Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Pengembangan tank siluman Hyundai tampak futuristik dan modern, siap untuk lakukan serangan mendadak
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Tak hanya mobil berteknologi EV dan ICE, Hyundai Motor Group pun diketahui mengembangkan atau membuat peralatan militer atau industri pertahanan. Pekerjaan ini dilakukan langsung oleh Hyundai Rotem, perusahaan di bawah naungan mereka yang selain peralatan perang juga terbiasa memproduksi peralatan pabrik hingga perkeretaapian.
Tank Siluman Hyundai ini pertama kali muncul di Seoul International Aerospace & Design Exhibition 2023 dan tampil sangat futuristik. Tampak dari garis-garis bodinya yang modern untuk sebuah kendaraan tempur dengan balutan aksen sarang lebah.
Material eksterior sendiri terbuat dari kombinasi baja modular, keramik serta besi komposit. Untuk kelengkapan perang terdapat meriam utama berukuran 130 mm dan terdapat pula lampu slim LED di bagian depan. Tak ketinggalan terdapat juga drone yang siap melesat dari dalam bodi tank guna memantau atau mengintai sekeliling medan pertempuran.
Tank pendahulunya K2 Black Panther dilengkapi mesin diesel 12 silinder 1.500 hp. Untuk K3 yang masih berupa konsep ini awalnya akan diproduksi dengan mesin sama namun belakangan ada opsi menambahkan sel bahan bakar hidrogen sebagai sumber tenaga.
Untuk diketahui, penggunaan hidrogen tentu memiliki keungulan soal daya jelajah dan ramah lingkungan.
Selain itu, dengan penggerak hidrogen memiliki keuntungan suhu thermal tank akan menjadi lebih dingin membuat agak sulit dibaca radar atau dikenali musuh. Apalagi dikabarkan bahwa tank ini dilabur oleh cat yang juga tidak mudah dideteksi oleh radar.
Artinya paduan-paduan teknologinya akan membuat tank siluman Hyundai bisa melakukan serangan mendadak di garis depan tanpa mudah dideteksi musuh.
Tank Hyundai K3 juga semula direncanakan dapat sepenuhnya dikendalikan tanpa awak alias bisa dikendalikan dari jarak jauh. Namun menurut info saat ini ada 3 kru yang akan mengendalikannya.
Terakhir, menurut Hyundai pengembangan K3 untuk sampai di titik terbaik masih membutuhkan waktu lama. Karena tank siluman Hyundai ini baru bisa diandalkan di medan perang pada 2040.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 09:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
14 Januari 2026, 15:00 WIB
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
28 Januari 2026, 20:00 WIB
Toyota mengunggah bocoran mobil terbaru mereka, siluet SUV berukuran besar diyakini versi produksi dari bZ5X
28 Januari 2026, 19:00 WIB
Yamaha akan segera menjajal motor balap dengan mesin V4 berkubikasi 850 cc untuk berlaga di MotoGP 2027
28 Januari 2026, 18:00 WIB
Astra UD Trucks akan melakukan perawatan armada PT Pertamina Patra Niaga di berbagai wilayah strategis
28 Januari 2026, 17:00 WIB
Audi enggan mengikuti tren-tren mobil baru yang mengusung layar infotaiment dan panel meter berukuran besar
28 Januari 2026, 16:01 WIB
Jaecoo Indonesia terus berinovasi dengan menghadirkan sejumlah layanan, terbaru mereka membuka diler di Serpong
28 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD sukses menjadi produsen mobil Cina paling laris pada 2025 usai membukukan penjualan sampai 4,6 juta unit
28 Januari 2026, 14:00 WIB
Lepas L8 bakal bersaing dengan semakin banyak merek mobil Cina yang akan debut di Indonesia tahun ini
28 Januari 2026, 13:00 WIB
One way dan contraflow masih menjadi andalan kepolisian dalam memperlancar arus lalu lintas mudik Lebaran 2026