Segini Biaya Perbaikan Mobil Matic yang Kena Banjir

Biaya perbaikan mobil matic yang rusak akibat banjir mulai dari Rp 500 ribuan tergantung tingkat keparahan

Segini Biaya Perbaikan Mobil Matic yang Kena Banjir
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Banjir sempat melanda beberapa daerah di Jawa Barat akibat curah hujan tinggi. Imbasnya sejumlah kendaraan baik mobil maupun motor terendam di area parkir.

Tidak jarang pengemudi memaksakan kendaraannya melintas area banjir. Padahal ada banyak potensi kerusakan mengintai jika hal tersebut dilakukan.

Khususnya jika mobil bertransmisi otomatis. Berbeda dari mobil manual, banyak sistem pada kendaraan matic diatur sistem komputer yang disebut lebih rentan kerusakan.

“Kalau kerusakannya ringan mungkin antara Rp 500 ribu sampai Rp 2 juta,” kata Hermas E. Prabowo, pemilik bengkel spesialis transmisi matic Worner Matic kepada KatadataOTO, Rabu (05/03).

Ini Bahaya Memaksa Mobil Matic Melibas Banjir
Photo : Pixabay

Namun jika kerusakannya tergolong parah sampai di tahap harus dilakukan pembongkaran, maka pemilik mobil matic perlu merogoh kocek Rp 3 jutaan sampai Rp 8 jutaan.

Hanya saja, Hermas mengungkapkan biaya tersebut bisa bervariasi tergantung kendaraan digunakan seperti tahun produksinya.

“Tergantung dari tipenya, apakah dia premium atau medium class. Prinsipnya makin mahal mobil itu, biaya untuk perbaikan transmisi matic makin besar,” tegas Hermas.

Dia mengatakan bahwa mobil matic keluaran terkini sudah dibekali berbagai teknologi mumpuni dan rumit. Sehingga saat harus diperbaiki, tentu prosedurnya lebih kompleks.

Secara umum biaya perbaikan itu sudah termasuk penggantian suku cadang yang diperlukan, oli, filter serta jasa pemasangannya.

“Biasanya menjadi besar (biayanya) karena komponen atau suku cadang transmisi matic itu kan mahal harganya. Sehingga perbaikannya jadi terkesan mahal,” ungkap dia.

Mobil korban banjir
Photo : Antara

Oleh karena itu pemilik mobil matic sebaiknya tidak memaksakan kendaraan melintasi banjir, apalagi jika sudah melewati batas aman, umumnya setengah tinggi ban.

“Kalau (genangan) air terlalu tinggi berdampak ke mesin juga. Bisa terjadi water hammer, dampaknya sampai ke sana,” ucapnya.

Dia menyarankan batas aman melewati area banjir bisa berbeda-beda pada setiap mobil. Pengguna sedan harus lebih berhati-hati karena ground clearance-nya rendah, membuat air lebih mudah masuk ke ruang mesin.

Sementara pengguna SUV (Sport Utility Vehicle) cenderung lebih tinggi. Tetapi disarankan tidak melintas banjir yang airnya sudah melebihi setengah tinggi ban.


Terkini

otosport
Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027

Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027: Sisa Dua Bangku Kosong

Tim satelit KTM, yakni Tech3 baru mengumumkan Agius untuk masuk ke susunan sementara pembalap MotoGP 2027

mobil
GIIAS Semarang 2026

GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar Akhir Bulan, Ada Promo Tiket

Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket

mobil
BMW

Penjualan Merek Mobil Mewah Agustus 2026: BMW dan Lexus Sumringah

Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus

mobil
Suzuki e Sky

Suzuki e Sky Terdaftar di Indonesia yang Tengah Ramai EV Mungil

Kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky punya peluang hadir di Indonesia sebagai perkenalan atau bahan studi

mobil
Test Drive GWM Tank 300 Diesel, Tak Sulit Libas Jalur Offroad

Rapor Penjualan GWM di RI: Yakin Bisa Tumbuh sampai Akhir 2026

Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Prediksi Tampilan Hyundai Stargazer Cartenz Versi Baru

Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara

mobil
Deepal S05

Changan Deepal S05: Memperluas Kebebasan Berkendara Sehari-hari

Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air

news
SIM Keliling Bandung

Cek Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 17 September 2026

SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara