Era EV, Pengamat Dorong Edukasi Mitigasi Kebakaran Mobil Listrik
19 Januari 2026, 14:00 WIB
Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Changan masuk ke pasar otomotif Indonesia dengan komitmen jangka panjang. Pabrikan asal Cina ini menghadirkan sejumlah inovasi yang relevan di Tanah Air.
Changan sebagai salah satu brand otomotif tertua di Tiongkok, terus membangun reputasi di berbagai negara termasuk Indonesia.
Adapun caranya melalui pendekatan berbasis riset dan pengujian ketat. Sehingga mempertontonkan mobil listrik unggulan.
Langkah Changan sendiri terbukti dengan produksi mobil ramah lingkungan yang telah menembus angka fantastis.
“Produksi 30 juta kendaraan mencerminkan konsistensi Changan dalam menerapkan satu standar kualitas global,” ucap Setiawan Surya, CEO Changan indonesia dalam siaran pers dikutip (19/01).
Lebih jauh ia mengatakan bahwa setiap kendaraan yang dihasilkan, telah melalui pengujian panjang.
Berbekal disiplin engineering, uji coba unit dilakukan hingga 10 tahun atau 260 ribu kilometer.
Raihan Changan baru-baru ini dikatakan bukan sekadar statistik semata. Karena volume besar hanya bisa dicapai melalui kepercayaan global dan konsistensi kualitas produk.
Dalam melakukan pengembangan produk, Changan memiliki setidaknya enam fasilitas R&D (Research and Development) di beberapa negara.
Walhasil proses melahirkan kendaraan bisa lebih terjamin kualitas dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Changan sendiri mengklaim, bahwa mereka adalah satu-satunya produsen otomotif yang didukung State Key Laboratory of Intelligent Vehicle Safety Technology.
Melalui sistem verifikasi internal CA-ITVS (Changan Automotive Intelligent Technology Validation System), setiap kendaraan Changan diuji menempuh jarak lebih dari 5 juta kilometer.
“Standar inilah yang kami hadirkan secara utuh di Indonesia, sebagai wujud komitmen Changan,” jelas Setiawan.
Kemudian brand ini juga mengklaim bahwa mereka tidak hanya fokus pada volume. Namun lebih kepada transformasi.
Proyeksi pasar 2030, perusahaan tersebut memperkirakan penjualan mobil ramah lingkungan atau NEV (New Energy Vehicle), mampu meraup 60 persen pasar.
Sedangkan 30 persen kendaraan asal mancanegara akan meramaikan pasar Tanah Air pada 2030.
Mengandalkan strategi seperti disebutkan di atas, Changan ingin menjadi brand global yang semakin kuat dan bisa dipercaya.
“Changan berkomitmen untuk memberikan keandalan, keamanan dan kenyamanan. Sehingga dapat dipercaya dalam jangka panjang,” tutur Setiawan kemudian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 14:00 WIB
19 Januari 2026, 12:33 WIB
18 Januari 2026, 22:25 WIB
18 Januari 2026, 09:00 WIB
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 14:00 WIB
Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti
19 Januari 2026, 13:00 WIB
Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia
19 Januari 2026, 12:33 WIB
Otomatisasi produksi mobil di super factory BYD di Zhengzhou, China hampir 100 persen dikerjakan oleh robot-robot produksi
19 Januari 2026, 12:00 WIB
Julian Johan, pereli asal Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru setelah finish di Rally Dakar 2026
19 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota berhasil jadi produsen mobil terbesar 2025 di Indonesia setelah membuat lebih dari 500 ribu kendaraan
19 Januari 2026, 10:11 WIB
SUV baru Mitsubishi diyakini kuat merupakan Pajero generasi terbaru, SUV offroad berkapasitas tujuh penumpang
19 Januari 2026, 09:00 WIB
Yamaha meminta kepada para pemerintah provinsi agar membuat opsen PKB dan BBNKB tidak membebani masyarakat
19 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada banyak hal yang mempengaruhi harga BBM di Indonesia, seperti contoh potensi perang antara Iran dan AS