Martin Tak Mau Kehilangan Momentum di MotoGP Jepang 2026
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Aturan baru MotoGP 2027 mencakup penurunan kapasitas mesin, Dani Pedrosa ungkap keunggulannya buat pembalap
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP akan memasuki era baru di 2027. Sebab berbagai peraturan bakal diberlakukan.
Seperti contoh penurunan kapasitas mesin motor balap. Dari semula 1.000 cc menjadi 850 cc.
Tentu langkah di atas dinilai cukup berani, karena aturan soal jantung pacu tersebut sudah berlangsung sejak 2012.
Selain itu sejumlah aspek turut dirombak. Semisal sisi aerodinamika dari motor Marc Marquez, Pedro Acosta dan kawan-kawan.
Lalu Dorna juga melarang penggunaan perangkat ride height devices, teknologi yang berguna mengatur tinggi rendahnya motor sepanjang balapan.
Tujuan dari keputusan tersebut, diklaim untuk membuat kuda besi para rider lebih aman selama di lintasan.
Pasalnya pengembangan aerodinamika dan ride height devices, dinilai membawa dampak negatif.
Terakhir seluruh motor balap di MotoGP 2027 bakal menggunakan ban dari Pireli. Tidak lagi menerima pasokan dari Michelin.
Berbagai ubahan di atas pun menuai banyak respons. Ada yang pro maupun kontra.
"Saya rasa ini penting, aturan baru ini akan memberikan lebih banyak kendali kepada para pembalap," ungkap Dani Pedrosa, Test Rider KTM di Crash pada Senin (05/01).
Perlu diketahui, Pedrosa telah melakukan pengujian prototipe mesin 850 cc milik KTM.
Selain itu, ia menjajal ban baru milik Pirelli. Sehingga sudah merasakan bagaimana performa kuda besi di MotoGP 2027.
Menurut Pedrosa, peraturan anyar tersebut membuat rasa berkendara motor balap mereka sangat berbeda.
Mendorong para rider untuk tampil kompetitif. Lalu susunan joki di garis start akan berbeda di setiap seri.
"Saat ini mereka cukup mudah diprediksi, (dengan aturan 2027) lebih banyak posisi dapat diisi. Ini membuka kembali persaingan di lintasan," Dani Pedrosa menambahkan.
Lebih jauh, Pedrosa menuturkan perubahan pemasok ban juga sangat mempengaruhi sasis, gaya berkendara, pengereman sampai pengaturan gas pada motor balap.
"Dampaknya akan bergantung pada seberapa berbeda ban tersebut," tegas Dani Pedrosa.
Sekadar informasi, Dorna turut menerapkan penggunaan etanol di MotoGP mulai 2027.
Ini termasuk kandungan etanol dan metanol dalam jumlah tertentu, pada bensin yang digunakan di motor setiap pembalap.
Lebih rinci dijelaskan, bahan bakar 100 persen nonfosil pada MotoGP 2027 nantinya akan dinilai melalui uji C14.
Hal itu dilakukan untuk mengukur kadar isotop C14 yang terkandung di dalam bahan bakar.
Bahan bakar pada motor balap yang digunakan di ajang MotoGP mulai 2027 mendatang diperoleh melalui penyulingan minyak mentah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
29 September 2026, 07:00 WIB
20 September 2026, 20:03 WIB
19 September 2026, 20:47 WIB
18 September 2026, 17:00 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Belum diumumkan besarannya, namun tarif Transjakarta serta Transjabodetabek dipastikan naik mulai 2027
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
Teknologi REEV Light jadi terobosan Suzuki hadapi persaingan sengit dengan merek Cina di era elektrifikasi
01 Oktober 2026, 18:13 WIB
AiMOGA Robotics dari Chery Group terus kembangkan teknologi robotika yang bisa membantu tugas manusia
01 Oktober 2026, 17:35 WIB
Pada Oktober 2026 harga BBM di seluruh SPBU terpantau tak mengalami penyesuaian harga, sama seperti bulan lalu
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda