Penjualan Mazda 2 Resmi Dihentikan, Suku Cadang Masih Disediakan
10 Februari 2026, 11:00 WIB
Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski sudah diperkenalkan sejakn pertengahan tahun lalu, Lepas mengaku belum memulai produksi kendaraan mereka di Indonesia. Proses tersebut rencananya baru akan dilakukan mulai bulan depan di Handal Indonesia Motor.
Keputusan ini dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan pabrik bisa selesai terlebih dahulu. Sehingga kualitas produk yang dihasilkan bisa sesuai standar.
“Produksi baru akan dilakukan Februari dan pengiriman unit ke pelanggan juga akan dilakukan pada bulan yang sama. Untuk jumlah produksi pertama kira-kira akan 1.000 unit,” ungkap Zheng Shuo, President Director Chery Group Indonesia (19/01).
Ia pun menambahkan bahwa unit pertama yang akan mereka produksi adalah Lepas L8. Model tersebut sudah mereka buka keran pemesanannya pada ajang GJAW 2025.
“Jadi diharapkan masyarakat bisa menggunakannya untuk keperluan mudik Lebaran,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa Lepas telah membuka penjualan untuk L8 pada ajang GJAW 2025. Mobil tersebut hadir sebagai kendaraan premium dan dibanderol Rp 500 juta.
Pada bagian eksterior, fascia dirancang memberikan nilai eksotis. Seperti Leopard-Eye Headlights hingga semi-concealed Door Handle dan full LED Taillghts.
Di dalam kabin, para pemilik Lepas bisa mendapatkan kenyamanan lebih pada L8. Sebagai mobil harian, terdapat panel instrumen digital untuk menampilkan berbagai fitur, seperti entertaiment dan lain-lain.
Kemudian tata letak tombol-tombol dibuat sangat ringkas. Jadi pemilik Lepas L8 dapat beradaptasi dengan cepat
Mobil ini menggunakan LEX Platform yang menjadi arsitektur sekaligus ‘otak’ kendaraan sehingga membuatnya jadi lebih nyaman dan efisien. Pasalnya Lepas mengklaim mobil memiliki kualitas NVH (Noise, Vibration, Harshness) baik.
LEX Platform menggabungkan mesin turbo serta motor listrik yang menghasilkan tenaga hingga 205 kW (274 hp) dan torsi 365 Nm. Akselerasi terasa responsif sejak awal pijakan pedal tetapi tetap halus serta terukur.
Performa itu tetap efisien karena telah dibekali baterai Lithium Iron Phosphate 18.4 kWh. Berkat ini maka mobil bisa melaju sekitar 100 km dalam model listrik.
Saat dibutuhkan perjalanan jauh, arsitektur PHEV pada platform ini memberikan total jangkauan hingga 1.300 km (WLTC). Pengisian dayanya pun fleksibel: DC Fast Charging 40 kW memungkinkan pengisian 30 persen hingga 80 persen dalam 20 menit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 11:00 WIB
10 Februari 2026, 10:00 WIB
09 Februari 2026, 17:29 WIB
09 Februari 2026, 08:00 WIB
08 Februari 2026, 22:00 WIB
Terkini
10 Februari 2026, 21:00 WIB
Kemenhub terus melakukan sosialisasi seritifkasi untuk bengkel-bengkel modifikasi yang ada di Indonesia
10 Februari 2026, 20:30 WIB
Suzuki Jimny 5 Door yang merupakan pemenang kontes modifikasi berskala nasional tampil memukau di IIMS 2026
10 Februari 2026, 20:00 WIB
SUV PHEV Denza B5 sebatas dipamerkan di BCA Expoversary, namun sejumlah konsumen berniat melakukan pemesanan
10 Februari 2026, 19:01 WIB
Jaecoo J5 EV punya versi hybrid-nya, dibawa ke Indonesia apabila konsumen tertarik dengan model hybrid anyar
10 Februari 2026, 18:30 WIB
Bridgestone Tire Indonesia telah berkoordinasi dengan supplier lokal untuk bisa terus meningkatkan TKDN
10 Februari 2026, 18:00 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Januari 2026 disusul sub merek Chery Group, Jaecoo
10 Februari 2026, 17:46 WIB
Selama IIMS 2026 berlangsung, ada diskon Suzuki S-Presso yang bisa dimannfaatkan para pengunjung pameran
10 Februari 2026, 15:00 WIB
GWM Tank 500 diesel yang baru saja diluncurkan, disebutkan telah mengumpulkan puluhan pemesanan di IIMS 2026