Hyundai Staria Hybrid Terdaftar di RI, Incar Pasar MPV Premium
13 Juni 2026, 20:27 WIB
Pengembangan tank siluman Hyundai tampak futuristik dan modern, siap untuk lakukan serangan mendadak
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Tak hanya mobil berteknologi EV dan ICE, Hyundai Motor Group pun diketahui mengembangkan atau membuat peralatan militer atau industri pertahanan. Pekerjaan ini dilakukan langsung oleh Hyundai Rotem, perusahaan di bawah naungan mereka yang selain peralatan perang juga terbiasa memproduksi peralatan pabrik hingga perkeretaapian.
Tank Siluman Hyundai ini pertama kali muncul di Seoul International Aerospace & Design Exhibition 2023 dan tampil sangat futuristik. Tampak dari garis-garis bodinya yang modern untuk sebuah kendaraan tempur dengan balutan aksen sarang lebah.
Material eksterior sendiri terbuat dari kombinasi baja modular, keramik serta besi komposit. Untuk kelengkapan perang terdapat meriam utama berukuran 130 mm dan terdapat pula lampu slim LED di bagian depan. Tak ketinggalan terdapat juga drone yang siap melesat dari dalam bodi tank guna memantau atau mengintai sekeliling medan pertempuran.
Tank pendahulunya K2 Black Panther dilengkapi mesin diesel 12 silinder 1.500 hp. Untuk K3 yang masih berupa konsep ini awalnya akan diproduksi dengan mesin sama namun belakangan ada opsi menambahkan sel bahan bakar hidrogen sebagai sumber tenaga.
Untuk diketahui, penggunaan hidrogen tentu memiliki keungulan soal daya jelajah dan ramah lingkungan.
Selain itu, dengan penggerak hidrogen memiliki keuntungan suhu thermal tank akan menjadi lebih dingin membuat agak sulit dibaca radar atau dikenali musuh. Apalagi dikabarkan bahwa tank ini dilabur oleh cat yang juga tidak mudah dideteksi oleh radar.
Artinya paduan-paduan teknologinya akan membuat tank siluman Hyundai bisa melakukan serangan mendadak di garis depan tanpa mudah dideteksi musuh.
Tank Hyundai K3 juga semula direncanakan dapat sepenuhnya dikendalikan tanpa awak alias bisa dikendalikan dari jarak jauh. Namun menurut info saat ini ada 3 kru yang akan mengendalikannya.
Terakhir, menurut Hyundai pengembangan K3 untuk sampai di titik terbaik masih membutuhkan waktu lama. Karena tank siluman Hyundai ini baru bisa diandalkan di medan perang pada 2040.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Juni 2026, 20:27 WIB
17 Mei 2026, 21:00 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
Terkini
17 Juni 2026, 18:37 WIB
Pada Juni 2026 beberapa pabrikan melakukan penyesuaian harga motor matic murah, seperti dialami oleh Yamaha
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD
17 Juni 2026, 09:00 WIB
E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer
17 Juni 2026, 07:00 WIB
GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta