Francesco Bagnaia Bertekad Kalahkan Marc Marquez di MotoGP 2026

Dengan Desmosedici GP26, Francesco Bagnaia percaya diri untuk mengarungi MotoGP 2026 yang akan segera berjalan

Francesco Bagnaia Bertekad Kalahkan Marc Marquez di MotoGP 2026

KatadataOTO – MotoGP 2025 menjadi musim paling menyakitkan bagi Francesco Bagnaia. Namun hal tersebut sudah dilupakan oleh Pecco.

Rider Ducati tersebut menatap penuh percaya diri MotoGP 2026. Apalagi setelah menerima Desmosedici GP26 dari skuad Ducati Corse.

“Saya menikmati motor, kecepatannya sangat bagus. Saya rasa para insinyur tidak banyak melakukan perubahan,” ungkap Francesco Bagnaia di Crash pada Selasa (27/01).

Menurut Pecco, ada beberapa penyesuaian yang dilakukan para teknisi pada motor balap Ducati. Mereka mengoptimalkan sejumlah sektor dirasa masih kurang.

Francesco Bagnaia
Photo: Instagram @pecco63

Sehingga anak didik Valentino Rossi ini, berhasil menemukan performa terbaik dari kuda besi asal Italia tersebut.

“Namun saya tidak bisa membahas detailnya, karena saya tidak mengetahui. Akan tetapi saya yakin motor baru ini akan kompetitif,” lanjut Pecco.

Berkat kemajuan di atas, Francesco Bagnaia cukup percaya diri mengarungi MotoGP 2026. Ia bertekad buat tampil maksimal di setiap seri.

Kemudian mampu berkompetisi di barisan depan bersama Marc Marquez, Alex Marquez, Marco Bezzecchi sampai Pedro Acosta.

“Aku hanya ingin bertarung lebih sengit di kejuaraan. Tidak seperti tahun lalu dan memiliki potensi untuk mempersulit hidup Marc Marquez,” pungkas Bagnaia.

Memang Bagnaia memiliki peluang untuk tampil kompetitif di MotoGP 2026. Ia mempunyai kuda besi yang sama seperti The Baby Alien.

Dengan begitu, kemungkinan Pecco tampil lebih agresif di lintasan terbuka lebar. Sehingga dapat mengalahkan para rival.

Oleh sebab itu, Francesco Bagnaia bertekad buat bertarung sejak putaran pertama MotoGP 2026. Jadi ia bisa mendulang lebih banyak poin musim ini.

“Banyak pembalap yang cepat, jadi penting untuk bersaing sejak awal. Bertarung dengan mereka dan mencoba merebut kembali apa yang hilang tahun lalu,” pungkas Bagnaia.

Saran dari Ducati

Di sisi lain Manuel Poggiali, pelatih balap Ducati memberikan beberapa masukan agar Francesco Bagnaia bisa kembali ke barisan depan ketika beraksi di lintasan.

Sirkuit Motegi Nyaris Jadi Mimpi Buruk Baru Francesco Bagnaia
Photo: KatadataOTO

Termasuk dalam bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026. Sebab semua pihak memiliki peluang yang sama.

“Tetapi bagaimana dia bisa kembali ke performa terbaiknya? Belajar, menganalisis, dan lebih tekun,” kata Poggiali dalam kesempatan berbeda.

Patut ditunggu bagaimana aksi Francesco Bagnaia bersama Desmosedici GP26 dalam mengarungi MotoGP 2026.


Terkini

mobil
Chery

Chery Yakin Penjualan Mobil Tumbuh di 2026, Ini Penyebabnya

Chery menilai mobil menjadi salah satu kebutuhan utama konsumen Indonesia, bakal bantu dorong pasar di 2026

mobil
MG S5 EV

MG S5 EV Diperkenalkan, Siap Debut di IIMS 2026

Kehadiran MG S5 EV memanaskan persaingan pasar mobil listrik Indonesia, menawarkan sejumlah kelebihan

otosport
Valentino Rossi

Valentino Rossi Turun Gunung, Sebut Mandalika Berkarakter

Valentino Rossi beraksi di Sirkuit Mandalika bersama Morbidelli dan Digiannantonio dalam beberapa hari

mobil
Ford

Diler Baru Ford PIK 2 Dibuka, Jangkau Lebih Banyak Konsumen

Ford PIK 2 resmi dibuka, perluas jaringan outlet guna memudahkan pelanggan untuk pembelian mobil dan servis

mobil
iCar V23

Chery Bicara Nasib J6 setelah iCar V23 Debut di RI Tahun Ini

Pihak Chery meyakini kehadiran iCar V23 tidak akan menggantikan keberadaan J6 di RI, isi segmen yang berbeda

mobil
Lepas L8

Uji Coba Kemampuan Performa Lepas L8 Bermasalah

Lepas L8 mengalami masalah ketika dilakukan uji coba dengan awak media di Pusdiklantas Serpong, Tangerang

news
Ganjil Genap Puncak Bogor

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Puncak Bogor Terakhir di Januari

Agar tidak terjadi kemacetan panjang, kepolisian bakal menerapkan ganjil genap puncak Bogor di akhir pekan

mobil
Baterai Mobil Listrik

Eropa Tertinggal 20 Tahun dari Cina Soal Pengembangan Baterai EV

Kesenjangan yang ada membuat para produsen baterai asal Cina menggempur pasar Eropa dalam beberapa waktu