baru servisnya saja,” kata Trisno, Regional Head Mobeng di Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Menurut Trisno, rem turut terkena efek negatif apabila pemilik memaksakan mobil buat melintas genangan air yang tinggi.

“Banjir jika tergenang di ban atau roda, itu menimbulkan karat pada rem. Akibatnya biasanya bisa terjadi macet di piringan-piringan rem,” kata Trisno.

Yang patut jadi perhatian adalah kalau mesin terdampak. Ketika air banjir masuk ke ruang mesin maka pemilik mobil perlu merogoh kocek lebih dalam, sebab biayanya tak tanggung-tanggung.

“Kalau sampai (mesin) terendam, harus turun mesin, itu bisa Rp 15 juta sampai Rp 20 juta. Karena harus diperbaiki,” jelas Trisno.

Dia menegaskan air berdampak sangat buruk buat mesin mobil. Untuk itu dia menyarankan pemilik mobil agar tidak memaksakan melintasi area banjir apalagi jika tingginya sudah melampaui setengah ban.

Di lain sisi, pemilik mobil hybrid juga perlu ekstra hati-hati dan lebih mempertimbangkan banyak faktor ketika ingin melewati genangan air tinggi.

Ini Bahaya Memaksa Mobil Matic Melibas Banjir
Photo : Pixabay

Dilansir dari laman resmi Toyota, Selasa (08/07) komponen elektrifikasi pada mobil hybrid Toyota didesain tahan air, bukan kedap air. Jadi tetap ada peluang air masuk ke dalamnya.

Ditambah lagi baterai penggerak motor elektrik mobil hybrid Toyota berada di bawah dek penumpang. Sehingga ada risiko kerusakan jika tidak waspada atau hati-hati saat mobil harus menerjang banjir.

Sebagai langkah antisipasi, pastikan rute perjalanan tidak digenangi air tinggi. Cari rute alternatif lalu jangan memaksakan lewat apabila situasi tidak memungkinkan.


Terkini

otosport
Yamaha

Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim

Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Juli 2026, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM

mobil
BMW

Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026

BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar

mobil
Changan S05

Changan S05 EV dan REEV Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Juta

Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan

mobil
Gaikindo

Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja

Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit

mobil
Chery Q EV

Chery Q Tawarkan Standar Baru di Segmen Mobil EV Rp200 Jutaan

Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa