Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan
02 April 2025, 08:20 WIB
Kakorlantas menyebut bahwa penyebab utama kecelakaan saat mudik Lebaran adalah kelelahan karena kurang istirahat
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Irjen Pol. Firman Shantyabudi, Kakorlantas menyebut bahwa penyebab utama kecelakaan saat mudik Lebaran adalah kelelahan. Untuk itu dirinya meminta kepada para pemudik menjaga dan memperhatikan kondisi badan.
Ia pun meminta kepada para pengemudi untuk tidak memaksakan diri terus mengemudi bila merasa lelah. Menurutnya istirahat yang cukup sangat penting dilakukan agar dapat selamat sampai tujuan.
"Kalau berasumsi berangkat dari Jakarta, apalagi dari Sumatera, umpamanya, makin mendekat ke arah Timur itu tingkat kelemahan makin tinggi," ungkap Firman.
Ia pun mengingatkan bahwa pengemudi harus dapat bereaksi dalam hitungan detik agar terhindar dari kecelakaan. Sebagai contoh, mobil yang bergerak dengan kecepatan 36 km per jam maka tiap detiknya akan menempuh 10 meter.
“Oleh karena itu jika pengemudi tiba-tiba kehilangan kesadaran, hanya dalam hitungan detik dapat terjadi kesalahan dalam mengemudi karena ada mobil lain masuk lajur dan sebagainya. Jadi, penting bugar pada saat mengemudi," ujarnya.
Jenderal bintang dua tersebut pun menyarankan kepada pemudik untuk membawa sopir cadangan. Jika tidak ada, diimbau agar berhenti dan beristirahat di rest area yang telah disediakan.
Tak hanya itu Ia juga menyarankan pada pengemudi agar beristirahat setiap 2 hingga 3 jam sekali. Tujuannya adalah agar kondisi badan terjaga sehingga terhindar dari kecelakaan lalu lintas.
Para pemudik yang tetap melaksanakan ibadah puasa pun sebaiknya tak sembarangan menyantap makanan saat sahur. Pasalnya mereka harus tetap berkonsentrasi sepanjang perjalanan.
“Konsentrasi dapat terganggu bila seseorang merasa lapar dan haus. Agar bisa menghindari hal tersebut, orang berpuasa sebaiknya saat sahur mengonsumsi makanan yang mampu memberikan asupan energi lebih stabil, rasa kenyang lebih lama namun tetap memperhatikan keseimbangan zat gizi,” Okta Setya Asmaji, Ahli Gizi RSUD Pasar Rebo.
Menurutnya ada banyak jenis makanan untuk pemudik saat sahur seperti nasi merah, roti gandum atau sereal gandum. Panganan tersebut mengandung serat tinggi sehingga lambat dicerna dan membuat rasa kenyang menjadi lebih lama.
Mengonsumsi kurma saat sahur juga bisa menghindari lapar di siang hari. Buah tersebut dinilai memiliki serat tinggi serta sukrosa alami sehingga dapat menjadi cadangan energi dalam tubuh.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2025, 08:20 WIB
30 Maret 2025, 22:03 WIB
14 Februari 2025, 15:30 WIB
06 Februari 2025, 11:00 WIB
05 Februari 2025, 17:01 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik