Daftar Kendaraan Dirjen Pajak yang Curi Perhatian Sri Mulyani

Kendaraan Dirjen Pajak mencuri perhatian dari Sri Mulyani, Menteri Keuangan setelah beredar foto Suryo menggunakan moge

Daftar Kendaraan Dirjen Pajak yang Curi Perhatian Sri Mulyani
Satrio Adhy

TRENOTO – Suryo Utomo, Dirjen (Direktur Jenderal) Pajak tengah menjadi sorotan. Hal itu setelah Sri Mulyani, Menteri Keuangan mendesaknya guna mengklarifikasi perihal harta yang dimiliki.

Hal tersebut setelah foto Suryo mengendarai moge (motor gede) beredar di dunia maya. Oleh sebabnya Sri Mulyani meminta dia menjelaskan dari mana mendapatkan kendaraan terlapor dalam LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara).

“Jelaskan dan sampaikan kepada masyarakat atau publik mengenai jumlah Harta Kekayaan Dirjen Pajak serta dari mana sumbernya seperti yang dilaporkan pada LHKPN,” ujar Ani di Instargam pribadinya.

Photo : Antara

Lebih lanjut menurutnya hobi maupun gaya hidup mewah ditonjolkan Suryo dapat menimbulkan persepsi negatif. Selain itu bisa membuat kecurigaan mengenai dari mana harta para pegawai DJP.

Mengutip situs LHKPN milik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) kekayaan Dirjen Pajak satu ini mencapai Rp6.13 miliar pada 2017. Lalu pada 2021 ia tercatat memiliki Rp19.4 miliar.

Namun dipotong dengan utang Rp5 miliar sehingga menjadi Rp14.4 miliar. Jika dilihat jumlah tersebut melonjak sekitar Rp8.3 miliar selama empat tahun.

Baca Juga: Sri Mulyani Perintahkan Klub Moge Pajak Dibubarkan

Berangkat dari hal tersebut Sri Mulyani meminta Suryo untuk tidak memamerkan apa yang dipunya kepada masyarakat.

“Bahkan apabila moge diperoleh dan dibeli dengan uang halal serta gaji resmi, mengendarai moge bagi Pejabat atau Pegawai Pajak maupun Kemenkeu telah melanggar azas kepatutan juga kepantasan publik. Ini mencederai kepercayaan masyarakat,” tegas Menteri Keuangan.

Photo : @smindrawati

Bahkan sebelumnya Sri Mulyani meminta klub moge bawahannya, yakni BlastingRijder DJP untuk dibubarkan. Hal ini tentu agar tidak menumbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Daftar Kendaraan Dirjen Pajak Suryo Utomo

  • Mobil Toyota Ist tahun 2004: Rp100 juta
  • Motor Honda Supra tahun 1997: Rp1 juta
  • Mobil Hyundai Tucson tahun 2014: Rp270 juta
  • Motor Honda BeAT tahun 2015: Rp10 juta
  • Motor Yamaha tahun 2005: Rp3 juta
  • Mobil Suzuki Futura Pick-up tahun 2008: Rp40 juta
  • Motor Harley Davidson Sportster tahun 2003: Rp155 juta
  • Motor Kawasaki ER6 tahun 2019: Rp52 juta
  • Motor Yamaha RX King tahun 1996: Rp16 juta
  • Mobil Jeep Willys tahun 1956: Rp100 juta
  • Mobil Jeep Cherokee tahun 1997: Rp200 juta.

Terkini

mobil
Automechanika Jakarta 2026

Berburu Keperluan Mobil Balap di Automechanika Jakarta 2026

Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026

motor
Motor listrik

Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi

Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang

mobil
Suzuki e Sky

Sudah Terdaftar, Suzuki Tanggapi Kehadiran e Sky di RI

Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya

news
Motul

Motul Hadirkan Pengalaman Motorsport yang Berkesan

Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa

news
Astra Otoparts

Integrasi Layanan Astra Otoparts di Automechanika Jakarta 2026

Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif

news
Mitsubishi Fuso

Strategi Mitsubishi Fuso Tingkatkan Layanan ke Pengguna Canter

Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 25 September 2026, Ada 26 Titik

Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta 25 September 2026 Jelang Akhir Pekan

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota