Tanpa Insentif, Pabrikan Cina Bakal Fokus Jualan Mobil Hybrid
23 Februari 2026, 09:00 WIB
Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Changan masuk ke pasar otomotif Indonesia dengan komitmen jangka panjang. Pabrikan asal Cina ini menghadirkan sejumlah inovasi yang relevan di Tanah Air.
Changan sebagai salah satu brand otomotif tertua di Tiongkok, terus membangun reputasi di berbagai negara termasuk Indonesia.
Adapun caranya melalui pendekatan berbasis riset dan pengujian ketat. Sehingga mempertontonkan mobil listrik unggulan.
Langkah Changan sendiri terbukti dengan produksi mobil ramah lingkungan yang telah menembus angka fantastis.
“Produksi 30 juta kendaraan mencerminkan konsistensi Changan dalam menerapkan satu standar kualitas global,” ucap Setiawan Surya, CEO Changan indonesia dalam siaran pers dikutip (19/01).
Lebih jauh ia mengatakan bahwa setiap kendaraan yang dihasilkan, telah melalui pengujian panjang.
Berbekal disiplin engineering, uji coba unit dilakukan hingga 10 tahun atau 260 ribu kilometer.
Raihan Changan baru-baru ini dikatakan bukan sekadar statistik semata. Karena volume besar hanya bisa dicapai melalui kepercayaan global dan konsistensi kualitas produk.
Dalam melakukan pengembangan produk, Changan memiliki setidaknya enam fasilitas R&D (Research and Development) di beberapa negara.
Walhasil proses melahirkan kendaraan bisa lebih terjamin kualitas dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Changan sendiri mengklaim, bahwa mereka adalah satu-satunya produsen otomotif yang didukung State Key Laboratory of Intelligent Vehicle Safety Technology.
Melalui sistem verifikasi internal CA-ITVS (Changan Automotive Intelligent Technology Validation System), setiap kendaraan Changan diuji menempuh jarak lebih dari 5 juta kilometer.
“Standar inilah yang kami hadirkan secara utuh di Indonesia, sebagai wujud komitmen Changan,” jelas Setiawan.
Kemudian brand ini juga mengklaim bahwa mereka tidak hanya fokus pada volume. Namun lebih kepada transformasi.
Proyeksi pasar 2030, perusahaan tersebut memperkirakan penjualan mobil ramah lingkungan atau NEV (New Energy Vehicle), mampu meraup 60 persen pasar.
Sedangkan 30 persen kendaraan asal mancanegara akan meramaikan pasar Tanah Air pada 2030.
Mengandalkan strategi seperti disebutkan di atas, Changan ingin menjadi brand global yang semakin kuat dan bisa dipercaya.
“Changan berkomitmen untuk memberikan keandalan, keamanan dan kenyamanan. Sehingga dapat dipercaya dalam jangka panjang,” tutur Setiawan kemudian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Februari 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 09:00 WIB
19 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Gaikindo sebut produsen perlu diberi waktu rasional untuk produksi pikap sesuai kebutuhan Koperasi Merah Putih
01 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha menghadirkan beragam promo perawatan sepeda motor, lalu mendirikan Pos Jaga selama Lebaran 2026
01 Maret 2026, 08:26 WIB
Di awal Maret 2026 atau jelang Lebaran 2026, Pertamina menerapkan kenaikan harga BBM untuk seluruh produk
28 Februari 2026, 19:59 WIB
Insentif memiliki peran penting mendongkrak angka penjualan berbagai produsen EV, tidak terkecuali BYD
28 Februari 2026, 15:54 WIB
Pedro Acosta meraih kemenangan dramatis atas Marc Marquez dalam ajang sprint race MotoGP Thailand 2026
28 Februari 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih
28 Februari 2026, 11:00 WIB
Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal
28 Februari 2026, 09:28 WIB
Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini