iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Nilai transaksi PEVS 2025 ditargetkan bisa mencapai Rp 450 miliar atau lebih tinggi dibandingkan tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2022, Periklindo Electric Vehicle Show atau PEVS telah menjadi wadah untuk pelaku industri kendaraan listrik memamerkan produknya. Tak heran bila pengunjungnya terus meningkat tiap tahun.
Saat penyelenggaraan di 2024, sedikitnya ada 40.550 orang datang ke pameran. Jumlah itu lebih banyak ketimbang penyelenggaraan di 2023 yang hanya 30.850 orang.
Tak hanya pengunjung, nilai transaksi pameran juga terus bergerak positif. Di 2024 total uang berputar selama event berlangsung adalah Rp 400 miliar, tumbuh dari tahun sebelumnya sebesar Rp 379 miliar.
Pertumbuhan itu tidak lepas dari bertambahnya jumlah peserta yang cuma 81 merek di 2023 menjadi 112 brand pada 2024. Tak mengherankan bila pada PEVS 2025 penyelenggara optimis bisa mendapatkan hasil lebih baik.
“Pada 2025 kami menargetkan jumlah pengunjung meningkat sampai 45.000 orang dan nilai transaksi sebesar Rp 450 miliar. Sementara jumlah peserta bisa bertambah jadi 135 merek,” ungkap Rudi MF, Project Manager PEVS 2025 (19/11).
Target tersebut sebenarnya tidak terlalu muluk mengingat industri kendaraan listrik yang terus tumbuh. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan Battery Electric Vehicle pada Januari hingga Oktober 2024 adalah sebesar 31.925 unit.
BYD berhasil menjadi perusahaan terbanyak dalam mengirimkan kendaraan dari pabrik ke diler. Whole Sales pabrikan asal China tersebut adalah sebesar 11.024 unit.
Jumlah itu lebih besar ketimbang Wuling yang hanya mencapai 10.225 unit. Sementara Chery duduk di posisi ketiga yaitu 3.926 unit.
Di 2025 jumlah pemain mobil listrik juga dipastikan bakal bertambah. Beberapa pabrikan akan memulai debutnya pada akhir November 2024 dengan menawarkan pilihan produk yang beragam.
“PEVS merupakan ajang promosi bagi industri EV dan pendukungnya serta wadah untuk transaksi B2B maupun B2C. Ajang ini juga diharapkan dapat menjadi pendorong pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia,” tegas Moeldoko, Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan mobil di Indonesia kembali pulih, Toyota masih memimpin sebagai merek mobil terlaris di Juli 2026
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia