Kakorlantas Ungkap Penyebab Utama Kecelakaan saat Mudik

Kakorlantas menyebut bahwa penyebab utama kecelakaan saat mudik Lebaran adalah kelelahan karena kurang istirahat

Kakorlantas Ungkap Penyebab Utama Kecelakaan saat Mudik
Adi Hidayat

TRENOTO – Irjen Pol. Firman Shantyabudi, Kakorlantas menyebut bahwa penyebab utama kecelakaan saat mudik Lebaran adalah kelelahan. Untuk itu dirinya meminta kepada para pemudik menjaga dan memperhatikan kondisi badan.

Ia pun meminta kepada para pengemudi untuk tidak memaksakan diri terus mengemudi bila merasa lelah. Menurutnya istirahat yang cukup sangat penting dilakukan agar dapat selamat sampai tujuan.

"Kalau berasumsi berangkat dari Jakarta, apalagi dari Sumatera, umpamanya, makin mendekat ke arah Timur itu tingkat kelemahan makin tinggi," ungkap Firman.

Photo : TrenOto

Ia pun mengingatkan bahwa pengemudi harus dapat bereaksi dalam hitungan detik agar terhindar dari kecelakaan. Sebagai contoh, mobil yang bergerak dengan kecepatan 36 km per jam maka tiap detiknya akan menempuh 10 meter.

“Oleh karena itu jika pengemudi tiba-tiba kehilangan kesadaran, hanya dalam hitungan detik dapat terjadi kesalahan dalam mengemudi karena ada mobil lain masuk lajur dan sebagainya. Jadi, penting bugar pada saat mengemudi," ujarnya.

Jenderal bintang dua tersebut pun menyarankan kepada pemudik untuk membawa sopir cadangan. Jika tidak ada, diimbau agar berhenti dan beristirahat di rest area yang telah disediakan.

Baca juga : Ini Makanan yang Disarankan untuk Pemudik, Bukan Gorengan

Tak hanya itu Ia juga menyarankan pada pengemudi agar beristirahat setiap 2 hingga 3 jam sekali. Tujuannya adalah agar kondisi badan terjaga sehingga terhindar dari kecelakaan lalu lintas.

Para pemudik yang tetap melaksanakan ibadah puasa pun sebaiknya tak sembarangan menyantap makanan saat sahur. Pasalnya mereka harus tetap berkonsentrasi sepanjang perjalanan.

“Konsentrasi dapat terganggu bila seseorang merasa lapar dan haus. Agar bisa menghindari hal tersebut, orang berpuasa sebaiknya saat sahur mengonsumsi makanan yang mampu memberikan asupan energi lebih stabil, rasa kenyang lebih lama namun tetap memperhatikan keseimbangan zat gizi,” Okta Setya Asmaji, Ahli Gizi RSUD Pasar Rebo.

Photo : NTMC Polri

Menurutnya ada banyak jenis makanan untuk pemudik saat sahur seperti nasi merah, roti gandum atau sereal gandum. Panganan tersebut mengandung serat tinggi sehingga lambat dicerna dan membuat rasa kenyang menjadi lebih lama.

Mengonsumsi kurma saat sahur juga bisa menghindari lapar di siang hari. Buah tersebut dinilai memiliki serat tinggi serta sukrosa alami sehingga dapat menjadi cadangan energi dalam tubuh.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E