Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Changan masuk ke pasar otomotif Indonesia dengan komitmen jangka panjang. Pabrikan asal Cina ini menghadirkan sejumlah inovasi yang relevan di Tanah Air.
Changan sebagai salah satu brand otomotif tertua di Tiongkok, terus membangun reputasi di berbagai negara termasuk Indonesia.
Adapun caranya melalui pendekatan berbasis riset dan pengujian ketat. Sehingga mempertontonkan mobil listrik unggulan.
Langkah Changan sendiri terbukti dengan produksi mobil ramah lingkungan yang telah menembus angka fantastis.
“Produksi 30 juta kendaraan mencerminkan konsistensi Changan dalam menerapkan satu standar kualitas global,” ucap Setiawan Surya, CEO Changan indonesia dalam siaran pers dikutip (19/01).
Lebih jauh ia mengatakan bahwa setiap kendaraan yang dihasilkan, telah melalui pengujian panjang.
Berbekal disiplin engineering, uji coba unit dilakukan hingga 10 tahun atau 260 ribu kilometer.
Raihan Changan baru-baru ini dikatakan bukan sekadar statistik semata. Karena volume besar hanya bisa dicapai melalui kepercayaan global dan konsistensi kualitas produk.
Dalam melakukan pengembangan produk, Changan memiliki setidaknya enam fasilitas R&D (Research and Development) di beberapa negara.
Walhasil proses melahirkan kendaraan bisa lebih terjamin kualitas dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Changan sendiri mengklaim, bahwa mereka adalah satu-satunya produsen otomotif yang didukung State Key Laboratory of Intelligent Vehicle Safety Technology.
Melalui sistem verifikasi internal CA-ITVS (Changan Automotive Intelligent Technology Validation System), setiap kendaraan Changan diuji menempuh jarak lebih dari 5 juta kilometer.
“Standar inilah yang kami hadirkan secara utuh di Indonesia, sebagai wujud komitmen Changan,” jelas Setiawan.
Kemudian brand ini juga mengklaim bahwa mereka tidak hanya fokus pada volume. Namun lebih kepada transformasi.
Proyeksi pasar 2030, perusahaan tersebut memperkirakan penjualan mobil ramah lingkungan atau NEV (New Energy Vehicle), mampu meraup 60 persen pasar.
Sedangkan 30 persen kendaraan asal mancanegara akan meramaikan pasar Tanah Air pada 2030.
Mengandalkan strategi seperti disebutkan di atas, Changan ingin menjadi brand global yang semakin kuat dan bisa dipercaya.
“Changan berkomitmen untuk memberikan keandalan, keamanan dan kenyamanan. Sehingga dapat dipercaya dalam jangka panjang,” tutur Setiawan kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
24 Agustus 2026, 18:22 WIB
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar