Periklindo Tetap Kesampingkan Insentif Mobil Hybrid

Tidak sejalan dengan rencana pemerintah terkait insentif mobil hybrid, Ketua Umum Periklindo sebut bukan EV

Periklindo Tetap Kesampingkan Insentif Mobil Hybrid

KatadataOTO – Insentif mobil hybrid masih jadi satu hal yang cukup ditunggu oleh sejumlah produsen. Pasalnya kendaraan satu ini jadi jembatan tepat untuk masyarakat dalam transisi ke mobil listrik murni.

Beragam keunggulan ditawarkan mulai dari efisiensi bahan bakar, banderol kompetitif sampai model lebih bervariasi dan tersedia dalam opsi konfigurasi 7-seater yang memuat lebih banyak penumpang.

Di Thailand sudah banyak pabrikan mulai berinvestasi dan melakukan produksi lokal mobil hybrid karena keuntungan ditawarkan pemerintah setempat. Alhasil sejumlah HEV bahkan ditawarkan lebih murah dari mobil konvensional.

Hal itu mungkn terjadi karena pemberian subsidi dari pemerintah Thailand demi menstimulasi daya beli konsumen terhadap mobil ramah lingkungan.

Insentif Mobil Hybrid
Photo : KatadataOTO

Sementara di Indonesia insentif masih terbatas pada BEV (Battery Electric Vehicle) alias kendaraan listrik berbasis baterai. Juga ada beberapa ketentuan harus dipatuhi oleh produsen seperti TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) minimal 40 persen.

Belum lama ini Joko Widodo, Presiden RI menyatakan bahwa insentif mobil hybrid memang masih digodok bersama para bawahannya.

“Saat ini masih dibicarakan dengan menteri ekonomi dan menteri perindustrian ya,” ungkap Jokowi di sela PEVS 2024, JIExpo Kemayoran, Jumat (3/5).

Menanggapi hal tersebut, Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan RI sekaligus Ketua Umum Periklindo masih tidak sejalan dengan pemerintah terkait pengembangan mobil hybrid. 

Namun ia menegaskan bakal mendukung segala upaya pemerintah dalam membantu menurunkan emisi karbon, termasuk melalui penggunaan mobil hybrid.

Moeldoko mengakui mobil hybrid bantu pengurangan konsumsi bensin, apalagi dalam kecepatan tertentu HEV mengandalkan motor elektrik.

“Saya sebagai ketua Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) tidak saya masukkan. EV (Electric Vehicle) ya EV murni jadi kalau hybrid menurut saya tidak dalam kategori EV,” ucap Moeldoko di JIExpo Kemayoran, Sabtu (4/5).

Namun bicara sebagai Kepala Staf Presiden ia mengimbau seluruh pihak terkait untuk menunggu terlebih dulu keputusan pemerintah terkait insentif mobil hybrid.

Mobil Hybrid Toyota
Photo : Toyota

“Makanya kemarin Presiden waktu ditanya bilang tunggu dulu. Hybrid juga perlu penelaahan lebih dalam,” ujar Moeldoko.

Sekadar informasi pameran kendaraan listrik PEVS 2024 masih berlangsung sampai Minggu (5/5). Sebanyak 116 peserta hadir termasuk dari kendaraan roda empat maupn roda dua.


Terkini

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi

news
Arus balik Lebaran 2025

Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada

motor
Penjualan Motor Baru Honda Diprediksi Naik pada Kuartal Satu 2025

Penjualan Motor Baru Honda Diprediksi Naik pada Kuartal Satu 2025

Dengan berbagai pertimbangan AHM memprediksi penjualan motor baru Honda akan meningkat pada kuartal pertama

mobil
Hyundai Beri Sinyal Kehadiran Stargazer Facelift Tahun Ini

Hyundai Beri Sinyal Kehadiran Stargazer Facelift Tahun Ini

Hyundai Stargazer facelift diduga terdaftar di RI dengan nama varian Carten, berpeluang meluncur tahun ini

news
Cek Rekayasa Lalu Lintas Puncak Bogor selama Mudik Lebaran 2025

Cek Rekayasa Lalu Lintas Puncak Bogor selama Mudik Lebaran 2025

Pihak kepolisian dapat menerapkan one way di Puncak Bogor secara situasional, berikut rincian aturannya

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selama Libur Lebaran 2025

Ganjil genap Jakarta ditiadakan selama libur Lebaran 2025 sehingga masyarakat bisa bebas beraktivitas

mobil
Pikap BYD Shark PHEV Debut di Thailand, Makin Dekat ke RI

Pikap BYD Shark PHEV Debut di Thailand, Makin Dekat ke Indonesia

Hybrid BYD Shark semakin dekat ke Indonesia, debut di Thailand dengan harga di kisaran Rp 800 jutaan

news
Diton Berangkatkan 200 Pemudik pada Lebaran 2025

Diton Berangkatkan 200 Pemudik pada Lebaran 2025

200 peserta mengikuti program mudik gratis bareng Diton 2025 dengan berbagai kota tujuan seperti ke Semarang