Daftar 10 Tol Fungsional yang Beroperasi Saat Mudik Lebaran 2026
21 Februari 2026, 19:00 WIB
Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Aksi ugal-ugalan antara bus di jalanan kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh dua pengemudi dari perusahaan otobus (PO) Damri.
Menyitat akun Instagram @dashcam_owners_Indonesia, dua bus Damri berjalan saling beriringan di jalan Tol Ngawi–Kertosono pada 25 Desember 2025.
Aksi tersebut tentu sangat membahayakan pengguna jalan lain. Apalagi salah satu bus melakukan manuver berbahaya.
Terlihat sempat memotong lajur ke kanan. Kemudian dua bus Damri berkendara dengan jarak cukup berdekatan untuk melakukan serah terima bingkisan.
Setelah itu, mobil di belakang yang merekam video berupaya untuk mendahului dua kendaraan besar tersebut.
Akan tetapi aksi berbahaya dilakukan salah satu sopir yang berada di kiri. Ia langsung memotong ke sebelah kanan.
Hampir menyebabkan kecelakaan dengan mobil perekam. Tentu aksi sopir itu sangat membahayakan.
Melihat aksi ugal-ugalan di atas, pihak Damri memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resmi mereka.
“Damri menyampaikan permohonan maaf atas beredarnya video dashcam terhadap armada Damri di jalan Tol Ngawi–Kertosono,” tulis @damriindonesia, Senin (29/12).
Lebih jauh disebutkan bahwa mereka selalu berkomitmen menjaga keselamatan, profesionalisme serta kualitas layanan di seluruh lini operasional.
Mereka juga mengungkapkan bahwa pengemudi yang bersangkutan sudah diberikan sanksi berat, agar tidak mengulangi kesalahan lagi.
“Dan dijatuhi hukuman skorsing untuk tidak bertugas selama enam bulan, sesuai dengan ketentuan perusahaan,” lanjut mereka.
Selain itu Damri juga berencana buat melakukan evaluasi secara internal. Hal ini penting guna memperkuat disiplin para pengemudi.
Kemudian menanamkan budaya keselamatan berkendara. Jadi tidak ada lagi aksi ugal-ugalan di jalan oleh sopir bus Damri.
“Damri mengapresiasi perhatian masyarakat dan berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan,” tegas perusahaan otobus tersebut.
Tentu kejadian di atas sangat memprihatinkan. Sebab para pengemudi kendaraan besar bersikap abai terhadap keselamatan pengendara lain.
Apalagi dilakukan di jalan bebas hambatan. Sangat berrisiko, dapat menyebabkan kecelakaan fatal antar kendaraan.
Hal tersebut harus menjadi perhatian banyak pihak. Termasuk para pengemudi kendaraan besar seperti bus antar kota dan provinsi.
Mengingat mereka membawa banyak nyawa. Sehingga keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lain harus selalu dijaga.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Februari 2026, 19:00 WIB
08 Februari 2026, 18:00 WIB
07 Februari 2026, 09:00 WIB
14 Januari 2026, 07:00 WIB
04 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif