Hyundai Ioniq Punya Desain Nyentrik di Cina
06 Juni 2026, 08:54 WIB
Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Changan masuk ke pasar otomotif Indonesia dengan komitmen jangka panjang. Pabrikan asal Cina ini menghadirkan sejumlah inovasi yang relevan di Tanah Air.
Changan sebagai salah satu brand otomotif tertua di Tiongkok, terus membangun reputasi di berbagai negara termasuk Indonesia.
Adapun caranya melalui pendekatan berbasis riset dan pengujian ketat. Sehingga mempertontonkan mobil listrik unggulan.
Langkah Changan sendiri terbukti dengan produksi mobil ramah lingkungan yang telah menembus angka fantastis.
“Produksi 30 juta kendaraan mencerminkan konsistensi Changan dalam menerapkan satu standar kualitas global,” ucap Setiawan Surya, CEO Changan indonesia dalam siaran pers dikutip (19/01).
Lebih jauh ia mengatakan bahwa setiap kendaraan yang dihasilkan, telah melalui pengujian panjang.
Berbekal disiplin engineering, uji coba unit dilakukan hingga 10 tahun atau 260 ribu kilometer.
Raihan Changan baru-baru ini dikatakan bukan sekadar statistik semata. Karena volume besar hanya bisa dicapai melalui kepercayaan global dan konsistensi kualitas produk.
Dalam melakukan pengembangan produk, Changan memiliki setidaknya enam fasilitas R&D (Research and Development) di beberapa negara.
Walhasil proses melahirkan kendaraan bisa lebih terjamin kualitas dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Changan sendiri mengklaim, bahwa mereka adalah satu-satunya produsen otomotif yang didukung State Key Laboratory of Intelligent Vehicle Safety Technology.
Melalui sistem verifikasi internal CA-ITVS (Changan Automotive Intelligent Technology Validation System), setiap kendaraan Changan diuji menempuh jarak lebih dari 5 juta kilometer.
“Standar inilah yang kami hadirkan secara utuh di Indonesia, sebagai wujud komitmen Changan,” jelas Setiawan.
Kemudian brand ini juga mengklaim bahwa mereka tidak hanya fokus pada volume. Namun lebih kepada transformasi.
Proyeksi pasar 2030, perusahaan tersebut memperkirakan penjualan mobil ramah lingkungan atau NEV (New Energy Vehicle), mampu meraup 60 persen pasar.
Sedangkan 30 persen kendaraan asal mancanegara akan meramaikan pasar Tanah Air pada 2030.
Mengandalkan strategi seperti disebutkan di atas, Changan ingin menjadi brand global yang semakin kuat dan bisa dipercaya.
“Changan berkomitmen untuk memberikan keandalan, keamanan dan kenyamanan. Sehingga dapat dipercaya dalam jangka panjang,” tutur Setiawan kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Juni 2026, 08:54 WIB
05 Juni 2026, 17:00 WIB
04 Juni 2026, 11:00 WIB
31 Mei 2026, 07:00 WIB
29 Mei 2026, 21:12 WIB
Terkini
06 Juni 2026, 19:00 WIB
Ranggy menjelaskan bahwa Jetour T2 i-DM akan dipasarkan kepada konsumen di Tanah Air pada semester kedua 2026
06 Juni 2026, 18:08 WIB
PT Pertamina Lubricants bagikan 2.500 oli gratis untuk guru di DKI Jakarta, lengkap dengan servis tanpa biaya
06 Juni 2026, 08:54 WIB
Tampilan desain eksterior Hyundai Ioniq yang dirancang untuk pasar Tiongkok terlihat unik dan futuristik
05 Juni 2026, 19:00 WIB
Martin menuturkan bahwa Marc Marquez menjadi salah satu pembalap yang harus dikalahkan di MotoGP Hungaria 2026
05 Juni 2026, 17:00 WIB
Harga Honda Super One di Jepang adalah Rp 300 jutaan, di Indonesia banderolnya diyakini tidak berbeda jauh
05 Juni 2026, 14:06 WIB
Harga mobil baru berpotensi meningkat dalam waktu dekat jika terus menerus tertekan karena rupiah melemah
05 Juni 2026, 09:00 WIB
GR Garage Auto2000 perkenalkan skuad untuk ambil bagian dalam ajang Kejurnas Mandalika Festival of Speed 2026
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali menjadi andalan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol