Hyundai Buka Suara soal Situs Resmi Genesis yang Muncul di RI
19 Februari 2026, 13:00 WIB
Pengembangan tank siluman Hyundai tampak futuristik dan modern, siap untuk lakukan serangan mendadak
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Tak hanya mobil berteknologi EV dan ICE, Hyundai Motor Group pun diketahui mengembangkan atau membuat peralatan militer atau industri pertahanan. Pekerjaan ini dilakukan langsung oleh Hyundai Rotem, perusahaan di bawah naungan mereka yang selain peralatan perang juga terbiasa memproduksi peralatan pabrik hingga perkeretaapian.
Tank Siluman Hyundai ini pertama kali muncul di Seoul International Aerospace & Design Exhibition 2023 dan tampil sangat futuristik. Tampak dari garis-garis bodinya yang modern untuk sebuah kendaraan tempur dengan balutan aksen sarang lebah.
Material eksterior sendiri terbuat dari kombinasi baja modular, keramik serta besi komposit. Untuk kelengkapan perang terdapat meriam utama berukuran 130 mm dan terdapat pula lampu slim LED di bagian depan. Tak ketinggalan terdapat juga drone yang siap melesat dari dalam bodi tank guna memantau atau mengintai sekeliling medan pertempuran.
Tank pendahulunya K2 Black Panther dilengkapi mesin diesel 12 silinder 1.500 hp. Untuk K3 yang masih berupa konsep ini awalnya akan diproduksi dengan mesin sama namun belakangan ada opsi menambahkan sel bahan bakar hidrogen sebagai sumber tenaga.
Untuk diketahui, penggunaan hidrogen tentu memiliki keungulan soal daya jelajah dan ramah lingkungan.
Selain itu, dengan penggerak hidrogen memiliki keuntungan suhu thermal tank akan menjadi lebih dingin membuat agak sulit dibaca radar atau dikenali musuh. Apalagi dikabarkan bahwa tank ini dilabur oleh cat yang juga tidak mudah dideteksi oleh radar.
Artinya paduan-paduan teknologinya akan membuat tank siluman Hyundai bisa melakukan serangan mendadak di garis depan tanpa mudah dideteksi musuh.
Tank Hyundai K3 juga semula direncanakan dapat sepenuhnya dikendalikan tanpa awak alias bisa dikendalikan dari jarak jauh. Namun menurut info saat ini ada 3 kru yang akan mengendalikannya.
Terakhir, menurut Hyundai pengembangan K3 untuk sampai di titik terbaik masih membutuhkan waktu lama. Karena tank siluman Hyundai ini baru bisa diandalkan di medan perang pada 2040.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Februari 2026, 13:00 WIB
18 Februari 2026, 14:00 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
11 Februari 2026, 20:00 WIB
07 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
19 Februari 2026, 19:00 WIB
Untuk pertama kalinya dalam sejarah MotoGP, balapan di Australia bakal digelar di sirkuit jalan raya Adelaide
19 Februari 2026, 18:00 WIB
Alex Rins mengaku sempat menolak tawaran tim satelit Ducati, yakni Gresini Racing dan lebih memilih LCR Honda
19 Februari 2026, 17:00 WIB
Donald Trump memasang beberapa syarat agar mobil Cina bisa mengaspal di Amerika Serikat di masa mendatang
19 Februari 2026, 16:27 WIB
Adopsi kendaraan niaga bertenaga listrik terbilang rendah, Isuzu menanti dukungan lebih kuat dari pemerintah
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Debut iCar di Tanah Air berhasil menarik perhatian dengan desain booth menarik dan mobil bergaya hidup modern
19 Februari 2026, 14:00 WIB
Komisi II DPR menyarankan agar pemerintah provinsi memperhatikan kondisi masyarakat sebelum menjalankan opsen
19 Februari 2026, 13:00 WIB
Kehadiran Genesis di RI semakin dekat, namun pihak Hyundai Indonesia masih enggan beberkan informasi rinci
19 Februari 2026, 12:00 WIB
GAC Indonesia mengakui ada beberapa tantangan di 2026 yang harus mereka hadapi agar bisa bertahan lebih optimal