Lepas Siapkan Portofolio EV buat Pasar Indonesia
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski sudah diperkenalkan sejakn pertengahan tahun lalu, Lepas mengaku belum memulai produksi kendaraan mereka di Indonesia. Proses tersebut rencananya baru akan dilakukan mulai bulan depan di Handal Indonesia Motor.
Keputusan ini dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan pabrik bisa selesai terlebih dahulu. Sehingga kualitas produk yang dihasilkan bisa sesuai standar.
“Produksi baru akan dilakukan Februari dan pengiriman unit ke pelanggan juga akan dilakukan pada bulan yang sama. Untuk jumlah produksi pertama kira-kira akan 1.000 unit,” ungkap Zheng Shuo, President Director Chery Group Indonesia (19/01).
Ia pun menambahkan bahwa unit pertama yang akan mereka produksi adalah Lepas L8. Model tersebut sudah mereka buka keran pemesanannya pada ajang GJAW 2025.
“Jadi diharapkan masyarakat bisa menggunakannya untuk keperluan mudik Lebaran,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa Lepas telah membuka penjualan untuk L8 pada ajang GJAW 2025. Mobil tersebut hadir sebagai kendaraan premium dan dibanderol Rp 500 juta.
Pada bagian eksterior, fascia dirancang memberikan nilai eksotis. Seperti Leopard-Eye Headlights hingga semi-concealed Door Handle dan full LED Taillghts.
Di dalam kabin, para pemilik Lepas bisa mendapatkan kenyamanan lebih pada L8. Sebagai mobil harian, terdapat panel instrumen digital untuk menampilkan berbagai fitur, seperti entertaiment dan lain-lain.
Kemudian tata letak tombol-tombol dibuat sangat ringkas. Jadi pemilik Lepas L8 dapat beradaptasi dengan cepat
Mobil ini menggunakan LEX Platform yang menjadi arsitektur sekaligus ‘otak’ kendaraan sehingga membuatnya jadi lebih nyaman dan efisien. Pasalnya Lepas mengklaim mobil memiliki kualitas NVH (Noise, Vibration, Harshness) baik.
LEX Platform menggabungkan mesin turbo serta motor listrik yang menghasilkan tenaga hingga 205 kW (274 hp) dan torsi 365 Nm. Akselerasi terasa responsif sejak awal pijakan pedal tetapi tetap halus serta terukur.
Performa itu tetap efisien karena telah dibekali baterai Lithium Iron Phosphate 18.4 kWh. Berkat ini maka mobil bisa melaju sekitar 100 km dalam model listrik.
Saat dibutuhkan perjalanan jauh, arsitektur PHEV pada platform ini memberikan total jangkauan hingga 1.300 km (WLTC). Pengisian dayanya pun fleksibel: DC Fast Charging 40 kW memungkinkan pengisian 30 persen hingga 80 persen dalam 20 menit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Juni 2026, 20:56 WIB
24 Juni 2026, 23:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
05 Juni 2026, 14:06 WIB
26 Mei 2026, 20:30 WIB
Terkini
28 Juni 2026, 09:00 WIB
Kondisi ekonomi dan fluktuasi kurs saat ini belum memberikan dampak negatif pada penjualan BMW di Indonesia
28 Juni 2026, 07:15 WIB
X9 Facelitft dan G6 AWD menjadi andalan baru bagi Xpeng untuk menggoda para konsumen berkantong tebal
27 Juni 2026, 21:00 WIB
AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia
27 Juni 2026, 20:34 WIB
Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium
27 Juni 2026, 18:15 WIB
Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs
27 Juni 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Destinator menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan efisien untuk mobilitas harian
27 Juni 2026, 07:00 WIB
Yadea Indonesia membuktikan kualitas produknya melalui agenda kunjungan Wapres ke Papua beberapa waktu lalu
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga