One Way Lokal di Tol Trans Jawa Mulai Dilaksanakan Dari KM 132
27 Maret 2026, 11:00 WIB
Ada beberapa makanan yang disarankan untuk pemudik agar perjalanan menjadi lebih menyenangkan meski tetap puasa
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Mudik menggunakan mobil pribadi masih menjadi favorit masyarakat. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, diperkirakaan kendaraan roda empat digunakan oleh 27.32 juta orang atau sekitar 22.7 persen dari total pemudik.
Kondisi pemudik khususnya pengendara harus menjadi perhatian khususnya bagi mereka yang tetap melaksanakan ibadah puasa. Okta Setya Asmaji, Ahli Gizi RSUD Pasar Rebo mengungkap bahwa konsentrasi bisa terganggu saat seseorang merasa lapar dan haus.
“Konsentrasi dapat terganggu bila seseorang merasa lapar dan haus. Agar bisa menghindari hal tersebut, orang berpuasa sebaiknya saat sahur mengonsumsi makanan yang mampu memberikan asupan energi lebih stabil, rasa kenyang lebih lama namun tetap memperhatikan keseimbangan zat gizi,” ungkapnya pada TrenOto.
Menurutnya ada banyak jenis makanan yang disarankan untuk pemudik saat sahur seperti nasi merah, roti gandum atau sereal gandum. Panganan tersebut mengandung serat tinggi sehingga lambat dicerna dan membuat rasa kenyang menjadi lebih lama.
Mengonsumsi kurma saat sahur juga bisa menghindari lapar di siang hari. Buah tersebut dinilai memiliki serat yang tinggi serta sukrosa alami sehingga dapat menjadi cadangan energi dalam tubuh.
Selanjutnya protein baik itu hewani maupun nabati seperti daging, tempe dan tahu juga memberikan rasa kenyang lebih lama. Namun disarankan agar memasaknya tanpa digoreng.
“Kalau gorengan adalah termasuk sulit dicerna sehingga membuat lambung bekerja terlalu berat padahal protein sebaiknya dipanggang atau kukus,” tambahnya.
Tak hanya itu, panganan dengan kandungan air tinggi pun disarankan lebih banyak dikonsumsi saat sahur agar cairan dalam tubuh terpenuhi. Untuk buah, ia menyarankan seperti semangka dan melon sementara sayuran berkuah seperti sop.
Sementara untuk jenis yang harus dihindari selama berpuasa adalah makanan dengan kandungan gas tinggi serta pedas. Durian, nangka, kol mentah, kacang panjang mentah maupun minuman bersoda mengandung gas sehingga dapat menyebabkan kembung dan meningkatkan asam lambung.
“Sedangkan panganan pedas dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Kopi dan teh juga sebaiknya dihindari karena bersifat diuretic serta memicu frekuensi buang air kecil,” tambahnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
19 Maret 2026, 13:17 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026