Katadata dan Kadin ESDM Gelar Diskusi Ekosistem EV di RI

Bersamaan peluncuran buletin bulanan, Katadata dan Kadin ESDM adakan diskusi terkait ekosistem EV di RI

Katadata dan Kadin ESDM Gelar Diskusi Ekosistem EV di RI
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Energy Insights Forum resmi diselenggarakan oleh Katadata bersama Kadin (Kamar Dagang Indonesia), ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) pada Senin (02/06).

Inisiatif tersebut dilakukan sebagai wadah diskusi para pemangku kepentingan dan pelaku industri otomotif terkait khususnya di era elektrifikasi.

Bersamaan itu, Kadin ESDM dan Katadata mengumumkan bentuk kerja sama terbaru yakni buletin bulanan dengan fokus utama EV (Electric Vehicle) di tahapan utama. 

Buletin yang diluncurkan setiap bulan tersebut diharapkan bisa menjadi sumber informasi atau penyedia data buat pihak-pihak terkait.

Mobil Listrik Aletra L8 Resmi Dirakit Lokal di Purwakarta
Photo : Aletra

“Apapun itu kalau strategis tetapi tidak punya data atau tidak dikelola secara intelijen, tentu kita tidak akan bisa mencapai tujuan dengan baik,” kata Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Kadin Indonesia di The Maple Brasserie, Senin.

Buletin bulanan kolaborasi dengan Katadata juga dapat dijadikan acuan buat Kadin saat akan menyampaikan perkembangan terkait ESDM termasuk ke masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir perwakilan dari BYD sebagai salah satu investor dan produsen kendaraan ramah lingkungan bertenaga listrik di Indonesia, kemudian juga Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia).

Sejumlah tantangan di pasar global dapat berdampak ke Indonesia, misalnya perang harga dan persaingan mobil listrik yang semakin memanas di Cina.

Hal tersebut membuat banyak manufaktur mengincar pasar ekspor, di mana Indonesia menjadi salah satu sasarannya.

“Indonesia adalah salah satu wilayah yang menguntungkan,” kata Moeldoko, Ketua Umum Periklindo di sela acara Energy Insights Forum di Jakarta, Senin.

Dia melanjutkan pemerintah perlu menyiapkan beberapa hal agar bisa menarik investor. Pertama adalah stabilitas ekonomi, politik dan keamanan.

Huawei Buka Peluang Kerja Sama Pengembangan SPKLU di RI
Photo : KatadataOTO

Kemudian efisiensi dan komitmen pembangunan berbagai infrastruktur. Lalu kepastian regulasi.

“Kita saat ini tidak ada kepastian, mari kita kejar itu semua. Jadi ada sebuah kesempatan yang harus diambil,” ungkap Moeldoko.

Moeldoko menilai masih banyak peluang yang bisa diambil oleh negara jika bicara soal elektrifikasi. Sehingga kestabilan regulasi dan rencana jangka panjang perlu jadi perhatian.


Terkini

review
Changan Nevo Q05

Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban

SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya

mobil
Ford dan Geely

SUV Baru Ford Bakal Pakai Platform Geely EX5

Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Kembali Beroperasi Hari Ini, Rabu 26 Agustus

Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026 Pasca Maulid

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Setelah Libur Maulid Nabi Muhammad

SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara

mobil
Suzuki e Sky

Suzuki e Sky Debut, EV Mungil Amunisi Lawan BYD Racco

Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta

news
Pertamina Lubricants

Pertamina Lubricants Bantu Pengemudi Ojol, Beri Layanan Ganti Oli

Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan

otosport
MotoGP Aragon 2026

Jadwal MotoGP Aragon 2026: Aprilia Waspadai Marc Marquez

MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana