Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Subsidi motor listrik dikabarkan sudah semakin dekat untuk dikuncurkan oleh pemerintah ungkap Wamenperin
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah kembali memberikan harapan baru untuk pemberian subsidi motor listrik buat periode 2025. Dikabarkan bantuan satu ini bakal segera dikucurkan.
Akan tetapi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) masih belum menemukan bentuk yang pas buat subsidi motor listrik.
“Ada (usulan) seperti yang sebelumnya, kemudian satu lagi seperti Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP),” ungkap Faisol Riza, Wakil Menteri Perindustrian di Antara, Rabu (02/06).
Faisol menjelaskan bahwa mereka masih memerlukan diskusi lebih lanjut bersama kementerian terkait. Terutama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sehingga mereka bisa mengucurkan subsidi motor listrik segera kepada masyarakat di dalam negeri.
“Tapi rupanya teman-teman pelaku (produsen) ingin seperti yang tahun terdahulu (subsidi Rp 7 juta per unit),” lanjut dia.
Kemudian Faisol juga mengungkapkan bahwa peluncuran subsidi motor listrik bisa terealisasi pada bulan depan atau Agustus 2025.
Hal itu dapat terlaksana setelah Kemenperin melakukan diskusi lain bersama kementerian maupun lembaga terkait.
“Kita minta dipercepat, rapat terakhir karena masih fokus untuk musim liburan ini. Pak Menko (Airlangga Hartarto) akan menjadwalkan (rapat mendatang) setelah musim liburan ini, kemungkinan di bulan Agustus,” Faisol menambahkan.
Sebelumnya Faisol juga mengatakan kalau Sri Mulyani, Menteri Keuangan (Menkeu) sudah menyetujui anggaran subsidi motor listrik buat tahun ini hanya Rp 250 miliar.
Bila dilihat dengan lebih detail, jumlah di atas mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Di 2023 pemerintah menyiapkan dana Rp 1,75 triliun untuk 200 ribu motor listrik baru dan 50 ribu motor listrik konversi.
Lalu meningkat pada 2024 menjadi Rp 5,25 triliun untuk 600 ribu motor listrik baru serta 150 ribu kendaraan roda dua konversi.
Namun fakta di lapangan yang terealisasikan hanya Rp 350 miliar dengan kuota tersedia hanya 50 ribu unit kendaraan roda dua setrum.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 12:00 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya