Komitmen Leapmotor Penuhi TKDN 60 Persen, Potensi Harga Naik
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Changan masuk ke pasar otomotif Indonesia dengan komitmen jangka panjang. Pabrikan asal Cina ini menghadirkan sejumlah inovasi yang relevan di Tanah Air.
Changan sebagai salah satu brand otomotif tertua di Tiongkok, terus membangun reputasi di berbagai negara termasuk Indonesia.
Adapun caranya melalui pendekatan berbasis riset dan pengujian ketat. Sehingga mempertontonkan mobil listrik unggulan.
Langkah Changan sendiri terbukti dengan produksi mobil ramah lingkungan yang telah menembus angka fantastis.
“Produksi 30 juta kendaraan mencerminkan konsistensi Changan dalam menerapkan satu standar kualitas global,” ucap Setiawan Surya, CEO Changan indonesia dalam siaran pers dikutip (19/01).
Lebih jauh ia mengatakan bahwa setiap kendaraan yang dihasilkan, telah melalui pengujian panjang.
Berbekal disiplin engineering, uji coba unit dilakukan hingga 10 tahun atau 260 ribu kilometer.
Raihan Changan baru-baru ini dikatakan bukan sekadar statistik semata. Karena volume besar hanya bisa dicapai melalui kepercayaan global dan konsistensi kualitas produk.
Dalam melakukan pengembangan produk, Changan memiliki setidaknya enam fasilitas R&D (Research and Development) di beberapa negara.
Walhasil proses melahirkan kendaraan bisa lebih terjamin kualitas dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Changan sendiri mengklaim, bahwa mereka adalah satu-satunya produsen otomotif yang didukung State Key Laboratory of Intelligent Vehicle Safety Technology.
Melalui sistem verifikasi internal CA-ITVS (Changan Automotive Intelligent Technology Validation System), setiap kendaraan Changan diuji menempuh jarak lebih dari 5 juta kilometer.
“Standar inilah yang kami hadirkan secara utuh di Indonesia, sebagai wujud komitmen Changan,” jelas Setiawan.
Kemudian brand ini juga mengklaim bahwa mereka tidak hanya fokus pada volume. Namun lebih kepada transformasi.
Proyeksi pasar 2030, perusahaan tersebut memperkirakan penjualan mobil ramah lingkungan atau NEV (New Energy Vehicle), mampu meraup 60 persen pasar.
Sedangkan 30 persen kendaraan asal mancanegara akan meramaikan pasar Tanah Air pada 2030.
Mengandalkan strategi seperti disebutkan di atas, Changan ingin menjadi brand global yang semakin kuat dan bisa dipercaya.
“Changan berkomitmen untuk memberikan keandalan, keamanan dan kenyamanan. Sehingga dapat dipercaya dalam jangka panjang,” tutur Setiawan kemudian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
21 Oktober 2026, 13:00 WIB
19 Oktober 2026, 13:00 WIB
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Terkini
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027
21 Oktober 2026, 15:00 WIB
Bersamaan dengan acara Chery International User Summit 2026, iCar V25 resmi meluncur dan berpeluang masuk RI
21 Oktober 2026, 13:00 WIB
Pemesanan Chery Q yang tembus ribuan unit diyakini dapat berkontribusi dongkrak penjualan mereka di Indonesia
21 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil hybrid masih jadi satu opsi utama kendaraan ramah lingkungan yang praktis, catat penjualan positif
21 Oktober 2026, 09:00 WIB
Berkat penggunaan Blade Battery 2.0, BYD Atto 1 generasi kedua kini bisa diisi daya dalam waktu lebih singkat
21 Oktober 2026, 07:00 WIB
AiMOGA Robotic dikabarkan telah siap untuk memasarkan robot humanoid pendamping keluarga pertama di dunia
21 Oktober 2026, 06:39 WIB
DHL Express percayakan Wuling Mitra EV, langkah strategis mempercepat transisi kendaraan listrik komersial