Penerapan Biodiesel B50 1 Juli Dipercaya Bawa Banyak Efek Positif
18 Juni 2026, 07:00 WIB
Menurut PLN subsidi BBM menjadi salah satu tantangan transisi energi, terkhusus di sektor transporasi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Angka impor BBM (Bahan Bakar Minyak) di Indonesia masih terbilang tinggi. Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) mengungkapkan bahwa jumlah produksi minyak dalam negeri justru lebih kecil di 221 juta barel per tahun.
Lebih rinci dijelaskan impor minyak tembus 297 juta barel. Sebanyak 129 juta barel di antaranya berupa minyak mentah sementara 168 juta barel merupakan BBM.
Hingga saat ini Indonesia masih bergantung pada energi fosil. Padahal produksi minyak diklaim mengalami penurunan karena umur sumur minyak semakin tua dan belum ditemukan cadangan yang signifikan.
“Sementara konsumsi minyak bumi semakin meningkat. Mengakibatkan kontribusi terhadap defisit neraca perdagangan,” ucap Muhamad Alhaqurahman Isa, Coordinator of Business Services & Supervision Ditjen EBTKE Kementerian ESDM di sela IEE Series 2024, JIExpo Kemayoran, Rabu (28/8).
Selain penggunaan mobil listrik, ia mengatakan bahwa hidrogen bisa menjadi salah satu cara komprehensif dan alternatif bahan bakar ramah lingkungan. Hanya saja masih ada sejumlah tantangan dihadapi.
Misal adanya subsidi BBM diberikan saat ini. Berimbas pada ketergantungan penggunaan bahan bakar fosil karena banderol semakin kompetitif dan mudah dijangkau.
Lalu penggunaan mobil hidrogen di pasar global juga terbilang minim apalagi dibandingkan BEV (Battery Electric Vehicle). Di Indonesia, baru ada dua FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) diboyong buat studi atau operasional perusahaan seperti Toyota Mirai dan Hyundai Nexo.
“Di sektor transportasi (pemakaian hidrogen) lebih menantang lagi. Karena harga BBM kita disubsidi,” ucap Zainal Arifin, Executive VP of Various New and Renewable Energy PT PLN (Persero) dalam kesempatan sama.
Sehingga jalan menuju penerapan hidrogen buat mobil penumpang masih panjang. Harga Green Hydrogen yang bakal digunakan juga harus lebih terjangkau dibandingkan BBM.
“Agar Green Hydrogen bisa kompetitif, harganya itu harus 0,14 USD per kilogram supaya bisa menggantikan BBM di sektor transportasi,” ungkap Zainal.
Sebagai informasi menurut studi dari BRIN harga Green Hydrogen mulai dari 5 USD per kilogram. Dalam kurs rupiah angka tersebut setara dengan Rp 77.995.
Sementara targetnya jika ingin menjadi alternatif pengganti BBM banderol diharapkan adalah 0,14 USD atau sekitar Rp 2.155 per kilogram.
Saat ini PLN telah mulai mendukung sejumlah ekosistem alternatif kendaraan ramah lingkungan, seperti penyediaan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) dan Stasiun Pengisian Hidrogen pertama di RI.
Beriringan dengan itu pemerintah menekan subsidi BBM lewat pengurangan kuota per 2025. Angka disepakati adalah 19,41 juta kiloliter, turun dari target 2024 di 19,58 juta kiloliter.
Namun tujuan utama pengurangan subsidi tersebut adalah efisiensi. Sehingga pemberian keringanan bisa tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Juni 2026, 07:00 WIB
21 April 2026, 07:00 WIB
24 Oktober 2025, 17:00 WIB
17 Oktober 2025, 20:00 WIB
08 Oktober 2025, 18:30 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat