Diskon Suzuki Jimny 3 Pintu NIK 2025, Cocok Dipakai Lebaran 2026
19 Januari 2026, 17:00 WIB
Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski sudah diperkenalkan sejakn pertengahan tahun lalu, Lepas mengaku belum memulai produksi kendaraan mereka di Indonesia. Proses tersebut rencananya baru akan dilakukan mulai bulan depan di Handal Indonesia Motor.
Keputusan ini dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan pabrik bisa selesai terlebih dahulu. Sehingga kualitas produk yang dihasilkan bisa sesuai standar.
“Produksi baru akan dilakukan Februari dan pengiriman unit ke pelanggan juga akan dilakukan pada bulan yang sama. Untuk jumlah produksi pertama kira-kira akan 1.000 unit,” ungkap Zheng Shuo, President Director Chery Group Indonesia (19/01).
Ia pun menambahkan bahwa unit pertama yang akan mereka produksi adalah Lepas L8. Model tersebut sudah mereka buka keran pemesanannya pada ajang GJAW 2025.
“Jadi diharapkan masyarakat bisa menggunakannya untuk keperluan mudik Lebaran,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa Lepas telah membuka penjualan untuk L8 pada ajang GJAW 2025. Mobil tersebut hadir sebagai kendaraan premium dan dibanderol Rp 500 juta.
Pada bagian eksterior, fascia dirancang memberikan nilai eksotis. Seperti Leopard-Eye Headlights hingga semi-concealed Door Handle dan full LED Taillghts.
Di dalam kabin, para pemilik Lepas bisa mendapatkan kenyamanan lebih pada L8. Sebagai mobil harian, terdapat panel instrumen digital untuk menampilkan berbagai fitur, seperti entertaiment dan lain-lain.
Kemudian tata letak tombol-tombol dibuat sangat ringkas. Jadi pemilik Lepas L8 dapat beradaptasi dengan cepat
Mobil ini menggunakan LEX Platform yang menjadi arsitektur sekaligus ‘otak’ kendaraan sehingga membuatnya jadi lebih nyaman dan efisien. Pasalnya Lepas mengklaim mobil memiliki kualitas NVH (Noise, Vibration, Harshness) baik.
LEX Platform menggabungkan mesin turbo serta motor listrik yang menghasilkan tenaga hingga 205 kW (274 hp) dan torsi 365 Nm. Akselerasi terasa responsif sejak awal pijakan pedal tetapi tetap halus serta terukur.
Performa itu tetap efisien karena telah dibekali baterai Lithium Iron Phosphate 18.4 kWh. Berkat ini maka mobil bisa melaju sekitar 100 km dalam model listrik.
Saat dibutuhkan perjalanan jauh, arsitektur PHEV pada platform ini memberikan total jangkauan hingga 1.300 km (WLTC). Pengisian dayanya pun fleksibel: DC Fast Charging 40 kW memungkinkan pengisian 30 persen hingga 80 persen dalam 20 menit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 17:00 WIB
17 Januari 2026, 15:00 WIB
15 Januari 2026, 15:00 WIB
15 Januari 2026, 11:00 WIB
11 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 10:00 WIB
Sejumlah motor matic 150 cc yang ditawarkan Yamaha kepada para konsumen mengalami kenaikan di awal 2026
20 Januari 2026, 09:00 WIB
Kebakaran mobil listrik sering berawal dari human error, salah satunya proses pengisian daya yang tidak tepat
20 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada berbagai upaya yang bisa dipilih pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM di Tanah Air
20 Januari 2026, 07:00 WIB
Honda UC3 jadi salah satu kandidat motor listrik baru di Indonesia, saat ini baru ditawarkan di Thailand
20 Januari 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara motor dan mobil, SIM keliling Bandung kembali dihadirkan di Kota Kembang
20 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 20 Januari 2026 digelar pada puluhan ruas jalan untuk atasi kemacetan di Ibu Kota
20 Januari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan khusus untuk SIM A dan C saja dengan biaya yang bervariasi
19 Januari 2026, 20:00 WIB
Ducati Desmosedici GP26 tampil menawan dengan nuansa merah dan putih matte, siap debut di MotoGP 2026