Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Bersamaan peluncuran buletin bulanan, Katadata dan Kadin ESDM adakan diskusi terkait ekosistem EV di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Energy Insights Forum resmi diselenggarakan oleh Katadata bersama Kadin (Kamar Dagang Indonesia), ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) pada Senin (02/06).
Inisiatif tersebut dilakukan sebagai wadah diskusi para pemangku kepentingan dan pelaku industri otomotif terkait khususnya di era elektrifikasi.
Bersamaan itu, Kadin ESDM dan Katadata mengumumkan bentuk kerja sama terbaru yakni buletin bulanan dengan fokus utama EV (Electric Vehicle) di tahapan utama.
Buletin yang diluncurkan setiap bulan tersebut diharapkan bisa menjadi sumber informasi atau penyedia data buat pihak-pihak terkait.
“Apapun itu kalau strategis tetapi tidak punya data atau tidak dikelola secara intelijen, tentu kita tidak akan bisa mencapai tujuan dengan baik,” kata Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Kadin Indonesia di The Maple Brasserie, Senin.
Buletin bulanan kolaborasi dengan Katadata juga dapat dijadikan acuan buat Kadin saat akan menyampaikan perkembangan terkait ESDM termasuk ke masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir perwakilan dari BYD sebagai salah satu investor dan produsen kendaraan ramah lingkungan bertenaga listrik di Indonesia, kemudian juga Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia).
Sejumlah tantangan di pasar global dapat berdampak ke Indonesia, misalnya perang harga dan persaingan mobil listrik yang semakin memanas di Cina.
Hal tersebut membuat banyak manufaktur mengincar pasar ekspor, di mana Indonesia menjadi salah satu sasarannya.
“Indonesia adalah salah satu wilayah yang menguntungkan,” kata Moeldoko, Ketua Umum Periklindo di sela acara Energy Insights Forum di Jakarta, Senin.
Dia melanjutkan pemerintah perlu menyiapkan beberapa hal agar bisa menarik investor. Pertama adalah stabilitas ekonomi, politik dan keamanan.
Kemudian efisiensi dan komitmen pembangunan berbagai infrastruktur. Lalu kepastian regulasi.
“Kita saat ini tidak ada kepastian, mari kita kejar itu semua. Jadi ada sebuah kesempatan yang harus diambil,” ungkap Moeldoko.
Moeldoko menilai masih banyak peluang yang bisa diambil oleh negara jika bicara soal elektrifikasi. Sehingga kestabilan regulasi dan rencana jangka panjang perlu jadi perhatian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana