ESDM Sebut EV dan Biodiesel B40 Bisa Bantu Kurangi Penggunaan BBM

Upaya kurangi emisi di samping elektrifikasi, ESDM tegaskan komitmen penerapan biodiesel B40 di 1 Januari 2025

ESDM Sebut EV dan Biodiesel B40 Bisa Bantu Kurangi Penggunaan BBM
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) kembali tegaskan komitmen penerapan bahan bakar alternatif ramah lingkungan biodiesel B40. Rencananya akan diterapkan mulai 1 Januari 2025.

Hal tersebut merupakan bagian dari upaya mengurangi emisi karbon guna mencapai target NZE (Net Zero Emission) per 2060 atau lebih cepat. Sehingga tidak hanya sekadar lewat penggunaan mobil listrik ataupun hybrid.

Saat ini Indonesia sendiri disebut berada dalam masa transisi dari pemakaian bahan bakar fosil ke alternatif energi terbarukan alias Green Energy.

Sebagai gambaran ESDM ungkap bahwa penggunaan energi fosil di Indonesia mendominasi 87 persen. Sementara konsumsi bahan bakar mencapai 1,5 juta barrel per hari dan masih disubsidi.

Biodiesel B40
Photo : Antara

“Pada 2015, ratifikasi Paris Agreement di dalamnya Indonesia sudah berjanji untuk mengurangi emisi sebesar 358 juta ton. Jadi target kita secara nasional,” ucap Harris, Head of Survey & Testing Center Direktorat Jenderal EBTKE (Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi) Kementerian ESDM, di sela IEE Series 2024, Rabu (28/8).

Bicara soal biodiesel B40, alternatif itu merupakan campuran solar dengan 40 persen BBN (Bahan Bakar Nabati) berbasis minyak sawit.

Selain lebih ramah lingkungan, penerapan biodiesel B40 bakal semakin membantu mengurangi ketergantungan impor BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis solar.

“Hanya Indonesia yang punya program signifikan di sektor transportasi, diesel kita pakai B40,” tegas Harris.

ESDM sendiri melihat mobil listrik dan biodiesel sebagai dua hal utama yang jadi fokus dalam mengurangi penggunaan BBM secara nasional.

Usulan Pertamina, Kendaraan Tunggak Pajak Dilarang Isi BBM Subsidi
Photo : MyPertamina

Sebagai informasi pemanfaatan biodiesel di kuartal kedua 2024 sudah mencapai realisasi 6,2 juta kiloliter atau sekitar 54,2 persen dari target tahunan 11,3 juta kiloliter.

Harapannya peningkatan konsumsi biodiesel dapat berkontribusi menurunkan gas rumah kaca, berdampak positif pada perekonomian serta mengurangi ketergantungan impor bahan bakar fosil.

Pemerintah juga terus tingkatkan adopsi biodiesel berbasis kelapa sawit di berbagai jenis kendaraan. Tidak hanya mobil namun juga alat pertanian, industri kereta api, industri pertambangan dan alat berat sampai alat perkapalan dan pembangkit listrik.


Terkini

mobil
Jetour

Jetour Gelar Pameran di Mall, Tawarkan Kenyamanan Berkendara

Jetour T2 dipamerkan di mall wilayah Jakarta Pusat untuk mendekatkan diri dengan para konsumen setia

mobil
SPKLU

Pemerintah Tegaskan Bakal Percepat Pembangunan Ekosistem EV

Pembangunan ekosistem EV bakal dipercepat pemerintah untuk mendukung kemandirian energi nasional di masa depan

news
Daihatsu

Penjualan Daihatsu Gran Max Sudah Mencapai 900 Ribu Unit

Daihatsu Gran Max banyak diandalkan para pebisnis dalam mendukung mobilitas sehari-hari karena keunggulannya

news
KTB Fuso

Fuso Sebut Proyek Pemerintah Bantu Dongkrak Penjualan di 2026

Angka penjualan Fuso disebut terbantu dengan adanya pemesanan unit operasional Koperasi Desa Merah Putih

news
Truk Fuso

Kemenperin Bakal Batasi Truk Impor Dengan Dua Pendekatan

Kemenperin bakal menggandeng lembaga terkait untuk mengatasi lebih ketat gempuran impor truk dari Cina

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 10 April 2026, Ketat di Akhir Pekan

Pembatasan lalu lintas berupa ganjil genap Jakarta tetap di jam sibuk ketat meski sudah memasuki akhir pekan

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Akhir Pekan 10 April 2026

Manfaatkan layanan SIM keliling Jakarta sebelum akhir pekan, masih tersebar di lima lokasi berbeda hari ini

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 10 April, Beroperasi di Akhir Pekan

Menjelang akhir pekan, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung demi memfasilitasi para pengendara