Ini Makanan yang Disarankan untuk Pemudik, Bukan Gorengan

Ada beberapa makanan yang disarankan untuk pemudik agar perjalanan menjadi lebih menyenangkan meski tetap puasa

Ini Makanan yang Disarankan untuk Pemudik, Bukan Gorengan
Adi Hidayat

TRENOTO – Mudik menggunakan mobil pribadi masih menjadi favorit masyarakat. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, diperkirakaan kendaraan roda empat digunakan oleh 27.32 juta orang atau sekitar 22.7 persen dari total pemudik.

Kondisi pemudik khususnya pengendara harus menjadi perhatian khususnya bagi mereka yang tetap melaksanakan ibadah puasa. Okta Setya Asmaji, Ahli Gizi RSUD Pasar Rebo mengungkap bahwa konsentrasi bisa terganggu saat seseorang merasa lapar dan haus.

“Konsentrasi dapat terganggu bila seseorang merasa lapar dan haus. Agar bisa menghindari hal tersebut, orang berpuasa sebaiknya saat sahur mengonsumsi makanan yang mampu memberikan asupan energi lebih stabil, rasa kenyang lebih lama namun tetap memperhatikan keseimbangan zat gizi,” ungkapnya pada TrenOto.

Photo : Antara

Menurutnya ada banyak jenis makanan yang disarankan untuk pemudik saat sahur seperti nasi merah, roti gandum atau sereal gandum. Panganan tersebut mengandung serat tinggi sehingga lambat dicerna dan membuat rasa kenyang menjadi lebih lama.

Mengonsumsi kurma saat sahur juga bisa menghindari lapar di siang hari. Buah tersebut dinilai memiliki serat yang tinggi serta sukrosa alami sehingga dapat menjadi cadangan energi dalam tubuh.

Baca juga : 3 Persiapan Mudik Lebaran 2023 yang Aman dan Nyaman

Selanjutnya protein baik itu hewani maupun nabati seperti daging, tempe dan tahu juga memberikan rasa kenyang lebih lama. Namun disarankan agar memasaknya tanpa digoreng.

“Kalau gorengan adalah termasuk sulit dicerna sehingga membuat lambung bekerja terlalu berat padahal protein sebaiknya dipanggang atau kukus,” tambahnya.

Tak hanya itu, panganan dengan kandungan air tinggi pun disarankan lebih banyak dikonsumsi saat sahur agar cairan dalam tubuh terpenuhi. Untuk buah, ia menyarankan seperti semangka dan melon sementara sayuran berkuah seperti sop.

Photo : TrenOto

Sementara untuk jenis yang harus dihindari selama berpuasa adalah makanan dengan kandungan gas tinggi serta pedas. Durian, nangka, kol mentah, kacang panjang mentah maupun minuman bersoda mengandung gas sehingga dapat menyebabkan kembung dan meningkatkan asam lambung.

“Sedangkan panganan pedas dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Kopi dan teh juga sebaiknya dihindari karena bersifat diuretic serta memicu frekuensi buang air kecil,” tambahnya.


Terkini

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika