Target PEVS 2022 Rp500 Miliar Tawarkan Kereta Gantung

Digelar pada 22 - 31 juli mendatang, target PEVS 2022 dinyatakan sebesar Rp500 miliar dan berharap pada Aerobus

Target PEVS 2022 Rp500 Miliar Tawarkan Kereta Gantung

TRENOTO – Pameran kendaraan listrik PEVS 2022 akan menjadi literasi alat transportasi ramah lingkungan untuk masyarakat di Tanah Air. Selama 10 hari, acara tersebut akan menghadirkan berbagai teknologi terkini mengenai kendaraan listrik.

Dyandra Promosindo selaku penyelenggara mengatakan bahwa target PEVS 2022 mencapai Rp500 miliar. Menjadi menarik, karena besarannya angka di atas tidak sejalan dengan peserta.

Artinya peserta pameran tidak terdapat merek-merek besar asal Jepang. Sekalipun ada merek China yang bermodal besar yakni Wuling, namun mereka menyatakan tidak akan memasarkan produknya.

Wuling Air EV baru dibuka keran pemesanannya kemarin (11/07) dipastikan belum dipasarkan pada PEVS 2022. Mobil listrik mungil mereka baru resmi dijual pada kuartal 4 tahun ini.

Photo : 123rf

“Untuk transaksi pada pameran kendaraan listrik pertama yang digelar oleh Periklindo ini, kami canangkan dapat menyentuh Rp500 miliar,” kata Rudi MF, Project Manager PEVS (Periklindo Electric Vehicle Show) 2022 di Jakarta (11/07).

Seperti disebutkan di atas, target transaksi terdengar cukup fantastis. Namun Hendra Noor Saleh selaku Project Director PEVS 2022 menyatakan angka tersebut cukup rasional.

“Sebenarnya angka Rp500 miliar tidak terlalu besar, karena meskipun belum banyak yang bisa melakukan penjualan namun terdapat satu peserta cukup besar. Aerobus itu menawarkan Skytrain yang nilainya cukup besar,” ucap pria yang akrab disapa Kohen.

Baca juga : Pameran Kendaraan Listrik PEVS 2022 Diramaikan 50 Brand

Lebih lanjut skytrain atau kereta gantung yang ditawarkan Aerobus merupakan teknologi dari Amerika Serikat dan telah dibeli oleh China. Mereka menawarkan alat transportasi dan mengandalkan baterai di dalamnya.

Kepada TrenOto, Aswen S Utomo selaku Presiden Direktur PT Aerobus Skytrain mengatakan bahwa pihaknya menawarkan transportasi umum dengan beragam benefit.

“Aerobus tadinya mau produksi di Taiwan tapi saya tarik di sini, artinya akan produksi di Indonesia. Jarak paling idealnya 20 kilometer dan tidak perlu pembebasan tanah, hanya pada stasiunnya saja,” kata Aswen.

Photo : 123rf

Dikatakan lebih lanjut bahwa biaya yang dibutuhkan untuk investasi Aerobus Skytrain lebih murah daripada LRT (Light Rapid Transit). LRT disebutkan membutuhkan investasi sekitar Rp60 miliar untuk 1 kilometer.

Logika sederhananya PEVS 2022 mengandalkan Aerobus untuk bisa mencapai target transaksi mereka. Aerobus sendiri diketahui tengah mengincar Surabaya dan Puncak, Bogor untuk membangun transportasi di sana.


Terkini

motor
Ketika Menkeu Purbaya Yudhi Tampil Gagah dengan Motor Patwal

Ketika Menkeu Purbaya Yudhi Tampil Gagah dengan Motor Patwal

BMW R 1300 GS Adventure ditumpangi Menkeu Purbaya dalam sebuah video yang diunggah di akun TikTok pribadinya

mobil
Jaecoo J5 EV

Jaecoo Targetkan Kirim 10 Ribu Unit Mobil ke Konsumen Sampai 2026

Jaecoo tuai respons positif sepanjang 2025, targetkan penjualan retail yang fantastis sebagai mobil listrik

mobil
Strategi BMW Dorong Penjualan Jelang Akhir Tahun

Strategi BMW Dorong Penjualan Jelang Akhir Tahun

BMW menyiapkan strategi tersendiri buat mendorong penjualan mereka menjelang tutup 2025 melalui pameran

otosport
Ahmad Rofbell Sukses Sabet Dua Gelar Bergengsi di Drift Nasional

Rofbell Sahroni Sabet Dua Gelar Bergengsi di Ajang Drift Nasional

Rofbell Ardante Sahroni siap melanjutkan balap Drift tahun depan di kelas Pro dengan persaingan sengit

mobil
Penjualan Mobil Mewah, BMW

Penjualan Mobil Mewah Ikut Terganggu Imbas Melemahnya Ekonomi

BMW mengungkapkan alasan di balik terganggunya penjualan mobil mewah mereka di Indonesia jelang tutup tahun

news
Upaya Pemprov DKI Jakarta Menghadapi Risiko Kebakaran EV

Upaya Pemprov DKI Jakarta Menghadapi Risiko Kebakaran EV

Rano Karno berharap para petugas pemadam kebakaran di DKI Jakarta memiliki SOP untuk menghadapi kebakaran EV

mobil
Toyota Avanza Veloz

5 Unit Toyota Veloz Hybrid Sudah Terpesan di Lombok

Sejak pertama diluncurkan, Toyota Veloz Hybrid sudah menjangkau banyak wilayah di Indonesia termasuk NTB

mobil
Changan Nevo Q07

Prediksi Mobil 7-seater Changan yang Mau Masuk Indonesia

Changan disinyalir mengembangkan mobil elektrifikasi 7-seater untuk pasar Indonesia, ini model yang potensial