Penjualan Mitsubishi L100 EV di 2025, Diminati di Perkotaan
12 Februari 2026, 18:00 WIB
Bersamaan peluncuran buletin bulanan, Katadata dan Kadin ESDM adakan diskusi terkait ekosistem EV di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Energy Insights Forum resmi diselenggarakan oleh Katadata bersama Kadin (Kamar Dagang Indonesia), ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) pada Senin (02/06).
Inisiatif tersebut dilakukan sebagai wadah diskusi para pemangku kepentingan dan pelaku industri otomotif terkait khususnya di era elektrifikasi.
Bersamaan itu, Kadin ESDM dan Katadata mengumumkan bentuk kerja sama terbaru yakni buletin bulanan dengan fokus utama EV (Electric Vehicle) di tahapan utama.
Buletin yang diluncurkan setiap bulan tersebut diharapkan bisa menjadi sumber informasi atau penyedia data buat pihak-pihak terkait.
“Apapun itu kalau strategis tetapi tidak punya data atau tidak dikelola secara intelijen, tentu kita tidak akan bisa mencapai tujuan dengan baik,” kata Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Kadin Indonesia di The Maple Brasserie, Senin.
Buletin bulanan kolaborasi dengan Katadata juga dapat dijadikan acuan buat Kadin saat akan menyampaikan perkembangan terkait ESDM termasuk ke masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir perwakilan dari BYD sebagai salah satu investor dan produsen kendaraan ramah lingkungan bertenaga listrik di Indonesia, kemudian juga Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia).
Sejumlah tantangan di pasar global dapat berdampak ke Indonesia, misalnya perang harga dan persaingan mobil listrik yang semakin memanas di Cina.
Hal tersebut membuat banyak manufaktur mengincar pasar ekspor, di mana Indonesia menjadi salah satu sasarannya.
“Indonesia adalah salah satu wilayah yang menguntungkan,” kata Moeldoko, Ketua Umum Periklindo di sela acara Energy Insights Forum di Jakarta, Senin.
Dia melanjutkan pemerintah perlu menyiapkan beberapa hal agar bisa menarik investor. Pertama adalah stabilitas ekonomi, politik dan keamanan.
Kemudian efisiensi dan komitmen pembangunan berbagai infrastruktur. Lalu kepastian regulasi.
“Kita saat ini tidak ada kepastian, mari kita kejar itu semua. Jadi ada sebuah kesempatan yang harus diambil,” ungkap Moeldoko.
Moeldoko menilai masih banyak peluang yang bisa diambil oleh negara jika bicara soal elektrifikasi. Sehingga kestabilan regulasi dan rencana jangka panjang perlu jadi perhatian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 18:00 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
11 Februari 2026, 19:00 WIB
11 Februari 2026, 13:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Honda berusaha untuk membangun kepercayaan para konsumen di Tanah Air terhadap lini motor listrik mereka
13 Februari 2026, 07:00 WIB
Skema DP rendah LCGC di IIMS 2026 bisa jaring SPK yang punya peluang batal atau tak sampai ke pengiriman unit
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dengan pengawasan kepolisian
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih dapat melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
12 Februari 2026, 21:00 WIB
Salah seorang tenaga penjual membocorkan, diskon Vespa matic berlaku untuk LX150, Primavera sampai Sprint
12 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun banyak pesaing seperti rental mobil lokal, Trac berkomitmen kembangkan penyewaan mobil perorangan
12 Februari 2026, 19:00 WIB
Target Mitsubishi meraup 3.000 pemesanan di IIMS 2026 didukung dua model SUV yakni Xpander dan Destinator