GAC Siapkan 5 Produk Baru di 2026, Tidak Cuma EV
18 Februari 2026, 12:00 WIB
Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski sudah diperkenalkan sejakn pertengahan tahun lalu, Lepas mengaku belum memulai produksi kendaraan mereka di Indonesia. Proses tersebut rencananya baru akan dilakukan mulai bulan depan di Handal Indonesia Motor.
Keputusan ini dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan pabrik bisa selesai terlebih dahulu. Sehingga kualitas produk yang dihasilkan bisa sesuai standar.
“Produksi baru akan dilakukan Februari dan pengiriman unit ke pelanggan juga akan dilakukan pada bulan yang sama. Untuk jumlah produksi pertama kira-kira akan 1.000 unit,” ungkap Zheng Shuo, President Director Chery Group Indonesia (19/01).
Ia pun menambahkan bahwa unit pertama yang akan mereka produksi adalah Lepas L8. Model tersebut sudah mereka buka keran pemesanannya pada ajang GJAW 2025.
“Jadi diharapkan masyarakat bisa menggunakannya untuk keperluan mudik Lebaran,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa Lepas telah membuka penjualan untuk L8 pada ajang GJAW 2025. Mobil tersebut hadir sebagai kendaraan premium dan dibanderol Rp 500 juta.
Pada bagian eksterior, fascia dirancang memberikan nilai eksotis. Seperti Leopard-Eye Headlights hingga semi-concealed Door Handle dan full LED Taillghts.
Di dalam kabin, para pemilik Lepas bisa mendapatkan kenyamanan lebih pada L8. Sebagai mobil harian, terdapat panel instrumen digital untuk menampilkan berbagai fitur, seperti entertaiment dan lain-lain.
Kemudian tata letak tombol-tombol dibuat sangat ringkas. Jadi pemilik Lepas L8 dapat beradaptasi dengan cepat
Mobil ini menggunakan LEX Platform yang menjadi arsitektur sekaligus ‘otak’ kendaraan sehingga membuatnya jadi lebih nyaman dan efisien. Pasalnya Lepas mengklaim mobil memiliki kualitas NVH (Noise, Vibration, Harshness) baik.
LEX Platform menggabungkan mesin turbo serta motor listrik yang menghasilkan tenaga hingga 205 kW (274 hp) dan torsi 365 Nm. Akselerasi terasa responsif sejak awal pijakan pedal tetapi tetap halus serta terukur.
Performa itu tetap efisien karena telah dibekali baterai Lithium Iron Phosphate 18.4 kWh. Berkat ini maka mobil bisa melaju sekitar 100 km dalam model listrik.
Saat dibutuhkan perjalanan jauh, arsitektur PHEV pada platform ini memberikan total jangkauan hingga 1.300 km (WLTC). Pengisian dayanya pun fleksibel: DC Fast Charging 40 kW memungkinkan pengisian 30 persen hingga 80 persen dalam 20 menit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Februari 2026, 12:00 WIB
17 Februari 2026, 12:00 WIB
16 Februari 2026, 20:29 WIB
16 Februari 2026, 11:00 WIB
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Terkini
18 Februari 2026, 19:00 WIB
Baru-baru ini tersebar penampakan interior BYD Racco yang siap untuk dipasarkan kepada konsumen di Jepang
18 Februari 2026, 18:00 WIB
Supermotor Suzuki DR-Z4SM tampil memukau di hadapan para pengunjung pameran IIMS 2026 beberapa waktu lalu
18 Februari 2026, 17:00 WIB
Seiring berjalannya waktu, harga LCGC semakin bersaing dengan mobil listrik murah dengan fitur lebih mumpuni
18 Februari 2026, 16:01 WIB
Desainer Ferrari menyebut fitur touchscreen hanya cocok untuk ponsel
18 Februari 2026, 15:00 WIB
GAC Aion mencatatkan penurunan penjualan retail di Januari 2026, jeblok 55 persen dibandingkan Desember 2025
18 Februari 2026, 14:00 WIB
Kehadiran sub merek premium Hyundai, Genesis semakin dekat ke pasar Indonesia, tawarkan empat model baru
18 Februari 2026, 13:00 WIB
Motor bebek bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi ke rumah saudara saat Lebaran 2026
18 Februari 2026, 12:00 WIB
GAC siapkan setidaknya lima model baru untuk diluncurkan di Indonesia dan tidak terpaku pada mobil listrik