Mau Charge Mobil Listrik di Rumah, Jangan Sembarangan

Kebakaran mobil listrik sering berawal dari human error, salah satunya proses pengisian daya yang tidak tepat

Mau Charge Mobil Listrik di Rumah, Jangan Sembarangan

KatadataOTO – Kasus mobil listrik terbakar saat diisi daya di rumah belum lama ini terjadi di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Insiden itu menyebabkan lima orang kehilangan nyawa.

Ada banyak hal dapat jadi pemicu mobil listrik terbakar saat proses pengecasan sedang berlangsung. Salah satunya adalah penggunaan charger atau alat pengisian daya tidak tepat.

Meskipun baterai kerap diyakini sebagai penyebab kebakaran mobil listrik, ada berbagai faktor eksternal yang patut jadi perhatian.

“Kasus kebakaran di Penjaringan, dari pengamatan saya adalah kebakaran yang dipicu oleh korsleting pada alat pengecasan. Jadi bukan dari mobilnya,” kata Mahaendra Gofar, Founder EVSafe Indonesia kepada KatadataOTO belum lama ini.

Hyundai Ioniq 5 N
Photo: Tiktok @officiallambeturah2

Tentu proses pengisian daya mobil listrik berbeda dari penggunaan alat elektronik di rumah seperti setrika, rice cooker dan sejenisnya.

Mahaendra menegaskan, mobil listrik yang di-charge dengan home charger berdaya sekitar 7 kW butuh arus listrik besar selama berjam-jam. 

Oleh karena itu, charger wajib dilengkapi Miniature Circuit Breaker (MCB) sebagai saklar otomatis untuk memutus aliran listrik ketika sudah melebihi batas aman.

Melihat kasus kebakaran mobil listrik di Penjaringan, ada peluang MCB yang digunakan tidak sesuai kapasitas charger mobil. Sehingga menimbulkan panas berlebih dan memicu api.

Padahal, MCB seharusnya berperan melindungi prosedur pengisian daya. Namun justru jadi berbahaya apabila tidak sesuai ketentuan.

Hal lain sempat jadi sorotan. Mobil listrik di Penjaringan itu diparkir di area yang dikelilingi material rentan api seperti thinner, cat dan plastik.

Hasilnya, percikan api meskipun kecil dapat berangsur menjadi besar dan sulit dikendalikan.

“Kombinasi antara instalasi listrik tidak ideal dan lingkungan berbahaya inilah yang kemungkinan besar menyebabkan tragedi ini,” tulis analisa EVSafe Indonesia.

Pemilik Mobil Listrik Perlu Teliti

Pihak EVSafe Indonesia menegaskan, alat pengisian daya mobil listrik wajib dipasang oleh teknisi kompeten dengan sistem pengaman sesuai standar.

Dukung Elektrifikasi, Beli EV Home Charger Bisa Dicicil
Photo: JD Power

Lalu area pengisian daya seperti lahan garasi pemilik mobil harus diperhatikan. Jangan sampai bercampur dengan bahan atau benda-benda mudah terbakar.

Seiring populernya penggunaan mobil listrik, edukasi terkait keselamatan patut jadi perhatian semua pihak.

Harapannya di masa mendatang kejadian fatal seperti di Penjaringan bisa diantisipasi dengan baik.


Terkini

mobil
Changan

Changan Pasarkan Produk-produk Berkualitas Global di Indonesia

Changan Indonesia terus menunjukkan komitmen jangka panjang di Tanah Air dengan kualitas internasional

mobil
BMW

Beli BMW dan MINI di IIMS 2026 Bisa Untung Sampai Ratusan Juta

BMW Group Indonesia kembali meramaikan ajang IIMS 2026 dengan menggelar sejumlah program menarik pengunjung

motor
Benelli

Dua Motor Benelli Meluncur di IIMS 2026, Ada Diskon Rp 10 Juta

Motor baru Benelli yang diluncurkan dalam ajang IIMS 2026 adalah Morbidelli T502X serta Benda LFC 700 Pro

mobil
Wuling

Wuling Eksion Meluncur Tahun Ini, Tak Akan Gantikan Almaz

Wuling Eksion hadir sebagai pelengkap lini elektrifikasi di Indonesia, tidak menggantikan model terdahulu

motor
Italjet

Italjet Bawa Skutik Premium di IIMS 2026, Termurah Rp 88 Jutta

Italjet memajang tiga motor matic mereka guna menggoda konsumen di IIMS 2026, salah satunya adalah R200

news
Rexco

Rexco Tawarkan Pembersih Komponen Kendaraan Listrik di IIMS 2026

Rexco 18 Contact Cleaner hadir untuk memberikan kemudahan para pemilik kendaraan setrum melakukan perawatan

mobil
Mazda CX-60 Sport

Mazda CX-60 Sport, Melantai di IIMS 2026 Kini Pakai Pelek 20 Inci

Mazda CX-60 Sport mendapat sentuhan ringan yang dipercaya bisa memberikan nilai lebih bagi para penggunanya

news
Pindad

Pindad Gandeng Ashok Leyland Kembangkan Bus Listrik

Kolaborasi Pindad dan Ashok Leyland saling memperkuat di bidang mobilitas dan teknologi pertahanan maju