Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Nilai transaksi PEVS 2025 ditargetkan bisa mencapai Rp 450 miliar atau lebih tinggi dibandingkan tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2022, Periklindo Electric Vehicle Show atau PEVS telah menjadi wadah untuk pelaku industri kendaraan listrik memamerkan produknya. Tak heran bila pengunjungnya terus meningkat tiap tahun.
Saat penyelenggaraan di 2024, sedikitnya ada 40.550 orang datang ke pameran. Jumlah itu lebih banyak ketimbang penyelenggaraan di 2023 yang hanya 30.850 orang.
Tak hanya pengunjung, nilai transaksi pameran juga terus bergerak positif. Di 2024 total uang berputar selama event berlangsung adalah Rp 400 miliar, tumbuh dari tahun sebelumnya sebesar Rp 379 miliar.
Pertumbuhan itu tidak lepas dari bertambahnya jumlah peserta yang cuma 81 merek di 2023 menjadi 112 brand pada 2024. Tak mengherankan bila pada PEVS 2025 penyelenggara optimis bisa mendapatkan hasil lebih baik.
“Pada 2025 kami menargetkan jumlah pengunjung meningkat sampai 45.000 orang dan nilai transaksi sebesar Rp 450 miliar. Sementara jumlah peserta bisa bertambah jadi 135 merek,” ungkap Rudi MF, Project Manager PEVS 2025 (19/11).
Target tersebut sebenarnya tidak terlalu muluk mengingat industri kendaraan listrik yang terus tumbuh. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan Battery Electric Vehicle pada Januari hingga Oktober 2024 adalah sebesar 31.925 unit.
BYD berhasil menjadi perusahaan terbanyak dalam mengirimkan kendaraan dari pabrik ke diler. Whole Sales pabrikan asal China tersebut adalah sebesar 11.024 unit.
Jumlah itu lebih besar ketimbang Wuling yang hanya mencapai 10.225 unit. Sementara Chery duduk di posisi ketiga yaitu 3.926 unit.
Di 2025 jumlah pemain mobil listrik juga dipastikan bakal bertambah. Beberapa pabrikan akan memulai debutnya pada akhir November 2024 dengan menawarkan pilihan produk yang beragam.
“PEVS merupakan ajang promosi bagi industri EV dan pendukungnya serta wadah untuk transaksi B2B maupun B2C. Ajang ini juga diharapkan dapat menjadi pendorong pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia,” tegas Moeldoko, Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026