Hyundai Mulai Survey Calon Konsumen Genesis di Tanah Air
20 Februari 2026, 07:00 WIB
Pengembangan tank siluman Hyundai tampak futuristik dan modern, siap untuk lakukan serangan mendadak
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Tak hanya mobil berteknologi EV dan ICE, Hyundai Motor Group pun diketahui mengembangkan atau membuat peralatan militer atau industri pertahanan. Pekerjaan ini dilakukan langsung oleh Hyundai Rotem, perusahaan di bawah naungan mereka yang selain peralatan perang juga terbiasa memproduksi peralatan pabrik hingga perkeretaapian.
Tank Siluman Hyundai ini pertama kali muncul di Seoul International Aerospace & Design Exhibition 2023 dan tampil sangat futuristik. Tampak dari garis-garis bodinya yang modern untuk sebuah kendaraan tempur dengan balutan aksen sarang lebah.
Material eksterior sendiri terbuat dari kombinasi baja modular, keramik serta besi komposit. Untuk kelengkapan perang terdapat meriam utama berukuran 130 mm dan terdapat pula lampu slim LED di bagian depan. Tak ketinggalan terdapat juga drone yang siap melesat dari dalam bodi tank guna memantau atau mengintai sekeliling medan pertempuran.
Tank pendahulunya K2 Black Panther dilengkapi mesin diesel 12 silinder 1.500 hp. Untuk K3 yang masih berupa konsep ini awalnya akan diproduksi dengan mesin sama namun belakangan ada opsi menambahkan sel bahan bakar hidrogen sebagai sumber tenaga.
Untuk diketahui, penggunaan hidrogen tentu memiliki keungulan soal daya jelajah dan ramah lingkungan.
Selain itu, dengan penggerak hidrogen memiliki keuntungan suhu thermal tank akan menjadi lebih dingin membuat agak sulit dibaca radar atau dikenali musuh. Apalagi dikabarkan bahwa tank ini dilabur oleh cat yang juga tidak mudah dideteksi oleh radar.
Artinya paduan-paduan teknologinya akan membuat tank siluman Hyundai bisa melakukan serangan mendadak di garis depan tanpa mudah dideteksi musuh.
Tank Hyundai K3 juga semula direncanakan dapat sepenuhnya dikendalikan tanpa awak alias bisa dikendalikan dari jarak jauh. Namun menurut info saat ini ada 3 kru yang akan mengendalikannya.
Terakhir, menurut Hyundai pengembangan K3 untuk sampai di titik terbaik masih membutuhkan waktu lama. Karena tank siluman Hyundai ini baru bisa diandalkan di medan perang pada 2040.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 07:00 WIB
19 Februari 2026, 13:00 WIB
18 Februari 2026, 14:00 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
11 Februari 2026, 20:00 WIB
Terkini
21 Februari 2026, 21:00 WIB
Isuzu merupakan salah satu produsen kendaraan niaga yang sudah merakit lokal truk dan mobil pikap di RI
21 Februari 2026, 19:00 WIB
Pemerintah telah menyiapkan 10 tol fungsional untuk beroperasi saat mudik Lebaran 2026 agar mengurangi kemacetan
21 Februari 2026, 17:00 WIB
Michelin mengingatkan masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman agar memperhatikan kondisi ban kendaraan
21 Februari 2026, 13:00 WIB
GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India
21 Februari 2026, 11:00 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menilai impor pikap akan berdampak buruk bagi industri otomotif di dalam negeri
21 Februari 2026, 09:00 WIB
Menurut data yang dihimpun, total transaksi di IIMS 2026 hanya naik sekitar Rp 700 miliar dari tahun lalu
21 Februari 2026, 07:00 WIB
Suzuki Jimny modifikasi hadir di IIMS 2026 sebagai bahan referensi maupun inspirasi modifikasi para pengunjung
20 Februari 2026, 20:00 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun