Hyundai Mulai Survey Calon Konsumen Genesis di Tanah Air
20 Februari 2026, 07:00 WIB
Akibat potensi kendala pada ICCU, diestimasikan sekitar 9.000 unit terdampak recall Hyundai Ioniq 5 dan 6
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Recall Hyundai Ioniq 5 dan 6 belum lama ini dilakukan akibat potensi kendala pada komponen ICCU (Integrated Charging Control Unit), mengikuti langkah telah diambil Hyundai Korea Selatan.
Meski tidak disebutkan secara pasti, Haris Wiyono, Head of Aftersales Service PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) mengatakan ribuan unit mungkin terdampak, dengan porsi paling banyak Ioniq 5.
“9.000 unit. Total Ioniq 5, 6 dan Genesis. Ioniq 6 di bawah 10 persen, sisanya Ioniq 5 paling banyak,” ucap Haris di Jakarta Selatan, Rabu (8/5).
Lebih rinci unit mobil listrik Ioniq terdampak merupakan seluruh mobil terjual sejak pertama kali diluncurkan di Tanah Air. Ioniq 5 mulai Maret 2022 sampai April 2024, sementara Ioniq 6 yang dipasarkan sejak GIIAS 2023.
Ia mengimbau konsumen untuk segera membawa kendaraan mereka ke diler resmi terdekat, termasuk pemilik yang belum dihubungi oleh pihak HMID.
Sejumlah konsumen sudah dihubungi melalui call center dan Bluelink. Proses Update Software dilalui tidak rumit dan hanya memakan waktu sekitar 20 menit.
Untuk diketahui ICCU sendiri berpengaruh langsung pada proses pengisian daya kendaraan. Ada beberapa kendala berpotensi terjadi jika pemilik kendaraan tidak segera membawa mobilnya ke diler resmi untuk mendapatkan pembaruan software.
“Ya tidak mengisi (daya baterai), lambat pengisiannya bisa. Ada beberapa kasus seperti itu, tapi tidak sampai korslet,” tegas Haris.
Ketika ditanya soal OTA (Over the Air) Update atau pembaruan jarak jauh, Haris menegaskan unit untuk pasar Indonesia belum dibekali teknologi tersebut.
Menurut dia lini kendaraan Hyundai yang mendukung fitur OTA Update adalah produksi setelah Ioniq 5 maupun 6.
Hingga saat ini HMID masih memproses recall agar bisa menjangkau seluruh konsumen. Proses ini dimulai sejak 6 Mei 2024 dan masih bergulir sampai saat ini.
Sebagai informasi di Korea Selatan masalah ICCU mempengaruhi semua model Hyundai dan Kia yang menggunakan platform e-GMP yaitu Ioniq 5, Ioniq 6, Genesis GV60, GV70, GV80 dan Kia EV6.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 07:00 WIB
19 Februari 2026, 13:00 WIB
18 Februari 2026, 14:00 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
07 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit