Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Ada beberapa makanan yang disarankan untuk pemudik agar perjalanan menjadi lebih menyenangkan meski tetap puasa
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Mudik menggunakan mobil pribadi masih menjadi favorit masyarakat. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, diperkirakaan kendaraan roda empat digunakan oleh 27.32 juta orang atau sekitar 22.7 persen dari total pemudik.
Kondisi pemudik khususnya pengendara harus menjadi perhatian khususnya bagi mereka yang tetap melaksanakan ibadah puasa. Okta Setya Asmaji, Ahli Gizi RSUD Pasar Rebo mengungkap bahwa konsentrasi bisa terganggu saat seseorang merasa lapar dan haus.
“Konsentrasi dapat terganggu bila seseorang merasa lapar dan haus. Agar bisa menghindari hal tersebut, orang berpuasa sebaiknya saat sahur mengonsumsi makanan yang mampu memberikan asupan energi lebih stabil, rasa kenyang lebih lama namun tetap memperhatikan keseimbangan zat gizi,” ungkapnya pada TrenOto.
Menurutnya ada banyak jenis makanan yang disarankan untuk pemudik saat sahur seperti nasi merah, roti gandum atau sereal gandum. Panganan tersebut mengandung serat tinggi sehingga lambat dicerna dan membuat rasa kenyang menjadi lebih lama.
Mengonsumsi kurma saat sahur juga bisa menghindari lapar di siang hari. Buah tersebut dinilai memiliki serat yang tinggi serta sukrosa alami sehingga dapat menjadi cadangan energi dalam tubuh.
Selanjutnya protein baik itu hewani maupun nabati seperti daging, tempe dan tahu juga memberikan rasa kenyang lebih lama. Namun disarankan agar memasaknya tanpa digoreng.
“Kalau gorengan adalah termasuk sulit dicerna sehingga membuat lambung bekerja terlalu berat padahal protein sebaiknya dipanggang atau kukus,” tambahnya.
Tak hanya itu, panganan dengan kandungan air tinggi pun disarankan lebih banyak dikonsumsi saat sahur agar cairan dalam tubuh terpenuhi. Untuk buah, ia menyarankan seperti semangka dan melon sementara sayuran berkuah seperti sop.
Sementara untuk jenis yang harus dihindari selama berpuasa adalah makanan dengan kandungan gas tinggi serta pedas. Durian, nangka, kol mentah, kacang panjang mentah maupun minuman bersoda mengandung gas sehingga dapat menyebabkan kembung dan meningkatkan asam lambung.
“Sedangkan panganan pedas dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Kopi dan teh juga sebaiknya dihindari karena bersifat diuretic serta memicu frekuensi buang air kecil,” tambahnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial