Lepas Ekspansi ke Semarang, Tawarkan Kendaraan NEV
11 September 2026, 18:03 WIB
Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski sudah diperkenalkan sejakn pertengahan tahun lalu, Lepas mengaku belum memulai produksi kendaraan mereka di Indonesia. Proses tersebut rencananya baru akan dilakukan mulai bulan depan di Handal Indonesia Motor.
Keputusan ini dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan pabrik bisa selesai terlebih dahulu. Sehingga kualitas produk yang dihasilkan bisa sesuai standar.
“Produksi baru akan dilakukan Februari dan pengiriman unit ke pelanggan juga akan dilakukan pada bulan yang sama. Untuk jumlah produksi pertama kira-kira akan 1.000 unit,” ungkap Zheng Shuo, President Director Chery Group Indonesia (19/01).
Ia pun menambahkan bahwa unit pertama yang akan mereka produksi adalah Lepas L8. Model tersebut sudah mereka buka keran pemesanannya pada ajang GJAW 2025.
“Jadi diharapkan masyarakat bisa menggunakannya untuk keperluan mudik Lebaran,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa Lepas telah membuka penjualan untuk L8 pada ajang GJAW 2025. Mobil tersebut hadir sebagai kendaraan premium dan dibanderol Rp 500 juta.
Pada bagian eksterior, fascia dirancang memberikan nilai eksotis. Seperti Leopard-Eye Headlights hingga semi-concealed Door Handle dan full LED Taillghts.
Di dalam kabin, para pemilik Lepas bisa mendapatkan kenyamanan lebih pada L8. Sebagai mobil harian, terdapat panel instrumen digital untuk menampilkan berbagai fitur, seperti entertaiment dan lain-lain.
Kemudian tata letak tombol-tombol dibuat sangat ringkas. Jadi pemilik Lepas L8 dapat beradaptasi dengan cepat
Mobil ini menggunakan LEX Platform yang menjadi arsitektur sekaligus ‘otak’ kendaraan sehingga membuatnya jadi lebih nyaman dan efisien. Pasalnya Lepas mengklaim mobil memiliki kualitas NVH (Noise, Vibration, Harshness) baik.
LEX Platform menggabungkan mesin turbo serta motor listrik yang menghasilkan tenaga hingga 205 kW (274 hp) dan torsi 365 Nm. Akselerasi terasa responsif sejak awal pijakan pedal tetapi tetap halus serta terukur.
Performa itu tetap efisien karena telah dibekali baterai Lithium Iron Phosphate 18.4 kWh. Berkat ini maka mobil bisa melaju sekitar 100 km dalam model listrik.
Saat dibutuhkan perjalanan jauh, arsitektur PHEV pada platform ini memberikan total jangkauan hingga 1.300 km (WLTC). Pengisian dayanya pun fleksibel: DC Fast Charging 40 kW memungkinkan pengisian 30 persen hingga 80 persen dalam 20 menit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 September 2026, 18:03 WIB
11 September 2026, 16:01 WIB
08 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
Terkini
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja